Karakteristik Pemotongan Ortogonal Kering Paduan Titanium Ti6Al4V Menggunakan Pahat Karbida
Abstract: Pada kajian ini,
paduan titanium Ti6Al4V dipotong menggunakan pahat karbida (WC-Co) dengan
tujuan mempelajari karaktersitik pemotongan ortogonal kering bahan tersebut.
Pahat karbida sisipan dipasangkan pada pemegang pahat sehingga menghasilkan
geometri pahat terpasang bersudut geram (g) 0o dan 30o. Tiga tingkat laju
pemotongan (Vc) yaitu 15, 30 dan 60 m/min serta pemakanan (f) yaitu 0.1, 0.2
dan 0.3 mm/tooth ditetapkan sebagai kondisi pemotongan. Hasil kajian
menunjukkan bahwa pahat karbida bersudut geram 30o tidak dapat digunakan untuk
pemotongan ortogonal Ti6Al4V karena mengalami kegagalan katastropik segera
setelah pemotongan sepanjang 1000 mm untuk seluruh kondisi pemotogan. Untuk
pahat bersudut geram 0o, pemotongan dapat berlangsung untuk semua kondisi
pemotongan dan didapati bahwa gaya pemotongan cenderung turun seiring dengan
kenaikan laju pemotongan pada pemakanan 0.1 mm tetapi yang sebaliknya terjadi
saat pemakanan dinaikkan hingga 0.3 mm. Hal ini terjadi akibat peristiwa
pelembutan material pada suhu pemotongan tinggi dan juga berkaitan erat dengan
parameter pembentukan geram yaitu koefisien gesek (m) dan sudut geser utama
(f), dan lokalisasi kawasan geser adiabatik saat pembentukan geram bersegmen.
Kata kunci: Sudut geram pahat,
gaya pemotongan, kegagalan katastropik, koefisien gesek, sudut geser utama,
geram bersegmen
Penulis: Armansyah GINTING
Kode Jurnal: jptmesindd060022

Artikel Terkait :
Jp Teknik Mesin dd 2006
- Managemen Pemeliharaan dan Perawatan Mesin
- PENGARUH KATALIS TEMBAGA DAN KROM TERHADAP EMISI GAS CARBON MONOKSIDA DAN HIDRO CARBON PADA KENDARAAN MOTOR BENSIN
- MEMAHAMI REVERSE ENGINEERING MELALUI PEMBONGKARAN PRODUK DI PROGRAM S-1 TEKNIK MESIN
- PENGARUH PROSES PENDINGINAN PASKA PERLAKUAN PANAS TERHADAP UJI KEKERASAN (VICKERS) DAN UJI TARIK PADA BAJA TAHAN KARAT 304 PRODUKSI PENGECORAN LOGAM DI KLATEN
- PENGARUH VARIASI MASSA REFRIGERAN R-12 DAN PUTARAN BLOWER EVAPORATOR TERHADAP COP PADA SISTEM PENGKONDISIAN UDARA MOBIL
- PENGARUH HOLDING TIME TERHADAP SIFAT KEKERASAN DENGAN REFINING THE CORE PADA PROSES CARBURIZING MATERIAL BAJA KARBON RENDAH
- RANCANG BANGUN ALAT PENYENGAT NYAMUK LISTRIK
- PENGEMBANGAN MATERIAL TROMOL REM BUS/TRUK PRODUK UKM LOKAL
- ANALISA BIODIESEL MINYAK KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF MINYAK DIESEL
- ANALISA EFISIENSI PERFORMA HRSG (Heat Recovery Steam Generation) PADA PLTGU
- Karakteristik dan Visualisasi Aliran Dua Fasa pada Pipa Spiral
- Peningkatan Sifat Mekanik Paduan Aluminium A356.2 dengan Penambahan Manganese (Mn) dan Perlakuan Panas T6
- Analisa Ketangguhan dan Struktur Mikro pada Daerah Las dan HAZ Hasil Pengelasan Sumerged Arc Welding pada Baja SM 490
- Pengaruh Kelembaban Adherend pada Durabilitas Perbaikan Komposit
- Perancangan Sistem Suspensi Aktif pada Kendaraan Roda Empat Menggunakan Pengendali Jenis Robust Proporsional Integral dan Derivatif
- Studi Eksperimental tentang Pengaruh Sudut Putar terhadap Gaya Angkat untuk Berbagai Sudut Potong pada Bola
- Perilaku Retak Aluminium Paduan A6061-T6 pada Pembebanan Mixed Mode
- Produksi Functionally Graded Material (FGM) dari Hydroxyapatite-Serat Sutra untuk Aplikasi di Bidang Biomaterial dengan Teknik Pulse Electric Current Sintering
- Kalibrasi Single-Normal Hot-Wire Probe Sigmond Cohn Alloy 851 untuk Aliran Jet Terpulsasi
- Pengaruh Perlakuan Alkali terhadap Sifat Tarik Bahan Komposit Serat Rami-Polyester
- Pengaruh Posisi Difuser dan Variasi Kecepatan Udara Masuk terhadap Distribusi Temperatur Ruang Terkondisi Sebuah Studi Numerik
- Gaya Tekan Dan Gaya Dorong Terhadap Kerataan Dan Kesikuan Benda Kerja Pada Praktek Bangku Mahasiswa
- Baking Time Hydrogen Embrittement pada Material Batang Baja Karbon Rendah
- Bentuk Disain Alat Uji Terhadap Akurasi Hasil Uji Kekuatan Geser