Pemodelan Risiko Pendapatan Proyek Infrastruktur Jalan Tol dengan Pendekatan Fault Tree Analysis
ABSTRAK: Risiko proyek
infrastruktur dengan pendekatan
Kerjasama Pemerintah Swasta
relatif besar, karena memiliki masa konsesi dan dipengaruhi
oleh faktor makroekonomi. Untuk itu penilaian faktor risiko perlu mendapat perhatian
khusus. Risiko yang
diteliti di penelitian
ini adalah risiko
pendapatan pada saat prakonstruksi. Pemodelan
risiko pendapatan ini
sebagai bahan untuk
negosiasi, yang selanjutnya
dapat digunakan sebagai model
dasar untuk perhitungan
dan pertimbangan alokasi,
serta mitigasi risiko
pada proyek infrastruktur jalan
tol. Penelitian ini
menggunakan alat bantu
berupa metode Delphi
yang berfungsi sebagai media
untuk diskusi para
pakar yang tidak
langsung (vitual discussion),
fault tree analysis yang
berfungsi sebagai pemetaan intuisi para pakar dan digunakan untuk pemodelan
konseptual yang dibangun dari kejadian-kejadian penyebab risiko. Hasil top
level event tervalidasi di model fault tree analysis yang
didapat di penelitian
ini adalah: kerugian
pendapatan yang disebabkan
oleh risiko tarif (event dengan kode A); kerugian
pendapatan yang diakibatkan oleh risiko volume lalu lintas/volume lalu lintas sepi
(event dengan kode
B); kerugian pendapatan
yang disebabkan oleh
adanya force majeure (event dengan
kode C; dan
kerugian pendapatan yang
disebabkan oleh kejadian-kejadian non-revenue (event dengan kode D).
Kata kunci: infrastruktur,
risiko pendapatan, fault tree analysis
Penulis: Trisita Novianti
Kode Jurnal: jpmanajemendd110184
Pesan jurnal yang anda butuhkan disini.... >>> KLIK DISINI <<<
Artikel Terkait :
Jp Manajemen dd 2011
- MODEL PENGUKURAN KINERJA EKONOMI DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH KABUPATEN/KOTA DI JAWA TIMUR
- ANALISIS FINANSIAL POLA AGROFORESTRY PADA KHDTK BORISALLO, KABUPATEN GOWA, SULAWESI SELATAN
- ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PADA KESETIAAN PELANGGAN MELALUI PEMASARAN RELASIONAL PADA “UMM INN“ HOTEL PENDIDIKAN DI MALANG
- RESPON PERILAKU TERHADAP PERUBAHAN MODEL ANGGARAN DAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK PENINGKATAN AKUNTABILITAS PUBLIK LEMBAGA PENDIDIKAN
- BERBAGI PENGETAHUAN DAN KOMUNITAS ONLINE: SEBUAH FENOMENA BLOG
- STRUCTURE AND COOPERATION IN ONLINE COLLABORATION
- THE INFLUENCE OF IMPORT TARIFF TOWARDS INDONESIAN BALANCE OF TRADE AND NATIONAL INCOME
- EFEKTIVITAS SISTEM DISTRIBUSI PUPUK DI KABUPATEN MALANG
- PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL, KECERDASAN INTELEKTUAL DAN KECERDASAN SPIRITUAL TERHADAP KINERJA DOSEN
- PENGARUH TURBULENSI LINGKUNGAN, KNOWLEDGE SHARING BEHAVIOR, DAN STRATEGI INOVASI TERHADAP KINERJA USAHA KECIL MENENGAH KERAJINAN SEPATU KULIT DI MOJOKERTO
- ANTESEDEN DAN LUARAN DARI KEPUASAN PELANGGAN
- AKUNTABILITAS DALAM PERSPEKTIF TEORI AGENSI
- GAGASAN GAYA MANAJEMEN INDONESIA
- PEMBERANTAS KEMISKINAN DAN KECUKUPAN MODAL DI DUA DIMENSI BERBEDA MELALUI MODEL APEX BPR DAN GRAMEEN BANK
- PERAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO (LKM) TERHADAP KINERJA EKONOMI KABUPATEN JOMBANG
- ANALISIS HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN ASURANSI YANG GO PUBLIK DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2005 – 2009
- ANALISIS PENGARUH SUKU BUNGA KREDIT DAN KRISIS EKONOMI TERHADAP PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI DI INDONESIA TAHUN 1990-2010
- ANALISIS KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN LISTRIK PRABAYAR
- ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EKSPOR TEKSTIL DI INDONESIA TAHUN 2005 – 2009
- ANALISIS SPASIAL INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH DI PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR
- MOBILITAS TENAGA KERJA DARI SEKTOR PERTANIAN KE SEKTOR NON PERTANIAN DI KECAMATAN LAWANG KABUPATEN MALANG
- ANALISIS PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KOTA KUPANG PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR TAHUN 2005 – 2010
- FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENYERAPAN TENAGA KERJA INDUSTRI MANUFAKTUR BESAR DAN MENENGAH PADA TINGKAT KABUPATEN / KOTA DI JAWA TIMUR
- ANALISIS TINGKAT PERMINTAAN PEMBIAYAAN PADA BANK UMUM SYARIAH DI INDONESIA PERIODE 2006 – 2010
- PENETAPAN KAWASAN ANDALAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN PADA TINGKAT KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN TIMUR