Studi sebaran sedimen berdasarkan ukuran butir di perairan Kuala Gigieng, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui sebaran sedimen yang ada di daerah Kuala
Gigieng, dilaksanakan pada
Bulan Mei sampai
Juni 2011. Lokasi sampling terbagi
atas kawasan hilir,
tengah dan hulu.
Teknik yang digunakan adalah analisis penyaringan dengan
metode ayak basah yang menggunakan saringan sedimen bertingkat
dengan diameter berbeda-beda (4,75
mm, 1,7 mm,
250 µm, 850 µm, 150 µm). Dihitung persentase berat,
nilai ukuran butir rata-rata serta hubungan arus dengan ukuran butir rata-rata
berdasarkan skala Wentworth. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa nilai
ukuran butir rata-rata
di kawasan hilir sebesar
0,50 mm, di
kawasan tengah sebesar
0,65 mm, dan
di kawasan hulu sebesar
0.56 mm. Karakteristik
sedimen di Kuala
Gigieng terdiri atas
butir pasir sedang (medium sand) dengan nilai persentase 63,42%, pasir
halus sebesar 23,40%, pasir kasar
5,59%, pasir sangat
halus sampai lumpur
sebesar 4,13%, kerikil halus
sebesar 2,6% dan
kerakal sebesar 0,17%.
Nilai kecepatan arus pada masing-masing kawasan adalah
sebesar 0,25 m/detik, 0,23 m/detik dan 0,19 m/detik. Kecepatan
arus mempengaruhi sebaran
sedimen, dimana butiran
sedimen yang lebih besar ditemukan pada daerah yang memiliki kecepatan
arus yang lebih tinggi.
Kata kunci: Estuaria, arus dan
sebaran sedimen
Penulis: Syahrul Purnawan,
Ichsan Setiawan, Marwantim M
Kode Jurnal: jpperikanandd120126

Artikel Terkait :
Jp Perikanan dd 2012
- Rekayasa Teknologi Peningkatan Produksi Biomas Kerapu Macan (Ephinephelus fuscoguttatus) Melalui Penambahan Enzim Fitase Dalam Pakan Buatan
- STABILITAS MIKROKAPSUL Spirulina platensis SELAMA PENYIMPANAN
- ANALISA KESESUAIAN LAHAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA Gracilaria sp. DI AREA TAMBAK DI KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG
- PENGARUH NATRIUM METABISULFIT (Na2S2O5) TERHADAP WARNA GELATIN KULIT KAKAP MERAH
- PENGGUNAAN TEPUNG KULIT BUAH KAKAO PADA PAKAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI GURAMI
- HUBUNGAN PERKEMBANGAN MORFOLOGI DENGAN ORGAN PENCERNAAN LARVA KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis) TURUNAN KE-3 (F-3)
- PEMANFAATAN DAN LAJU TANGKAP UDANG LOBSTER DI PANTAI SELATAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
- APLIKASI TRIPTOFAN DAN GLISIN DALAM PAKAN RUCAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KANIBALISME, PERTUMBUHAN DAN SINTASAN KRABLET KEPITING BAKAU (Scyla serrata)
- PENELUSURAN SENYAWA BIOAKTIF BAKTERI YANG BERASOSIASI DENGAN ANEMON LAUT SERTA IDENTIFIKASI MOLEKULERNYA BERBASIS 16S rDNA
- KARAKTERISTIK ATC Kappaphycus alvarezii PADA PERLAKUAN UMUR PANEN DAN SUHU EKSTRAKSI BERBEDA
- PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM KONSERVASI MANGROVE DI DESA PASAR BANGGI KABUPATEN REMBANG
- IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INPUT PRODUKSI PADA USAHA BUDIDAYA IKAN LELE (CLARIAS SP) DI KABUPATEN BOYOLALI
- TATANIAGA IKAN KERAPU HIDUP DI KAWASAN SEGITIGA BATAM, TANJUNG PINANG DAN SINGAPURA (BATASI) : TINJAUAN ASPEK SOSIOLOGI
- ASPEK PENTING DALAM PENGEMBANGAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BELAWAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM INDUSTRIALISASI PERIKANAN
- FUNGSI LAUT DALAM MENJAGA HARMONISASI HIDUP MASYARAKAT ADAT LAMBADALHOK, ACEH BESAR
- HUBUNGAN PATRON-KLIEN PADA USAHA BUDIDAYA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DAN BANDENG (CHANOS CHANOS) DI KABUPATEN INDRAMAYU, JAWA BARAT
- PERAN GENDER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN RUMAH TANGGA NELAYAN DI KOTA SEMARANG UTARA, PROVINSI JAWA TENGAH
- HUBUNGAN ANTARA MODAL SOSIAL DAN RESPONS MASYARAKAT DENGAN PERSEPSI EFEKTIFITAS KELEMBAGAAN PENGELOLAAN PERIKANAN DI WADUK MALAHAYU, JAWA TENGAH
- PENGARUH EFEKTIVITAS PENYULUHAN TERHADAP KOMPETENSI PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT POLIKULTUR DI PERAIRAN PANTAI UTARA PULAU JAWA
- KAJIAN AWAL VALUE CHAIN RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII DI KABUPATEN PANGKEP, SULAWESI SELATAN
- DAMPAK PERUBAHAN LINGKUNGAN TERHADAP PERKEMBANGAN AKTIVITAS EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR DI KAWASAN SEGARA ANAKAN
- OPSI PENGELOLAAN IKAN TEMBANG (SARDINELLA FIMBRIATA) DI PERAIRAN KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT
- DAMPAK SUBSIDI SOLAR TERHADAP KELESTARIAN SUMBER DAYA IKAN DI BITUNG, SULAWESI UTARA
- ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PELATIHAN PERIKANAN BUDIDAYA (STUDI KASUS DI WILAYAH KERJA BALAI DIKLAT PERIKANAN BANYUWANGI)
- KONFLIK DAN POTENSI KONFLIK DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA KERANG HIJAU DI KALIBARU JAKARTA UTARA