PENGARUH LAMA KONTAK KARBON AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTER TERHADAP PERSENTASE PENURUNAN KESADAHAN CaCO3 AIR SUMUR ARTETIS
Abstract: Air sumur artetis
banyak yang yang bersifat sadah, salah satu cara untuk menurunkan adalah
filtrasi dengan karbon aktif. Penelitian ini akan menganalisis penurunan
kesadahan CaCO3 dengan karbon aktif dengan waktu kontak 10 menit, 20
menit,30menit dan 40 menit. Tujuan: Mengetahui pengaruh lama kontak karbon
aktif dalam menurunkan kesadahan CaCO3 air sumur artetis. Metode: Jenis
penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan
rancangan Randomized pretes-postes control group design. Sebagai variabel bebas
dalam penelitian ini adalah lama kontak air sadah dengan karbon aktif yaitu
selama 10 menit, 20 menit, 30 menit dan 40 menit, variabel terikat adalah penurunan
kesadahan air sumur artetis, dan variabel pengganggu adalah pH dan suhu. Uji
Normalitas data menggunakan Uji Kolmogorov Smirnov menunjukkan data
berdistribusi normal, sehingga uji yang digunakan adalah Uji One Way Anova.
Hasil: penurunan kesadahan CaCO3 tertinggi 475,6 mg / l pada lama kontak 40 menit
(91%), terendah 206,0 mg / l pada waktu kontak 10 menit (45%). Hasil uji Anova
didapatkan nilai p = 0,000 artinya ada pengaruh lama kontak karbon aktif dalam
menurunkan kesadahan CaCO3 air sumur artetis.Kesimpulan: Penurunan kesadahan
tertinggi terjadi pada lama kontak 40 menit yaitu rata-rata sebesar 91%.
Penulis: Ulfa Nurullita,
Rahayu Astuti, Mohammad Zaenal Arifin
Kode Jurnal: jpkesmasdd100083

Artikel Terkait :
Jp Kesmas dd 2010
- Identifikasi Penyebab Diare di Kabupaten Karangasem, Bali
- Faktor - faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Petugas terhadap SOP Imunisasi pada Penanganan Vaksin Campak
- Pengetahuan dan Praktek Keluarga Sadar Gizi Ibu Balita
- Faktor Dominan yang Mempengaruhi Kejadian Malaria di Perdesaan
- Langkah Kedepan Mempercepat Penurunan Kematian Ibu di Indonesia
- District Health Information System on Maternal, Newborn and Child Health How Good Is It? A Case of Deli Serdang and Sumedang Districts
- Determinan Abortus di Indonesia
- Keracunan Pestisida dan Hipotiroidisme pada Wanita Usia Subur di Daerah Pertanian
- Perbandingan Dua Metode Estimasi Pajanan Pestisida di Tempat Kerja
- Kesehatan Jiwa di Indonesia dari Deinstitusionalisasi sampai Desentralisasi
- Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga di Kelurahan Tanah 600, Medan
- Kebijakan Pengelolaan Kualitas Udara Terkait Transportasi di Provinsi DKI Jakarta
- Persepsi Risiko Berkendara dan Perilaku Penggunaan Sabuk Keselamatan di Kampus Universitas Indonesia, Depok
- Dukungan Suami dalam Pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Air Tawar Kota Padang, Sumatera Barat
- Media Visual Poster dan Leaflet Makanan Sehat serta Perilaku Konsumsi Makanan Jajanan Siswa Sekolah Lanjutan Atas, di Kabupaten Mandailing Natal
- Efektivitas Program Fortifikasi Minyak Goreng dengan Vitamin A terhadap Status Gizi Anak Sekolah di Kota Makasar
- Konsumsi Makanan dan Kejadian Anemia pada Siswi Salah Satu SMP di Kota Makassar
- Mengenal Rancang Bangun Program Keluarga Harapan Kesehatan
- Sekolah Dasar Pintu Masuk Perbaikan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Gizi Seimbang Masyarakat
- Pengetahuan Gizi dan Kadar Hemoglobin Anak Sekolah Dasar Penderita Anemia setelah Mendapatkan Suplementasi Besi dan Pendidikan Gizi
- Faktor Risiko Obesitas pada Orang Dewasa Urban dan Rural
- KIE untuk Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Flu Burung di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan
- Kampanye dan Penggunaan Garam Beryodium di Desa Leuwiliang, Jawa Barat
- Pelayanan Rumah Sakit bagi Masyarakat Miskin (Studi Kasus di Enam Wilayah Indonesia)
- Kinerja Penyuluhan Keluarga Berencana di Indonesia: Pedoman Pengujian Efektivitas Kinerja pada Era Desentralisasi