HUBUNGAN TIPE KEPRIBADIAN DENGAN KEJADIAN DEPRESI PADA LANSIA DI UPT PANTI SOSIAL LANJUT USIA PASURUAN
ABSTRAK: Masalah kesehatan
jiwa akan muncul bila lansia tidak dapat menyesuaikan diri dengan baik terhadap
perubahan-perubahan yang terjadi seiring dengan proses penuaan, salah satunya
timbul dalam bentuk depresi. Kemampuan lansia dalam beradaptasi tersebut dipengaruhi
oleh tipe kepribadian yang mereka miliki. Tipe kepribadian akan menentukan
kerentanan lansia terhadap terjadinya depresi. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui hubungan tipe
kepribadian dengan kejadian
depresi pada lansia. Rancangan penelitian
ini adalah observasional
analitik dengan pendekatan
cross sectional. Teknik sampling yang
digunakan adalah total
sampling dimana seluruh
anggota populasi dijadikan
sebagai sample yaitu sebanyak
74 responden. Hasil
penghitungan nilai prevalence
ratio (PR) mendapatkan hasil: 1) tipe kepribadian
konstruktif bukan merupakan faktor resiko kejadian depresi (PR = 0,17); 2) tipe kepribadian
mandiri merupakan faktor
resiko kejadian depresi
(PR = 5,13);
3) tipe kepribadian kritik diri merupakan faktor
resiko kejadian depresi (PR = 6,25). Oleh karena itu disarankan agar panti dapat semakin
mendorong lansia ke
arah kepribadian yang
konstruktif dengan meningkatkan keterlibatan lansia
dalam kegiatan panti
dan menambah variasi
kegiatan-kegiatan yang telah
ada sehingga dapat menambah
kesempatan bagi para
lansia untuk berinteraksi
sosial, tetap aktif
dan produktif, dapat mempertahankan kemandirian, dan meningkatkan
kepercayaan diri.
Kata kunci: tipe kepribadian,
depresi, lansia
Penulis: Setyoadi, A. Chusnul
Chuluq Ar., Kristien Teguhwahyuni
Kode Jurnal: jpkeperawatandd120004

Artikel Terkait :
Jp Keperawatan dd 2012
- PRELOADING DAN COLOADING CAIRAN RINGER LAKTAT DALAM MENCEGAH HIPOTENSI PADA ANESTESI SPINAL
- MASSAGE DALAM PENATALAKSANAAN NYERI DAN LAMANYA KALA I PERSALINAN IBU PRIMIPARA
- PENYEBAB PERSALINAN PRETERM
- TINGKAT KEPUASAN LULUSAN DIPLOMA III KEBIDANAN TERHADAP KUALITAS IMPLEMENTASI KURIKULUM PRAKTIK
- PERILAKU MEROKOK PADA SISWA SMP
- MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN METODE TIM PADA RAWAT INAP
- MENURUNKAN NYERI DISMENOREA DENGAN KOMPRES HANGAT
- HIPERTENSI DALAM KEHAMILAN TERHADAP HASIL LUARAN JANIN
- FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI PADA PELAKSANAAN AMBULASI DINI PASIEN FRAKTUR EKSTREMITAS BAWAH
- FAKTOR RESIKO PADA KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR)
- KEPUASAN USER TERHADAP KINERJA PERAWAT LULUSAN POLITEKNIK KESEHATAN
- KARAKTERISTIK IBU HAMIL PADA KEJADIAN ABORTUS
- HUBUNGAN STRES DENGAN KENAIKAN TEKANAN DARAH PASIEN RAWAT JALAN
- FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN MP-ASI DINI PADA BAYI DI KECAMATAN SUMBEREJO KABUPATEN TANGGAMUS
- PENGARUH TERAPI TOKEN EKONOMI PADA KEMAMPUAN MENGONTROL PERILAKU KEKERASAN PADA PASIEN GANGGUAN JIWA DI RS. JIWA PROVINSI LAMPUNG
- FENOMENA PERILAKU SEKS REMAJA SMP DI KECAMATAN PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH
- HUBUNGAN FAKTOR STRES DENGAN KEJADIAN GASTRITIS PADA MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES TANJUNG KARANG
- HUBUNGAN PERILAKU KELUARGA SADAR GIZI DENGAN STATUS GIZI BALITA DI KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN
- FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PETUGAS PROGRAM TB PARU TERHADAP PENEMUAN KASUS BARU DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
- FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU IBU DALAM PERAWATAN MALOKLUSI ANAK USIA 10-14 DI BANDAR LAMPUNG
- HUBUNGAN POLA HIDUP TERHADAP KEJADIAN BUNGKUK OSTEOPOROSIS TULANG BELAKANG WANITA USIA LANJUT DI KOTA BANDAR LAMPUNG
- ANALISIS FAKTOR DETERMINAN STATUS GIZI LANSIA PENGHUNI PANTI WERDA BHAKTI YUSUA KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
- FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PAD PADA DIABETISI
- MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN PADA RUANG RAWAT INAP DENGAN METODE TIM DI RUMAH SAKIT IMANUEL BANDAR LAMPUNG
- FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN PEMENUHAN KEBUTUHAN TIDUR PASIEN POST OPERASI DI RSD HM RYACUDU KOTABUMI