MODEL SIMULTAN DAN DECOUPLED UNTUK PENYELESAIAN PROBLEM INTEGRASI PRODUKSI-PERSEDIAAN-DISTRIBUSI-PERSEDIAAN
Abstract: Tuntutan untuk
mengurangi biaya-biaya dan persediaan sepanjang supply chain, menyebabkan
pengambilan keputusan yang lebih terintegrasi diantara fungsi produksi dan
distribusi menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan
model simultan dan decoupled untuk menyelesaikan problem integrasi
produksi-persediaan-distribusi-persediaan. Model simultan dan decoupled
diformulasikan sebagai Mixed Integer Programming (MIP) dengan fungsi tujuan
meminimalkan total biaya yang meliputi biaya produksi tetap dan variabel, biaya
persediaan di pabrik dan Distribution Center (DC) serta biaya pengiriman secara
reguler dan overtime. Dengan menggunakan kedua model untuk menyelesaikan
problem integrasi produksi-persediaan-distribusi-persediaan, diperoleh total
biaya model simultan lebih kecil dibanding model decoupled.
Kata kunci: koordinasi supply
chain, integrasi produksi-persediaan-distribusi-persediaan, mixed integer
programming, pengiriman langsung, pendekatan decoupled
Penulis: Annisa Kesy Garside
Kode Jurnal: jptindustridd080061

Artikel Terkait :
Jp Teknik Industri dd 2008
- Pengaruh Pemakaian Bahan Tambah Limbah Plastik Kemasan Air Mineral Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Belah Beton
- Optimasi Berat Struktur Rangka Batang Pada Jembatan Baja Terhadap Variasi Bentang
- Fase-Fase Tektonik Pembentuk Ruang Mineralisasi Emas Di Daerah Selogiri Wonogiri
- Jarak Parit Irigasi Jalur Untuk Tanaman Palawija Daerah Irigasi Banjarcahyana, Banjarnegara
- Konsep Kehidupan Dalam Ruang Pada Kelenteng Sam Kouw Di Surakarta (Studi Kasus : Kelenteng T’ien Kok Sie, Kelenteng Poo An Kiong Dan Cetiya Ksiti Garbha)
- Studi Pengaruh Stabilisasi Tanah Lempung Lunak Menggunakan Kolom Kapur Terhadap Parameter Kecepatan Penurunan Tanah
- Variasi Komposisi Kerapatan Partikel Dan Jumlah Perekat Terhadap Karakteristik Papan Komposit Limbah Kayu Aren – Serbuk Gergaji
- Penentuan Kapasitas Daya Reaktif Dan Frekuensi Tuning Filter Pasif Untuk Mengurangi Kandungan Arus Harmonik Beban
- Simulasi Penerapan Mikrokontroller At89c51 Dalam Proses Penyortiran Balok Kayu Berdasarkan Kriteria Panjang Dan Ketebalan
- Abu Terbang (Fly Ash) Sebagai Bahan Tambah Untuk Meningkatkan Kuat Tekan Bata Beton (Paving Block)
- Perubahan Iklim Kala Pliosen – Plistosen Daerah Bumiayu Ditinjau Dari Bukti Palinologi
- Deformasi Vertikal Dan Horisontal Pada Tanah Lunak Di Bawah Trial Embankment Di Kendal, Kaliwungu, Semarang
- Implementation of RCM II (Reliability Centered Maintenance) and RPN (Risk Priority Number) in Risk Assessment and Scheduling Maintenance Task at HPB (High Pressure Boiler) Base On JSA (Job Safety Analysis) (Case study at PT. SMART Tbk. Surabaya)
- Enterprise Resource Planning System Implementation in Preventive Maintenance: Case Study in AB Furniture Company
- Perancangan Sistem Pengukuran Performansi PT. Pondok Indah Tower dengan Menggunakan Metode Balanced Score Card
- Perancangan Sistem Informasi Stok Darah Real time di Palang Merah Indonesia (PMI) Surakarta
- Usulan Model Pengukuran Kinerja Rantai Suplai untuk Meminimalkan Keterlambatan pada Pengiriman ONS
- Model Persediaan Just In Time (JIT) Terintegrasi dengan Mengakomodasi Kebijakan Material
- Algoritma Sequential Insertion untuk Memecahkan Vehicle Routing Problem dengan Multiple Trips, Time Window dan Simultaneous Pickup Delivery
- Model Joint Economic Lot Size (JELS) pada Kasus Pemanufaktur-Pembeli dengan Permintaan Probabilistik dan Lead Time Variabel
- Rancangan Perbaikan Proses Produksi dengan Pendekatan Lean Six Sigma di CV. Guntur Malang
- Quality Award Untuk Mengevaluasi Pencapaian Implementasi Manajemen Kualitas Perusahaan (Studi Kasus: Evaluasi Implementasi Six Sigma di Perusahaan X)
- Usulan Perencanaan Sampling Penerimaan Berdasarkan Kecacatan Atribut dengan Metode Mil Std 105E pada Proses Penyamakan Kulit
- Perancangan Sistem Ukuran Overall Equipment Effectiveness untuk Memonitor dan Memperbaiki Efisiensi Proses di Bagian Filling dan Packing
- Usulan Jadwal Perawatan Preventif Mesin HGF di Stasiun Puteran Pabrik Gula