ANALISIS DEWAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS, CROSS-DIRECTORSHIPS DEWAN, DAN INDIKASI MANAJEMEN LABA
ABSTRACT: Earnings management
is the moral hazard problem of manager that arises due to the conflict of
interest between the manager as an agent and the shareholder and the owner as a
principal. The indication of earnings management is explained by agency theory
and positive accounting theory. The objective of this re-search is to examine
the influence of corporate governance mechanism consisting of number of board
of directors, number of board of commissioners, cross-directorships and the
indication of earnings management (measured as the value of discretionary
accrual). The research sample was the firm listed in The Indonesian Institute
for Corporate Governance (IICG) in 2001, excluding banking sectors and
insurance for periods of 2001-2004. The other sample criterion is that the firm
must have the data of number of board of directors and the number of board of
commissioners. By using the method of regression analysis, the result of this
research showed that the number of board of directors had a negative
relationship with earnings management. On other hand number of board of
commissioners had a positive and significant relationships with earnings management
and cross-directorship had a negative significant relationships with earnings management.
Keywords: Corporate
Governance, Earnings Management, Agency Theory, Positive Accounting Theory
Penulis: Dwi Asih Wahyuningrum
Kode Jurnal: jpmanajemendd100145
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<
Artikel Terkait :
Jp Manajemen dd 2010
- PERSEPSI MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP AKUNTABILITAS DAN TRANSPARANSI KEUANGAN PARTAI POLITIK
- KONFLIK PERAN GANDA PARA PENGUSAHA PEREMPUAN PADA USAHA KECIL DI MADURA
- PENGARUH BAKAT POTENSI KEWIRAUSAHAAN DAN METODE PEMBELAJARAN TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA
- PENGARUH KEPUASAN KELUARGA TERHADAP INTENSI BERHENTI DARI PEKERJAAN
- ESTIMASI TINGKAT PENGEMBALIAN SAHAM SEKTOR MANUFAKTUR YANG TERCATAT DI BURSA EFEK INDONESIA
- PENGARUH ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR TERHADAP KINERJA ANGGOTA KEPOLISIAN
- PERAN AUDITOR TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENGURANGI KEJAHATAN KOMPUTER
- PENENTU PERILAKU BERINVESTASI
- STRUKTUR PASAR DAN PERILAKU KOMPETITIF INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA PASCA IMPLEMENTASI API 2004
- ANALISIS KEPUTUSAN PENDANAAN PERUSAHAAN: PENGUJIAN EMPIRIK PECKING ORDER THEORY DAN BALANCE THEORY
- ANALISIS BUDAYA KERJA RUMAH SAKIT ISLAM DI MALANG
- PENGARUH PARENTAL STYLE DAN PENDAPATAN KELUARGA TERHADAP KETERLIBATAN ANAK DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN KELUARGA
- PENGARUH SET PELUANG INVESTASI TERHADAP PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
- INTELLECTUAL CAPITAL VERSUS BALANCED SCORECARD
- IMPLEMENTASI MISI PERGURUAN TINGGI DALAM PEMBERDAYAAN USAHA KECIL MELALUI PENDEKATAN INKUBATOR BISNIS
- ANALISIS PERDAGANGAN INDONESIA PASCA PEMBERLAKUAN ACFTA (STUDI KOMPARATIF INDONESIA-CHINA)
- ANALISIS PERKEMBANGAN FUNGSI INTERMEDIASI PERBANKAN SYARIAH DI PROVINSI JAWA TIMUR PERIODE TRIWULAN III 2008 – TRIWULAN III 2009
- PENGARUH PRODUK DOMESTIK BRUTO (PDB) DAN INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) TERHADAP ANGKA KEMISKINAN DI INDONESIA
- ANALISIS PERMINTAAN KREDIT INVESTASI PADA BANK SWASTA NASIONAL DI JAWA TIMUR
- LAJU PERTUMBUHAN DAN ANALISA DAYA SAING EKSPOR UNGGULAN DI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN
- ANALISIS PERAN INTERMEDIASI PERBANKAN DI INDONESIA PADA TAHUN 2004-2008
- PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA (BIRATE) DAN KURS DOLAR AS TERHADAP INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN (IHSG) DENGAN MENGGUNAKAN METODE ERROR CORECTION MODEL (ECM)
- ANALISIS PENGARUH INFLASI DAN PERTUMBUHAN BIAYA PRODUKSI TERHADAP PROFIT MARGIN PADA PERUSAHAAN FOOD AND BEVERAGES YANG GO PUBLIK DI BEI
- EFEKTIFITAS KEBIJAKAN MONETER TERHADAP INFLASI DI INDONESIA
- MODEL DINAMIS INVESTASI DI INDONESIA PERIODE TAHUN 2004-2007