UJI POTENSI EKSTRAK DAUN KETEPENG CINA (CASSIA ALATA L.) TERHADAP PENGHAMBATAN PERTUMBUHAN TRICHOPHYTON SP
ABSTRACT: Trichophyton sp is a
phaetogenic microscopic fungi which can cause infection on the outside part of
our skin or skin surface and make skin disease or in medical term known as
”dermatomikosis” such as white bloches or ringworm. While Cassia Alata L. is a
leaf which used by some people as a material for hose skin diseases
traditionally. The purpose of this research is to know the effect of Cassia
Alata on the growth of Trichophyton sp, through the treatment to its extract
consentration in order to know its effective
concentration level in prevent the growth of Tricophyton sp. The result of this
research shows that the concentration of
Cassia alata L. exctract has a very significant affect ti the growth of
Trichophyton sp within 1 x 24 hours, 2 x 24 hours, while in 3 x 24 hours and 4
x 24 hours its affect was not significantly different to the growth of
Trichophyton sp.
KEYWORDS: ekstrak daun
ketepeng; cassia alata; Trichophyton sp
Penulis: Noor Hujjatusnaini
Kode Jurnal: jpperadabanislamdd070067

Artikel Terkait :
Jp Peradaban Islam dd 2007
- MASYARAKAT MADURA DAN RENCANA PEMBANGUNAN PLTN: PERSPEKTIF TEOLOGI
- TAWASHOW’ ALA MADURA
- KERAPAN SAPI: “PESTA” RAKYAT MADURA (Perspektif Historis-Normatif)
- EPISTEMOLOGI CAROK (Refleksi terhadap Struktur Dasar Kesadaran dalam Aktivitas Manusia Mengetahui)
- TIPOLOGI KIAI MADURA (Telaah Terhadap Silsilah dan Keberagamaan Prilaku Kiai-Kiai di Pamekasan)
- KEPEMIMPINAN KHARISMATIK KYAI DALAM PERSPEKTIF MASYARAKAT MADURA
- REVITALISASI SEMANGAT BHUPPA’ BHĂBHU’ GHURU RATO DALAM MELIHAT MADURA KE DEPAN
- BHUPPA’-BHÂBHU’-GHURU-RATO (Studi Konstruktivisme-Strukturalis tentang Hierarkhi Kepatuhan dalam Budaya Masyarakat Madura)
- IDENTITAS BUDAYA MADURA
- ANALISIS STRATIFIKASI SOSIAL SEBAGAI SUMBER KONFLIK ANTAR ETNIK DI KALIMANTAN BARAT
- CAROK VS HUKUM PIDANA INDONESIA (Proses Transformasi Budaya Madura Kedalam Sistem Hukum Indonesia)
- KEKUASAAN JURAGAN DAN KIAI DI MADURA
- KYAI DAN BLATER (Elite Lokal dalam Masyarakat Madura)
- CROSS MARRIAGE (Sebuah Model Pembauran Budaya Antar Komunitas Cina, Arab, India, Jawa dan Madura di Sumenep Kota)
- ROKAT BHUJU’ VIS-À-VIS KOMPOLAN (Metamorfosis Elit Madura Pasca Keruntuhan Orde Baru)
- DIMENSI EPISTEMOLOGIS TRADISI RITUAL SAMMAN DALAM MASYARAKAT MADURA (Telaah dalam Perspektif Epistemologi ‘Abd al-Jabbar)
- REVITALISASI NILAI LUHUR TRADISI LOKAL MADURA
- CORAK DAN METODE PENAFSIRAN AL-QUR’AN
- PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA SANTRI DI PESANTREN UNTUK MEMASUKI KEHIDUPAN MASYARAKAT ( STUDI PADA PESANTREN MAHASISWA AL HIKAM MALANG)
- INTERAKSI SOSIAL JAMAAH TABLIGH DI KOTA MALANG (STUDI TENTANG INTERAKSI SOSIAL JAMAAH TABLIGH DI MASJID PELMA DAN PONPES JAMI'URRAHMAN MALANG)
- PRAKTIK POLIGAMI DI KALANGAN PARA KIAI (STUDI KONSTRUKSI SOSIAL POLIGAMI PARA KIAI PESANTREN DI JAWA TIMUR)
- EVALUASI IMPLEMENTASI PENDIDIKAN MADRASAH MA’ARIF DI KABUPATEN JOMBANG
- MODEL PENYEBARAN PENYAKIT DEMAM BERDARAH DI MALANG
- KARAKTERISTIK ION NA+ DAN CA2+ TELAGA COASTAL AQUIFER DAERAH KAPUR MALANG SELATAN PADA PERIODE PASANG-SURUT