PENGARUH LAMA PEMANASAN SANTAN TERHADAP PEMBENTUKAN ASAM LEMAK BEBAS
ABSTRACT: The most
important part of
coconut fruit is
coconut meat that
contains some chemical substances
such as protein, carbohydrates, and oil. These substances present also in food
preparing from coconut meat, including coconut milk. Some traditional of Indonesian‘s foods
prepared from coconut
milk will soon
spoilage due to
chemical changes of the substances. Oil hydrolysis liberates free fatty
acids and glycerol. Free fatty acids of short chain are odorous. Hydrolysis is catalyzed by lipase. The
optimum temperature of this enzyme activity is 30–40 oC, the range of room
temperature, therefore the coconut milk contained food will be odorous or off
flavor in a relative short time. Time has a role in determining the amount of
hydrolyzed product. The longer time the greater result, unless there is an
inhibitor. The purpose of this research is to know the influence of heating
time of coconut milk on free
fatty acids formation.
The experimental design
used is completely randomized. The coconut milk was
heated at 37OC for 2; 4; 6; 8; 10; 12; and 14 hours. The experiment without
heating also carried out at the same time. The top layer formed was transferred
and it was then heated until the oil obtained. The oil was analyzed for of free
fatty acids content, and it was then isolated, and esterified with methanol.
The methyl ester was analyzed by GC equipped with capillary column. The biggest amount of free fatty acids was after 14 hour by heating of 0.375%, whereas
without heating was 0.325%. The odor was detected after 10 hours
heating, and 12 without heating,
containing free fatty acid of 0.300% and 0.315%, respectively.
Key words: coconut milk,
lipase, oil, and free fatty acids
Penulis: M. Qazuini, Satrijo
Saloko
Kode Jurnal: jppertaniandd080006

Artikel Terkait :
Jp Pertanian dd 2008
- PROTEIN ANTIMIKROB DARI TANAMAN TRICHOSANTHES
- PERILAKU DISOLUSI KETOPROFEN DAN INDOMETASIN FARNESIL TERSALUT GEL KITOSAN-GG
- KUNCI IDENTIFIKASI ORDO THYSANOPTERA PADA TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA
- DISTRIBUSI KELAS DIAMETER POHON PADA BERBAGAI TIPE VEGET ASI DI GUNUNG SALAK, BOGOR, JAWA BARAT
- HIDROLISIS PATI GARUT SECARA ENZIMATIS UNTUK PEMBENTUKAN SIKLODEKSTRIN
- BAKTERI PROBIOTIK DALAM BUDIDAYA UDANG: SELEKSI, MEKANISME AKSI, KARAKTERISASI, DAN APLIKASINYA SEBAGAI AGEN BIOKONTROL
- PENANGGULANGAN CAPLAK RHIPICEPHALUS SANGUINEUS DENGAN VAKSINASI
- KERAGAMAN GEN K-KASEIN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PRODUKSI DAN KUALITAS SUSU PADA DOMBA DI UNIT PENDIDIKAN DAN PENELITIAN PETERNAKAN (UP3) JONGGOL
- PENERAPAN ENERGI TERBARUKAN UNTUK PROSES THERMAL BAGIAN I. PENGERINGAN HASIL PERTANIAN
- PEMBENTUKAN UMBI LAPIS MIKRO DUA KULTIVAR BAWANG MERAH (ALLIUM CEPA VAR. AGGREGATUM GROUP) PADA BEBERAPA KONSENTRASI SUCCUNIC ACID DAMINOZIDE HYDRAZIDE
- INTERSEPSI CURAH HUJAN DI HUTAN HUJAN TROPIS: STUDI KASUS DI TAMAN NASIONAL LORE LINDU SULAWESI TENGAH
- KARAKTERISTIK ORIENTED STRAND BOARD DARI KAYU AKASIA DAN AFRIKA BERDASARKAN PENYUSUNAN ARAH STRAND
- PENGARUH SKARIFIKASI DAN MEDIA TUMBUH TERHADAP VIABILITAS BENIH DAN VIGOR KECAMBAH AREN
- PENCIRIAN MANANASE Streptomyces costaricanus 451-3
- PRODUKSI KOLOSTRUM ANTIVIRUS AVIAN INFLUENZA DALAM RANGKA PENGENDALIAN INFEKSI VIRUS FLU BURUNG
- PENGEMBANGAN METODE PENANDA GENETIKA MOLEKULER UNTUK LACAK BALAK (STUDI KASUS PADA JATI)
- PENERAPAN KONSEP BANGUNAN RAMAH LINGKUNGAN MELALUI KONSTRUKSI GREEN PANEL SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN KENYAMANAN DALAM RUANG
- KAJIAN KEAMANAN ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA UNTUK PRODUK PANGAN
- RENCANA PENATAAN LANSKAP GUNUNG KAPUR CIBADAK UNTUK EKOWISATA DI KECAMATAN CIAMPEA KABUPATEN BOGOR
- ANALISIS EKONOMI DAN STRATEGI PENGELOLAAN EKOWISATA (STUDI KASUS KAWASAN WISATA GUNUNG SALAK ENDAH KABUPATEN BOGOR)
- MOTODE ADAPTASI TANAMAN SAMBUNG NYAWA TERHADAP CAHAYA-UV UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI FLAVONOID
- PROSPEK PEMANFAATAN TELUR AYAM BERKHASIAT ANTI VIRUS AVIAN INFLUENZA DALAM USAHA PENGENDALIAN INFEKSI VIRUS FLU BURUNG DENGAN PENDEKATAN PENGEBALAN PASIF
- BASKET HASIL TANGKAPAN DAN KETERKAITANNYA DENGAN MUTU HASIL TANGKAPAN DAN SANITASI DI TPI PPN PALABUHANRATU
- KOMBINASI PERSILANGAN DAN SELEKSI IN VITRO UNTUK MENDAPATKAN KULTIVAR UNGGUL KENTANG
- KEBERLANJUTAN SISTEM KETERSEDIAAN BERAS NASIONAL: PENDEKATAN TEKNIK ORDINASI RAP-RICE DENGAN METODA MULTIDIMENSIONAL SCALING (MDS)