PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI LABORATORIUM RUMAH SAKIT MEDIK DASAR HIDAYAH SUKOHARJO
ABSTRAK: Pelayanan laboratorium
merupakan salah satu
bagian dari pelayanan kesehatan yang
sangat dibutuhkan masyarakat.
Melalui kualitas pelayanan yang baik diharapkan pasien
akan merasa puas sehingga pasien akan
kembali ke rumah sakit tersebut jika membutuhkan pelayanan kesehatan. Jenis
penelitian ini adalah penelitian
deskriptif dengan maksud
memberikan gambaran sebenarnya tentang
suatu fenomena pada
objek penelitian. Penelitian dilaksanakan di
Laboratorium Rumah Sakit
Medik Dasar Hidayah
Sukoharjo dengan sampel 50
pasien yang menggunakan
jasa laboratorium. Teknik pengambilan sampel dengan purposive
sampling, menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan analisis regresi ganda,
uji F, uji t, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa: 1)
Dimensi kehandalan secara
parsial berpengaruh terhadap kepuasan pasien dengan hasil uji t (3,632)
diterima pada taraf signifikansi
5%; 2) Dimensi
ketanggapan secara parsial
berpengaruh terhadap
kepuasan pasien dengan
hasil uji t
(3,971) diterima pada
taraf signifikansi 5%; 3)
Dimensi empati secara
parsial berpengaruh terhadap kepuasan pasien dengan hasil uji t
(2,699) diterima pada taraf signifikansi 5%; 4) Dimensi keyakinan
secara parsial berpengaruh
terhadap kepuasan pasien dengan hasil uji t (3,250) diterima
pada taraf signifikansi 5%; 5) Dimensi bukti firik secara parsial berpengaruh
terhadap kepuasan pasien dengan hasil uji t (3,027) diterima pada
taraf signifikansi 5%; 6) Dimensi
kehandalan, ketanggapan, empati,
keyakinan, dan bukti fisik secara bersama-sama
berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Hasil uji F memperoleh Fhitung
> Ftabel (89,774 > 2,45) diterima pada taraf
signifikansi 5%; 7)
Dimensi ketanggapan merupakan
variabel yang memberikan pengaruh
dominan terhadap kepuasan pasien. Terbukti dari hasil uji t yang memperoleh
nilai thitung untuk variabel ketanggapan (3,971) lebih tinggi dari thitung
variabel lainnya kehandalan (3,632), empati (2,699), keyakinan (3,250), dan bukti
fisik (3,027). Hal ini berarti hipotesis keenam
dinyatakan diterima. Artinya ketanggapan
merupakan faktor yang
memberikan pengaruh dominan
terhadap kepuasan pasien.
Kata kunci: kualitas
pelayanan, kehandalan, ketanggapan,
empati, keyakinan, bukti fisik,
kepuasan pasien
Penulis: Y. Kristanto; Sri
Kuswandari
Kode Jurnal: jpkesmasdd100008

Artikel Terkait :
Jp Kesmas dd 2010
- Identifikasi Penyebab Diare di Kabupaten Karangasem, Bali
- Faktor - faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Petugas terhadap SOP Imunisasi pada Penanganan Vaksin Campak
- Pengetahuan dan Praktek Keluarga Sadar Gizi Ibu Balita
- Faktor Dominan yang Mempengaruhi Kejadian Malaria di Perdesaan
- Langkah Kedepan Mempercepat Penurunan Kematian Ibu di Indonesia
- District Health Information System on Maternal, Newborn and Child Health How Good Is It? A Case of Deli Serdang and Sumedang Districts
- Determinan Abortus di Indonesia
- Keracunan Pestisida dan Hipotiroidisme pada Wanita Usia Subur di Daerah Pertanian
- Perbandingan Dua Metode Estimasi Pajanan Pestisida di Tempat Kerja
- Kesehatan Jiwa di Indonesia dari Deinstitusionalisasi sampai Desentralisasi
- Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Tanah 600, Medan
- Kebijakan Pengelolaan Kualitas Udara Terkait Transportasi di Provinsi DKI Jakarta
- Persepsi Risiko Berkendara dan Perilaku Penggunaan Sabuk Keselamatan di Kampus Universitas Indonesia, Depok
- Dukungan Suami dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tawar Kota Padang, Sumatera Barat
- Media Visual Poster dan Leaflet Makanan Sehat serta Perilaku Konsumsi Makanan Jajanan Siswa Sekolah Lanjutan Atas, di Kabupaten Mandailing Natal
- Efektivitas Program Fortifikasi Minyak Goreng dengan Vitamin A terhadap Status Gizi Anak Sekolah di Kota Makasar
- Konsumsi Makanan dan Kejadian Anemia pada Siswi Salah Satu SMP di Kota Makassar
- Mengenal Rancang Bangun Program Keluarga Harapan Kesehatan
- Sekolah Dasar Pintu Masuk Perbaikan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Gizi Seimbang Masyarakat
- Pengetahuan Gizi dan Kadar Hemoglobin Anak Sekolah Dasar Penderita Anemia setelah Mendapatkan Suplementasi Besi dan Pendidikan Gizi
- Faktor Risiko Obesitas pada Orang Dewasa Urban dan Rural
- KIE untuk Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Flu Burung di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
- Kampanye dan Penggunaan Garam Beryodium di Desa Leuwiliang, Jawa Barat
- Pelayanan Rumah Sakit bagi Masyarakat Miskin (Studi Kasus di Enam Wilayah Indonesia)
- Kinerja Penyuluhan Keluarga Berencana di Indonesia: Pedoman Pengujian Efektivitas Kinerja pada Era Desentralisasi