Pemodelan Fisik 2-D untuk Mengukur Tingkat Efektivitas Perforated Skirt Breakwater pada Kategori Gelombang Panjang
Abstrak: Efektifitas pemecah
gelombang dapat diukur dengan mengukur koefisien transmisi (KT). Semakin kecil
koefisien transmisi maka semakin efektif pemecah gelombang ini. Pengujian model
fisik dilakukan untuk mengetahui nilai koefisien transmisi dari Perforated Skirt
Breakwater (PSB). Model PSB diuji dalam saluran gelombang 2-D di Laboratorium
Gelombang Teknik Kelautan FTSL ITB, untuk mengetahui keefektifannya terhadap
kategori gelombang panjang (periode prototipe, Tp = 7 detik). Penskalaan untuk
model PSB menggunakan prinsip Keserupaan Froude dimana bilangan Froude model
setara dengan bilangan Froude prototipe (Frm=Frp). Saluran gelombang dilengkapi
dengan 5 sensor gelombang tipe tahanan listrik dan 8 saluran DAS (Data Acquisition
System). Data tinggi gelombang (H) dan periode gelombang (T) diamati secara
manual melalui pengamatan visual dan diperoleh melalui rekaman sensor gelombang
(yang selanjutnya diproses menggunakan metode ”zero mean up-crossing”). Tinggi
gelombang datang di depan PSB (Hi) dan tinggi gelombang transmisi di belakang
PSB (Ht) diukur dan diproses untuk mendapatkan koefisien transmisi (KT).
Selanjutnya, hubungan antara KT dan bilangan tak-berdimensi, kedalaman sirip /
tinggi gelombang datang (S/Hi) dianalisis dan nilai koefisien transmisi (KT)
untuk berbagai kondisi lingkungan diperoleh.
Kata-kata Kunci: Gelombang
panjang, perforated skirt breakwater, hubungan bilangan tak-berdimensi, koefisien
transmisi
Penulis: Andojo Wurjanto, Harman
Ajiwibowo, Rahmat Zamzami
Kode Jurnal: jptsipildd100008

Artikel Terkait :
Jp Teknik Sipil dd 2010
- ANALISIS KINERJA DAN TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEDESTRIAN PADA PUSAT PERTOKOAN DI BANDAR LAMPUNG
- EVALUASI PELAKSANAAN FLEXIBLE PAVEMENT MENGGUNAKAN ASPAL BUTON
- PERHITUNGAN PASANG SURUT SEBAGAI DATA PENDUKUNG DALAM PENATAAN KAWASAN DAERAH PESISIR TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG.
- PEMODELAN BENDA UJI BALOK KAYU LAMINASI KOMPOSIT DUREN-SENGON
- ANALISIS MULTI KRITERIA SEBAGAI METODE PEMILIHAN SUATU ALTERNATIF RUAS JALAN DI PROPINSI LAMPUNG
- STUDI KEKUATAN TEKAN PADA BETON RINGAN BERSERAT DENGAN AGREGAT ALWA
- PENGARUH KADAR ABU TERBANG SEBAGAI PENGGANTI SEJUMLAH SEMEN PADA BETON ALIR MUTU TINGGI
- KEKUATAN SAMBUNGAN TEGAK (BUTT JOINT) STRUKTUR BALOK LAMINASI (GLULAM BEAMS) DARI KAYU LOKAL
- KAPASITAS ULTIMIT DAN KAPASITAS GESER BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI BERAGREGAT BATU PUTIH
- APLIKASI MODEL HIDROGRAF SATUAN SINTETIS US SCS DALAM UPAYA OPTIMASI TATA GUNA LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT
- ANALISIS KASUS SEDIMENTASI DI TIGA TITIK KAWASAN WATER FRONT CITY
- ANALISA KARAKTERISTIK CURAH HUJAN DAN KURVA INTENSITAS DURASI FREKUENSI (IDF) DI PROPINSI LAMPUNG
- STUDI EKSPERIMENTAL PERKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG DENGAN GFRP (GLASSN FIBER REINFORCED POLYMER)
- KAJIAN POLA PERGERAKAN DI PROPINSI LAMPUNG
- KAJIAN NILAI PCN RUNWAY BERDASAR METODE ANALITIK DAN METODE TEORITIK DI BANDARA H. ASAN SAMPIT
- HYDRAULIC ANALYSIS OF THE JOHOR RIVER USING HEC-RAS
- GREEN PORT, KEHARUSAN BAGI PELABUHAN INTERNASIONAL MENUJU HUB PORT
- PENGEMBANGAN MODEL SIMULASI INTEGRASI BIAYA DAN JADWAL PROYEK KONSTRUKSI DI BAWAH KETIDAKPASTIAN
- EVALUASI KARAKTERISTIK AGREGAT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI LAPIS PONDASI BERBUTIR
- PENGGUNAAN TEORI PENGEMBANGAN RONGGA DALAM UJI MENARD PRESSUREMETER
- KAJIAN KELAYAKAN AIR SUNGAI CIKAPUNDUNG SEBAGAI AIR BERSIH
- PROSES EVALUASI PENAWARAN KONTRAKTOR DENGAN SISTEM NILAI (MERIT POINT SYSTEM)
- PENGEMBANGAN SISTEM ELEMEN PENGIKAT UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KEKANGAN KOLOM BANGUNAN TAHAN GEMPA
- PEMODELAN NUMERIK PERILAKU KERUNTUHAN BALOK TINGGI BETON BERTULANG
- PENGARUH JENIS BAJA TULANGAN TERHADAP PERILAKU PLASTIFIKASI ELEMEN STRUKTUR SRPMK