Efek hipoglikemik daging buah Mahkota dewa (Phaleria Macrocarpa (Scheff.) Boerl.) terhadap kadar gula darah pada manusia sehat setelah pembebanan glukosa
ABSTRAK: Beberapa penelitian
pada hewan coba menunjukkan bahwa daging buah mahkota dewa (MD) dapat
menurunkan kadar glukosa darah, namun sampai saat ini belum diperoleh informasi
adanya uji klinik MD yang dilakukan pada manusia. Penelitian ini bertujuan
untuk menilai efek hipoglikemi buah MD terhadap kadar glukosa darah pada manusia
sehat setelah pembebanan glukosa dan mengetahui besarnya dosis MD yang efektif
untuk menurunkan kadar glukosa darah.
Desain yang digunakan adalah eksperimental sekuensial (berurutan) tanpa
kontrol. Lima belas sukarelawan diberikan pembebanan glukosa dengan memberikan
glukosa sebanyak 75 g untuk mendapatkan kadar glukosa serum baseline, kemudian
dilakukan kembali pembebanan glukosa disertai dengan pemberian MD dosis 250,
500 dan 1000 mg. Kadar gula dalam darah diukur pada 0 menit dan 15, 30, 60,
120, 180 dan 240 menit setelah pembebanan glukosa saja maupun pembebanan
glukosa + MD. Setelah itu dihitung luas area di bawah kurva (area under curve/AUC) kadar glukosa darah terhadap waktu
sampai dengan 4 jam. Hasil penelitian menunjukkan penurunan nilai AUC tidak
bermakna setelah pemberian 250 mg MD pada orang sehat (3,81 ± 8,87%), tetapi pada pemberian dosis 500 mg
didapatkan penurunan nilai AUC yang bermakna (14,32 ± 9,91%, p< 0,05).
Disimpulkan bahwa bubuk daging buah MD dosis 500 mg dapat menurunkan kadar
glukosa darah pada orang sehat setelah pembebanan glukosa.
Penulis: Meiyantia, Hedi R.
Dewoto, dan Fransiscus D. Suyatna
Kode Jurnal: jpkedokterandd060020

Artikel Terkait :
Jp Kedokteran dd 2006
- Sinusitis pada Anak
- Pentingnya Pencegahan Dini dan Tata laksana Alergi Susu Sapi
- Hernia Bochdalek
- Gawat Darurat Neonatus pada Persalinan Preterm
- Nefritis Lupus dengan Perdarahan Intrakranial pada Anak: laporan kasus
- Profil Parameter Hematologik dan Anemia Defisiensi Zat Besi Bayi Berumur 0-6 Bulan di RSUD Banjarbaru
- Hepatoblastoma di Rumah Sakit Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta: peran kemoterapi preoperatif
- Eosinofil Mukosa Hidung Sebagai Uji Diagnostik Rinitis Alergi pada Anak
- Gangguan Tidur pada Anak Usia Bawah Tiga Tahun di Lima Kota di Indonesia
- Gambaran Kunjungan Pasien Rawat Jalan Endokrinologi Anak dan Remaja FK USU / RS. H. penulis:Adam Malik Medan, Tahun 2000-2004
- Hubungan antara Anemia dengan Perkembangan Neurologi Anak Usia 12-24 bulan
- Rekomendasi Satgas Imunisasi
- Vulvovaginitis pada anak
- Sindrom Sturge Weber
- Tata laksana Sindrom Nefrotik Kelainan Minimal pada Anak
- Penggunaan Kortikosteroid Intranasal Dalam Tata Laksana Rinitis Alergi pada Anak
- Esofagitis Refluks Pada Anak
- Sindrom Nefrotik Sekunder pada Anak Dengan Limfoma Hodkin
- Pemberian Diet Formula Tepung Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus) pada Sindrom Nefrotik
- Thalassemia Alfa Mayor dengan Mutasi Non-Delesi Heterozigot Ganda
- Hubungan antara Kadar Timbal Udara dengan Kadar Timbal Darah Serta Dampaknya pada Anak
- Pengenalan Acquired Immunodeficiency Syndrome pada Pasien Anak Ditinjau dari Bidang Kedokteran Gigi Anak
- Ketajaman Klinis dalam Mendiagnosis Bising Inosen
- Hubungan Asupan Zat Gizi dan Indeks Masa Tubuh dengan Hiperlipidemia pada Murid SLTP yang Obesitas di Yogyakarta
- Penurunan Penggunaan Antibiotik pada Pasien Anak dengan Demam