FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN TANAM DALAM MEWUJUDKAN PERTANIAN BERKELANJUTAN
ABSTRACT: Various factors need
to consider in running an agriculture system sustainable. The objective of the study was to determine
the most important factor on the farming decision making to run a sustainable
agriculture system.
Descriptive and inferential
analytic methods were
chosen as the
research methodology. The data collected includes several variables
covering economical, ecological, human resources and social aspect. A
questionnaire was used as a tool to collect the prime data, and then followed
by an evaluation of the multiple regressions in order to know the relationship level
amongst economy, ecology,
human resource and
social variable to farming decision making.
The result shows that the relationship amongst the variables may be
expressed in a linear mathematical model as follows: Farming Dec. Making = -
0.585 + 1.01 Economy + 1.08 Ecology
+ 0.969 HR + 1.02 Social. The
equation model indicates
that the ecological variable is to be the most
dominant factor in running a sustainable agriculture. Therefore, such variables
must be defined to ensure that the agriculture system is run sustainable.
Key Words: farming decision
making, sustainable agriculture
Penulis: Evi Kurniati
Kode Jurnal: jppertaniandd050019

Artikel Terkait :
Jp Pertanian dd 2005
- KAJIAN CEMARAN LOGAM TIMBAL (PB), TOTAL MIKROBIA DAN E. Coli PADA KERANG DARAH (Anadara granosa Linn) SEGAR DI KABUPATEN SIDOARJO
- PEMANFAATAN MINYAK GORENG BEKAS UNTUK PEMBUATAN SABUN : KAJIAN LAMA PENYABUNAN DAN KONSENTRASI DEKSTRIN
- PENGARUH PENAMBAHAN KORO - KOROAN TERHADAP SIFAT FISIK DAN SENSORIK FLAKE UBI JALAR
- PERANCANGAN DAN PENGUJIAN ALAT PENGUKUR SUHU DAN RH MENGGUNAKAN MIKRO KONTROLER AT89C51 UNTUK PENGERING
- STUDI KASUS PENGENDALIAN PERSEDIAAN KEDELAI SEBAGAI BAHAN BAKU UTAMA TAHU “TAKWA” MENGGUNAKAN FIXED ORDER QUANTITY DISCOUNT
- SIFAT FISIKOKIMIA DAN FUNGSIONAL PATI BIJI KLUWIH (Artocarpus Communis G.Forst)
- PERBANDINGAN UNJUK KERJA ANTAR BAHAN PENGISI PADA MENARA PENDINGIN TIPE INDUCED COUNTER FLOW
- STUDI KASUS PERENCANAAN PRODUKSI AGREGAT BISKUIT MARIE PADA SUATU PERUSAHAAN BISKUIT DI MALANG
- PENGKAJIAN KARAKTERISTIK MUTU BUAH BELIMBING MANIS (Averrhoa carambola L.) DENGAN TEKNIK PENGOLAHAN CITRA
- PENGARUH SUHU PROSES EKSTRUSI DAN CAMPURAN UBIJALAR MERAH (Ipomoea batatas L) DENGAN KACANG BOGOR (Voandzeia subterranea L THOUARS) TERHADAP BEBERAPA KARAKTERISTIK FISIK EKSTRUDAT
- PENGENDALIAN PERSEDIAAN CENGKEH UNTUK PRODUKSI ROKOK DENGAN PENDEKATAN PROGRAM DINAMIS : SUATU STUDI KASUS DI PT. GANDUM MALANG
- KAJIAN SUSUT BERAT DAN PENGEMBANGAN MODEL LAJU RESPIRASI BUAH SAWO (Achras sapotaL) DALAM PENYIMPANAN HIPOBARIK
- PERANAN SUBSTITUSI DENGAN SARI WORTEL DAN KONDISI FERMENTASI TERHADAP KARAKTERISTIK MINUMAN SUSU TERFERMENTASI BAKTERI ASAM LAKTAT
- DISAIN ALAT PENGENDALI SUHU UNTUK PENGERINGAN PANILI (Vanilla planifolia Andrews)
- POTENSI ASAP CAIR SEBAGAI ANTIOKSIDAN PADA BANDENG PRESTO
- PENGARUH VARITAS KEDELAI DAN LAMA PEMANASAN TERHADAP KARAKTERISTIK KIMIA FISIK EDIBLE FILM KEMBANG TAHU
- APLIKASI JARINGAN SYARAF TIRUAN UNTUK PENDUGAAN MUTU MANGGA SEGAR SECARA NON-DESTRUKTIF
- KARAKTERISASI SIFAT FISIK, KIMIA DAN FUNGSIONAL TEPUNG GANDUM LOKAL VARIETAS SELAYAR, NIAS DAN DEWATA
- PENERAPAN METODE HAX AND MEAL DALAM PROSES DISAGREGASI PADA PENYUSUNAN JADWAL INDUK PRODUKSI (STUDI KASUS DI PERUSAHAAN MINUMAN KESEHATAN ‘DIA” MALANG)
- PENGARUH KANDUNGAN AIR TERHADAP KEGEMBURAN TANAH
- APLIKASI MODEL IPPS (Industrial Pollution Projection System) PADA ESTIMASI BEBAN POLUSI INDUSTRI KOTA SURABAYA
- AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI PRODUK KERING, INSTAN DAN EFFERVESCENT DARI BUAH MAHKOTA DEWA [Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl]
- PERANCANGAN UNIT PENGOLAHAN KERIPIK TORTILA JAGUNG (CORN TORTILLA CHIPS) DALAM SKALA INDUSTRI KECIL)
- PERLAKUAN KOMPOSISI GELATIN DAN ASAM SITRAT DALAM EDIBLE COATING YANG MENGANDUNG GLISEROL PADA PENYIMPANAN TOMAT