PENGARUH PERENDAMAN NATRIUM BIKARBONAT(NAHCO3)DAN SUHU PENGGORENGAN TERHADAP NILAI KEKERASAN KERIPIK KIMPUL (Xanthosoma sagittifolium)
ABSTRAK: Masalah utama yang
perlu diperhatikan pada produk keripik adalah kerenyahannya. Penelitian untuk
mendapatkan keripik yang renyah umumnya dilakukan dengan menambahkan larutan
kapur sirih (Ca(OH)2). Namun pada dasarnya zat kalsium yang tinggi dalam kapur
sirih justrumembuat teksturmenjadi keras. Oleh karena itu, dicari alternatif
untuk membuat tekstur keripik yang renyah dengan tingkat kekerasan yang rendah.
Perendaman Natrium Bikarbonat (NaHCO3) sebagai perenyah, akan menghasilkan gas
CO2 yang dapat membentuk pori-pori pada keripik kimpul, sehingga tekstur
keripik yang dihasilkan akan semakin renyah. Untuk melihat mutu keripik akibat
perendaman NaHCO3, maka dilakukan pengkajian secara mikrostruktural menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil penelitian diperoleh nilai kadar
air dan kekerasan lebih rendah dari penelitian sebelumnya, dan perlakuan
terbaik diperoleh pada produk keripik kimpul dengan perlakuan perendaman NaHCO3
dengan konsentrasi 1 g/L dan suhu penggorengan 180°C dengan nilai masing-masing
parameternya sebagai berikut : parameter fisik;
kadar air 2.636%,
kekerasan 0.443 kg/cm2,
parameter organoleptik; kerenyahan
6.05, kenampakan 5.30, Rasa 5.45, Warna 5.40 dan membutuhkan energi
penggorengan sebesar 55.323 kJ/kg. Struktur mikro hasil dari SEM menunjukkan
keripik kimpul akibat adanya perendaman Natrium Bikarbonat (NaHCO3) dan suhu
penggorengan mengalami proses gelatinisasi yang ditandai dengan kenaikan
diameter matriks rata-rata dari 68.51μm (bahan mentah) menjadi 103.07 μm serta
mempunyai diameter gelembung rata-rata 29.19 μm (perlakuan terbaik).
Kata kunci: Kimpul, Natrium
Bikarbonat (NaHCO3), Scanning Electron Microscopy (SEM)
Penulis: Angky Wahyu Putranto,
Bambang Dwi Argo, Nur Komar
Kode Jurnal: jppertaniandd130014

Artikel Terkait :
Jp Pertanian dd 2013
- KAJIAN POTENSI USAHA PEMBUATAN TERASI UDANG STUDI KASUS DESA BANTELAN, KECAMATAN BATU PUTIH, KABUPATEN SUMENEP
- PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN BERBASIS WEB DI PT. GARAM (PERSERO)
- KARAKTERISTIK MANISAN NANGKA KERING DENGAN PERENDAMAN GULA BERTINGKAT
- EVALUASI SANITATION STANDARD OPERATING PROCEDURES KERUPUK AMPLANG DI UD SARINA KECAMATAN KALIANGET KABUPATEN SUMENEP
- KARAKTERISTIK JAMUR TIRAM (PLEUROTUS OSTREATUS) SELAMA PENYIMPANAN DALAM KEMASAN PLASTIK POLYPROPILEN (PP)
- PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PRODUKSI PABRIK TAHU SRIKANDI JUNOK BANGKALAN
- PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP PANCAKE DARI TEPUNG SUKUN
- IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENYIMPANGAN MUTU PRODUK IKAN TERI NASI (STUDI KASUS DI PT. KELOLA MINA LAUT UNIT SUMENEP)
- PRODUKSI MANISAN RAMBUTAN KERING DENGANVARIASI KONSENTRASI LARUTAN KAPUR DAN KARAKTERISTIK PENGERINGAN
- PERANCANGAAN TOOLS PENGUKURAN KINERJA PERUSAHAAN DAN KARYAWAN DENGAN MENGGUNAKAN OBJECTIVE MATRIX
- REKAYASA BIOPROSES PRODUKSI BIOETANOL DARI UBI KAYU DENGAN TEKNIK KO-KULTUR RAGI TAPE DAN SACCHAROMYCES CEREVISIAE
- PENGARUH KETERSEDIAAN OKSIGEN PADA PRODUKSI EPIGLUKAN OLEH EPICOCCUM NIGRUM MENGGUNAKAN MEDIA MOLASES
- POLA PERTUMBUHAN RAGI TAPE PADA FERMENTASI KULIT SINGKONG
- PENGARUH SUHU RUANG PENYIMPANAN TERHADAP KUALITAS SUSU BUBUK
- KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK KERUPUK PADA BERBAGAI PROPORSI TAPIOKA DAN TEPUNG KACANG HIJAU
- PENGARUH WAKTU PENGUKUSAN JAGUNG KUNING HIBRIDA DAN LAMA PENYIMPANAN DINGIN SUSU KEDELAI JAGUNG TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIKNYA
- PEMBUATAN YOGHURT MURBEI HITAM (MORUS NIGRA L.): PROPORSI SARI BUAH DAN SUSU SAPI TERHADAP KOMPONEN BIOAKTIF DAN VIABILITAS BAKTERI ASAM LAKTAT SELAMA PENYIMPANAN
- PENGARUH WAKTU PENGUKUSAN JAGUNG KUNING DAN PEMANASAN SUSU KEDELAI JAGUNG TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK PRODUK
- PENGARUH PROPORSI AIR DAN ETANOL SEBAGAI PELARUT TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN ANGKAK BIJI DURIAN DENGAN METODE PHOSPHOMOLYBDENUM DAN DPPH
- KARAKTERISTIK SIFAT FUNGSIONAL KACANG HIJAU KUKUS DENGAN VARIASI WAKTU PENGUKUSAN
- PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG MENJES TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK NUGGET AYAM
- PENGARUH RASIO LARUTAN PENCUCI PADA BAGIAN DADA DAN PAHA AYAM TERHADAP KARAKTERISTIK SURIMI BASED PRODUCT AYAM BROILER
- PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRASI Na-CMC TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK ES KRIM SARI BIJI NANGKA
- PENGARUH PROPORSI SUKROSA-ISOMALT TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK PERMEN JELLY ANGGUR BALI (Alphonso lavalle)
- KADAR ANTOSIANIN DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FLAKE BERAS MERAH DAN BERAS KETAN HITAM DENGAN VARIASI SUHU PEREBUSAN