ANALISIS KEMAMPUAN RUANG TERBUKA HIJAU DALAM MEREDUKSI KONSENTRASI CO2 DARI KONTRIBUSI KENDARAAN BERMOTOR DI KAMPUS USU MEDAN
ABSTRACT: Air pollution has
become a serious problem in several major cities in Indonesia, especially
Medan. Technological development in the field of transportation contribute to
the increasing of energy necessaries, which eventually cause the increasing of
energy’s residual that influence the air quality and potentially contaminate
the environment. Campus USU as a renowned in Medan should be prepared as a role
models to manage the existing condition of air pollution. For that, conducted
research on existing vegetation in the campus USU in terms of the flow field
emissions from motor vehicles which through the campus USU based on the traffic
daily density. The collecting of vegetation data use the census method while for
the daily traffic data used the traffic counting method. From the vegetation
data will be computed extensive of canopy cover for each tree and will be
multiplied by a factor of CO2 absorption coefficient in order to get the
capability of vegetation to absorb the CO2 at campus USU. Then, from these
capabilities will be obtained how emission levels that can not be absorbed by
green open space. If the campus area is not able to reduce the emissions of
existing discharge, then the control efforts by planting the trees in the
campus area is needed. The research has been done about the existing vegetation
in campus USU showed that there are 68 species with 3 types of deployment of
green open space. The potential of CO2 absorption from 4.254 trees in the campus
of USU Medan is 3327.25 kg / hr lower than the burden of emissions resulting
from motor vehicle that is 6088.14 kg / hr. This absorption is not sufficient
to reduce the burden of CO2 emissions resulting from motor vehicles.
Keywords: Burden of CO2
Emissions, CO2 Absorbtion, Campus USU, Tree Species Distribution, Green Open
Space
Penulis: Irwansyah Banurea,
Rahmawaty, Yunus Afifuddin
Kode Jurnal: jpkehutanandd130120

Artikel Terkait :
Jp Kehutanan dd 2013
- PENGAMATAN KEBERADAAN BADAK SUMATERA (Dicerorhinus sumatrensis) DI KUTAI BARAT DAN MAHAKAM ULU KALIMANTAN TIMUR
- INVENTARISASI TUMBUHAN BAWAH BERKHASIAT OBAT DI TAMAN NASIONAL DANAU SENTARUM KABUPATEN KAPUAS HULU PROVINSI KALIMANTAN BARAT
- PENYADAPAN GETAH KERUING (Dipterocarpus spp) DI HUTAN DESA DUSUN BENUA KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG KABUPATEN KUBU RAYA BERDASARKAN DIAMETER POHON
- PENGARUH STRUKTUR VEGETASI TERHADAP KELIMPAHAN KERANG BAKAU (Polymesoda erosaLightfoot 1786) PADA MUSIM KEMARAU DI KAWASAN HUTAN MANGROVE SEGARAANAKAN CILACAP
- AKTIVITAS AKARISIDA BEBERAPA MINYAK ATSIRI, INSEKTISIDA NABATI, DAN CUKA KAYU TERHADAP Varroa destructor Anderson & Trueman (Acari: Varroidae)
- DISTRIBUSI KOMPONEN KIMIA KAYU MAHANG (Macaranga hosei King)
- IDENTIFIKASI JENIS-JENIS TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT DI JALAN PARIT H. HUSIN 2 KECAMATAN PONTIANAK TENGGARA
- REGENERASI ALAMI HUTAN RAWA GAMBUT TERBAKAR DAN LAHAN GAMBUT TERBAKAR DI TUMBANG NUSA, KALIMANTAN TENGAH DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KONSERVASI
- PERTUMBUHAN BAKAU (Rhizophora mucronata Lamk) DAN PRODUKTIVITAS SILVOFISHERY DI KABUPATEN KUPANG
- EKOSISTEM MANGROVE SEBAGAI OBYEK WISATA ALAM DI KAWASAN KONSERVASI MANGROVE DAN BEKANTAN DI KOTA TARAKAN
- KELIMPAHAN DAN SEBARAN POPULASI PESUT MAHAKAM (Orcaella brevirostris Gray, 1866) DI SUNGAI MAHAKAM KALIMANTAN TIMUR
- APLIKASI TEKNIK KONSERVASI TANAH DENGAN SISTEM RORAK PADA TANAMAN GMELINA (Gmelina arborea Roxb.) DI KHDTK CARITA, BANTEN
- SELEKSI SUMBERDAYA HABITAT ORANGUTAN (Pongo abelii Lesson 1827) DI CAGAR ALAM SIPIROK, SUMATERA UTARA
- KERAGAMAN MORFOLOGI, EKOLOGI, POHON INDUK, DAN KONSERVASI ULIN (Eusideroxylon zwageri Teijsm. et Binnend.) DI KALIMANTAN
- DAYA DUKUNG PADANG PERUMPUTAN BANTENG (Bos javanicus d’Alton 1832): Studi Kasus di Sadengan dan Sumber Gedang, Jawa Timur
- PEMULIHAN HUTAN DENGAN PARTISIPASI MASYARAKAT
- POTENSI SEKUESTRASI KARBON ORGANIK TANAH PADA PEMBANGUNAN HUTAN TANAMAN Acacia mangium Willd
- PERSAMAAN ALOMETRIK DAN CADANGAN KARBON VEGETASI PADA HUTAN GAMBUT PRIMER DAN BEKAS TERBAKAR
- TEKNIK IDENTIFIKASI DAERAH YANG BERPOTENSI RAWAN LONGSOR PADA SATUAN WILAYAH DAERAH ALIRAN SUNGAI
- AUTEKOLOGI TUMBUHAN OBAT Selaginella doederleinii Hieron DI SEBAGIAN KAWASAN HUTAN BUKIT POHEN CAGAR ALAM BATUKAHU, BEDUGUL BAli
- KOMPOSISI AVIFAUNA DI BEBERAPA TIPE LANSEKAP TAMAN NASIONAL BUKIT BARISAN SELATAN
- KANDUNGAN LOGAM BERAT DAN PLANKTON PADA EKOSISTEM TAMBAK BERMANGROVE DAN TAMBAK TANPA MANGROVE (Kasus di Tegal Tangkil, Cikiong, Poponcol, dan Kedung Peluk)
- KEMAMPUAN Avicennia marina (Forsk.) Vierh. DAN Rhizophora apiculata Bl. DALAM PENYERAPAN POLUTAN LOGAM BERAT
- SEBARAN DAN KEPADATAN POPULASI SIAMANG (Symphalangus syndactylus Raffles, 1821) DI CAGAR ALAM DOLOK SIPIROK DAN SEKITARNYA, SUMATERA UTARA
- POPULASI DAN HABITAT KAMPIS (Hernandia nymphaeifolia (C. Presl.) Kubitzki) DI HUTAN LINDUNG UJUNG GENTENG