Karakteristik Resistensi Kelompok Pulau di Sungai
Abstrak: Pada proyek
renaturalisasi sungai, sering dibangun pulau-pulau secara individu ataupun
berkelompok dengan formasi tertentu. Banyak kelompok pulau buatan yang dibangun
mengalami kegagalan karena rusak atau tererosi oleh aliran air. Kegagalan ini
bisa disebabkan kurangnya informasi dan pengetahuan tentang karakteristik
resisten kelompok pulau. Oleh karena itu karakteristik formasi kelompok pulau
yang mempunyai resistensi terhadap aliran rendah sangat penting untuk diteliti.
Penelitian ini bertujuan menemukan dan mengenali karakteristik resistensi
kelompok pulau di sungai dengan berbagai variasi formasi kelompok tersebut yang
mempunyai resisten minimal. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium hidraulika
dan aerodynamic, Theodor Rehbock, Karlsruhe Institute of Technology, Jerman
(1998). Hal yang diteliti meliputi; pengaruh jarak antar pulau dan keberadaan
suatu pulau terhadap resitensi pulau lainnya dan resistensi kelompok pulau
dengan berbagai susunan formasinya (overlep, paralel, dan berselang-seling).
Perameter tidak bebas dalam penelitian ini adalah koefisien resistensi, sedang
parameter bebasnya adalah angka Froude, kedalaman relatif aliran, jarak relatif
antar pulau dan formasi kelompok pulau. Penelitian ini menghasilkan informasi
dalam bentuk gambar, grafik dan diagram yang menunjukkan karakteristik
koefisien resistensi kelompok pulau. Hasil penelitian ini dapat dipakai sebagai
dasar dalam menganalisis stabilitas kelompok pulau dan sebagai dasar dalam
membangun kelompok pulau di suatu sungai pada program restorasi sungai.
Penulis: Agus Maryono
Kode Jurnal: jptsipildd100024

Artikel Terkait :
Jp Teknik Sipil dd 2010
- ANALISIS KINERJA DAN TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEDESTRIAN PADA PUSAT PERTOKOAN DI BANDAR LAMPUNG
- EVALUASI PELAKSANAAN FLEXIBLE PAVEMENT MENGGUNAKAN ASPAL BUTON
- PERHITUNGAN PASANG SURUT SEBAGAI DATA PENDUKUNG DALAM PENATAAN KAWASAN DAERAH PESISIR TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG.
- PEMODELAN BENDA UJI BALOK KAYU LAMINASI KOMPOSIT DUREN-SENGON
- ANALISIS MULTI KRITERIA SEBAGAI METODE PEMILIHAN SUATU ALTERNATIF RUAS JALAN DI PROPINSI LAMPUNG
- STUDI KEKUATAN TEKAN PADA BETON RINGAN BERSERAT DENGAN AGREGAT ALWA
- PENGARUH KADAR ABU TERBANG SEBAGAI PENGGANTI SEJUMLAH SEMEN PADA BETON ALIR MUTU TINGGI
- KEKUATAN SAMBUNGAN TEGAK (BUTT JOINT) STRUKTUR BALOK LAMINASI (GLULAM BEAMS) DARI KAYU LOKAL
- KAPASITAS ULTIMIT DAN KAPASITAS GESER BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI BERAGREGAT BATU PUTIH
- APLIKASI MODEL HIDROGRAF SATUAN SINTETIS US SCS DALAM UPAYA OPTIMASI TATA GUNA LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT
- ANALISIS KASUS SEDIMENTASI DI TIGA TITIK KAWASAN WATER FRONT CITY
- ANALISA KARAKTERISTIK CURAH HUJAN DAN KURVA INTENSITAS DURASI FREKUENSI (IDF) DI PROPINSI LAMPUNG
- STUDI EKSPERIMENTAL PERKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG DENGAN GFRP (GLASSN FIBER REINFORCED POLYMER)
- KAJIAN POLA PERGERAKAN DI PROPINSI LAMPUNG
- KAJIAN NILAI PCN RUNWAY BERDASAR METODE ANALITIK DAN METODE TEORITIK DI BANDARA H. ASAN SAMPIT
- HYDRAULIC ANALYSIS OF THE JOHOR RIVER USING HEC-RAS
- GREEN PORT, KEHARUSAN BAGI PELABUHAN INTERNASIONAL MENUJU HUB PORT
- PENGEMBANGAN MODEL SIMULASI INTEGRASI BIAYA DAN JADWAL PROYEK KONSTRUKSI DI BAWAH KETIDAKPASTIAN
- EVALUASI KARAKTERISTIK AGREGAT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI LAPIS PONDASI BERBUTIR
- PENGGUNAAN TEORI PENGEMBANGAN RONGGA DALAM UJI MENARD PRESSUREMETER
- KAJIAN KELAYAKAN AIR SUNGAI CIKAPUNDUNG SEBAGAI AIR BERSIH
- PROSES EVALUASI PENAWARAN KONTRAKTOR DENGAN SISTEM NILAI (MERIT POINT SYSTEM)
- PENGEMBANGAN SISTEM ELEMEN PENGIKAT UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KEKANGAN KOLOM BANGUNAN TAHAN GEMPA
- PEMODELAN NUMERIK PERILAKU KERUNTUHAN BALOK TINGGI BETON BERTULANG
- PENGARUH JENIS BAJA TULANGAN TERHADAP PERILAKU PLASTIFIKASI ELEMEN STRUKTUR SRPMK