Pengaruh Beda Porositas Terumbu Buatan Tipe Silinder Berongga (Bottle Reef TM) Sebagai Submerged Breakwater Terhadap Kinerja Peredaman Gelombang
Abstract: Gesekan antar luas
permukaan terumbu buatan dengan gelombang dapat menyebabkan hambatan aliran,
sehingga menyebabkan turunnya energi gelombang. Untuk itu perlunya direncanakan
kesesuaian antara luas permukaan dengan model bentuk terumbu, sehingga
diperoleh tingkat reduksi dan stabilitas agar struktur dapat bekerja dengan
optimal. Hal ini dengan mempertimbangkan kinerja aliran yang terjadi dengan memberikan
porositas aliran agar dapat mengalir melalui celah-celahnya sehingga gesekan
antara gelobang dengan struktur terumbu buatan tidak akan berlangsung secara
ekstrim dan terus menerus, dikarenakan membahayakan struktur tersebut. Hasil
pengujian di laboratorium wave flume dengan menggunakan gelombang tipe
irreguler menunjukkan bahwa, untuk memperbesar peredaman gelombang dilakukan
dengan memperkecil nilai koefisien transmisi, yaitu dengan cara memperbesar
kecuraman gelombang, memperbesar lebar puncak relatif dan memperkecil
freeboard. Dengan semakin kecil diameter rongga dan jumlah rongga yang sedikit,
kemampuan reduksi juga makin meningkat di bandingkan dengan rongga yang
berjumlah sama tetapi berdiameter lebih besar. Dari hasil penelitian ini,
diharapkan nantinya dapat menjadi sumber informasi tentang kinerja terumbu
buatan model bottle, dan dapat gunakan sebagai salah satu alternatif struktur
habitat buatan dan peredam gelombang yang dapat bekerja secara optimal dengan
memperhatikan dan aspek lingkungan.
Kata kunci: bottle reef,
submerged breakwater, porositas, transmisi
Penulis: Rudhy Akhwady,
Mukhtasor Mukhtasor, Haryo D Armono, Mahmud Musta’in
Kode Jurnal: jpperikanandd120102

Artikel Terkait :
Jp Perikanan dd 2012
- Rekayasa Teknologi Peningkatan Produksi Biomas Kerapu Macan (Ephinephelus fuscoguttatus) Melalui Penambahan Enzim Fitase Dalam Pakan Buatan
- STABILITAS MIKROKAPSUL Spirulina platensis SELAMA PENYIMPANAN
- ANALISA KESESUAIAN LAHAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA Gracilaria sp. DI AREA TAMBAK DI KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG
- PENGARUH NATRIUM METABISULFIT (Na2S2O5) TERHADAP WARNA GELATIN KULIT KAKAP MERAH
- PENGGUNAAN TEPUNG KULIT BUAH KAKAO PADA PAKAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI GURAMI
- HUBUNGAN PERKEMBANGAN MORFOLOGI DENGAN ORGAN PENCERNAAN LARVA KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis) TURUNAN KE-3 (F-3)
- PEMANFAATAN DAN LAJU TANGKAP UDANG LOBSTER DI PANTAI SELATAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
- APLIKASI TRIPTOFAN DAN GLISIN DALAM PAKAN RUCAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KANIBALISME, PERTUMBUHAN DAN SINTASAN KRABLET KEPITING BAKAU (Scyla serrata)
- PENELUSURAN SENYAWA BIOAKTIF BAKTERI YANG BERASOSIASI DENGAN ANEMON LAUT SERTA IDENTIFIKASI MOLEKULERNYA BERBASIS 16S rDNA
- KARAKTERISTIK ATC Kappaphycus alvarezii PADA PERLAKUAN UMUR PANEN DAN SUHU EKSTRAKSI BERBEDA
- PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM KONSERVASI MANGROVE DI DESA PASAR BANGGI KABUPATEN REMBANG
- IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INPUT PRODUKSI PADA USAHA BUDIDAYA IKAN LELE (CLARIAS SP) DI KABUPATEN BOYOLALI
- TATANIAGA IKAN KERAPU HIDUP DI KAWASAN SEGITIGA BATAM, TANJUNG PINANG DAN SINGAPURA (BATASI) : TINJAUAN ASPEK SOSIOLOGI
- ASPEK PENTING DALAM PENGEMBANGAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BELAWAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM INDUSTRIALISASI PERIKANAN
- FUNGSI LAUT DALAM MENJAGA HARMONISASI HIDUP MASYARAKAT ADAT LAMBADALHOK, ACEH BESAR
- HUBUNGAN PATRON-KLIEN PADA USAHA BUDIDAYA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DAN BANDENG (CHANOS CHANOS) DI KABUPATEN INDRAMAYU, JAWA BARAT
- PERAN GENDER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN RUMAH TANGGA NELAYAN DI KOTA SEMARANG UTARA, PROVINSI JAWA TENGAH
- HUBUNGAN ANTARA MODAL SOSIAL DAN RESPONS MASYARAKAT DENGAN PERSEPSI EFEKTIFITAS KELEMBAGAAN PENGELOLAAN PERIKANAN DI WADUK MALAHAYU, JAWA TENGAH
- PENGARUH EFEKTIVITAS PENYULUHAN TERHADAP KOMPETENSI PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT POLIKULTUR DI PERAIRAN PANTAI UTARA PULAU JAWA
- KAJIAN AWAL VALUE CHAIN RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII DI KABUPATEN PANGKEP, SULAWESI SELATAN
- DAMPAK PERUBAHAN LINGKUNGAN TERHADAP PERKEMBANGAN AKTIVITAS EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR DI KAWASAN SEGARA ANAKAN
- OPSI PENGELOLAAN IKAN TEMBANG (SARDINELLA FIMBRIATA) DI PERAIRAN KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT
- DAMPAK SUBSIDI SOLAR TERHADAP KELESTARIAN SUMBER DAYA IKAN DI BITUNG, SULAWESI UTARA
- ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PELATIHAN PERIKANAN BUDIDAYA (STUDI KASUS DI WILAYAH KERJA BALAI DIKLAT PERIKANAN BANYUWANGI)
- KONFLIK DAN POTENSI KONFLIK DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA KERANG HIJAU DI KALIBARU JAKARTA UTARA