Pengaruh Posisi Difuser dan Variasi Kecepatan Udara Masuk terhadap Distribusi Temperatur Ruang Terkondisi Sebuah Studi Numerik
Abstract: Ada banyak fungsi
dasar yang harus dipenuhi oleh sistem pendistribusian udara di ruangan. Kalor
yang ditimbulkan oleh sumber-sumber seperti sinar matahari, lampu-lampu dan
alat-alat listrik harus dikeluarkan dari ruangan yang dikondisikan. Sistem
distribusi udara juga harus mencatu udara segar ke ruangan yang dikondisikan.
Pola distribusi temperatur pada ruangan yang dikondisikan dipengaruhi oleh
geometri ruangan, sumber panas, jenis, letak, dan posisi difuser serta
kecepatan aliran udara masuk difuser. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan posisi difuser yang optimum dengan menggunakanan metoda numerik.
Metoda numerik mensimulasikan variasi posisi difuser dan kecepatan udara masuk
difuser. Hasil simulasi dengan posisi difuser miring (+30o) dan kecepatan udara
masuk difuser tinggi (4,2 m/s) menunjukkan distribusi temperatur sama untuk
semua level. Kondisi tunak (temperatur ruangan 21o C) dicapai selama 275 detik
setelah udara dialirkan ke ruangan yang dikondisikan (waktu untuk mencapai
kondisi tunak ini adalah waktu tercepat bila dibandingkan dengan yang lainnya).
Penulis: Joko Sarsetiyanto,
Denny M E Soedjono
Kode Jurnal: jptmesindd060016

Artikel Terkait :
Jp Teknik Mesin dd 2006
- Managemen Pemeliharaan dan Perawatan Mesin
- PENGARUH KATALIS TEMBAGA DAN KROM TERHADAP EMISI GAS CARBON MONOKSIDA DAN HIDRO CARBON PADA KENDARAAN MOTOR BENSIN
- MEMAHAMI REVERSE ENGINEERING MELALUI PEMBONGKARAN PRODUK DI PROGRAM S-1 TEKNIK MESIN
- PENGARUH PROSES PENDINGINAN PASKA PERLAKUAN PANAS TERHADAP UJI KEKERASAN (VICKERS) DAN UJI TARIK PADA BAJA TAHAN KARAT 304 PRODUKSI PENGECORAN LOGAM DI KLATEN
- PENGARUH VARIASI MASSA REFRIGERAN R-12 DAN PUTARAN BLOWER EVAPORATOR TERHADAP COP PADA SISTEM PENGKONDISIAN UDARA MOBIL
- PENGARUH HOLDING TIME TERHADAP SIFAT KEKERASAN DENGAN REFINING THE CORE PADA PROSES CARBURIZING MATERIAL BAJA KARBON RENDAH
- RANCANG BANGUN ALAT PENYENGAT NYAMUK LISTRIK
- PENGEMBANGAN MATERIAL TROMOL REM BUS/TRUK PRODUK UKM LOKAL
- ANALISA BIODIESEL MINYAK KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF MINYAK DIESEL
- ANALISA EFISIENSI PERFORMA HRSG (Heat Recovery Steam Generation) PADA PLTGU
- Karakteristik dan Visualisasi Aliran Dua Fasa pada Pipa Spiral
- Peningkatan Sifat Mekanik Paduan Aluminium A356.2 dengan Penambahan Manganese (Mn) dan Perlakuan Panas T6
- Analisa Ketangguhan dan Struktur Mikro pada Daerah Las dan HAZ Hasil Pengelasan Sumerged Arc Welding pada Baja SM 490
- Pengaruh Kelembaban Adherend pada Durabilitas Perbaikan Komposit
- Perancangan Sistem Suspensi Aktif pada Kendaraan Roda Empat Menggunakan Pengendali Jenis Robust Proporsional Integral dan Derivatif
- Karakteristik Pemotongan Ortogonal Kering Paduan Titanium Ti6Al4V Menggunakan Pahat Karbida
- Studi Eksperimental tentang Pengaruh Sudut Putar terhadap Gaya Angkat untuk Berbagai Sudut Potong pada Bola
- Perilaku Retak Aluminium Paduan A6061-T6 pada Pembebanan Mixed Mode
- Produksi Functionally Graded Material (FGM) dari Hydroxyapatite-Serat Sutra untuk Aplikasi di Bidang Biomaterial dengan Teknik Pulse Electric Current Sintering
- Kalibrasi Single-Normal Hot-Wire Probe Sigmond Cohn Alloy 851 untuk Aliran Jet Terpulsasi
- Pengaruh Perlakuan Alkali terhadap Sifat Tarik Bahan Komposit Serat Rami-Polyester
- Gaya Tekan Dan Gaya Dorong Terhadap Kerataan Dan Kesikuan Benda Kerja Pada Praktek Bangku Mahasiswa
- Baking Time Hydrogen Embrittement pada Material Batang Baja Karbon Rendah
- Bentuk Disain Alat Uji Terhadap Akurasi Hasil Uji Kekuatan Geser