Metode Sosiodrama dalam Meningkatkan Kecerdasan Moral Anak
Abstrak: Children grow
and develop in a life
colored by the violation of
others right, crime,
compulsion, ignorance, unclearness
between right and wrong, good and bad, allowed and not allowed behaviors.
Building moral intelligence is very
important to do in order that the children’s intuition is able to differentiate
the right and the wrong. Thus, they can
reject the bad influences from outside. One of the ways used to give moral
value to the children is sociodrama.The research aims to know the sociodrama
method in improving the moral intelligence of children. Subject of the research is the student of elementary school.
The number of subject in the experiment and control groups is same that is 14 students.
The research is design using model of The Untreated Control Group Design
with Pretest and Posttest. The design uses two groups examined which consist of
an experiment group and a control group. The measurement is conducted
twice using moral intelligence
measurement instrument, namely before it is given treatment (pre-test) and
after it has been given treatment (post-test).
The result of analysis using T-Test shows that there is a difference of
moral intelligence achievement level of the
children between those who receive moral value guidance through
sociodrama method and those who do not receive
moral value guidance through sociodrama method p = 0,009 (p<0,05).
The result of analysis also shows that there is
difference of moral intelligence achievement level of th children before
receiving moral value guidance through
sociodrama method and after they have receive the moral value guidance
through sociodrama method p = 0,033
(p<0,05). The result of analysis shows the great contribution of
sociodrama method towards the moral intelligence of children is 30,9%.
Penulis: Latifah Nur Ahyani,
Dhini Rama Dhania
Kode Jurnal: jpantropologidd110029

Artikel Terkait :
Jp Antropologi dd 2011
- PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM
- PENGEMBANGAN VARIASI MENGAJAR BAGI GURU BIDANG STUDI AQIDAH AKHLAK MADRASAH DAARUSSALAM BENGKALIS
- ”AIR” SEBAGAI SARANA PENINGKATAN IMTAQ (INTEGRASI KIMIA DAN AGAMA)
- IMPLEMENTASI KURIKULUM BAHASA INDONESIA ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN
- Meningkatkan Kompetensi Komunikasi Bahasa Arab dalamPembelajaran NahwuMelalui Pendekatan Komunikatif pada Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah Keguruan UIN Suska Riau
- STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB AKTIF (KEMAHIRAN ISTIMA’ DAN TAKALLUM)
- PROFIL ORANG TUA SEBAGAI PENDIDIK DALAM PERSPEKTIF ALQUR’AN
- UJARAN ANAK PADA FASE HOLOFRASA FUNGSI, BENTUK & KONTEKS
- STRATEGI KOMUNIKASI PUBLIC RELATIONS
- Pembaruan Pendidikan Pesantren Dalam Kerangka Sistem Pendidikan Nasional
- STRATEGI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB AKTIF (KEMAHIRAN QIRA’AH DAN KITABAH)
- PENDIDIKAN MORAL DALAM MULTI PERSPEKTIF
- SEKOLAH VERSUS PESANTREN SEBUAH PERBANDINGAN MENUJU FORMAT BARU MAINSTREAM LEMBAGA PENDIDIKAN NASIONAL PENIADA DIKOTOMIK
- KORELASI MOTIVASI BELAJAR BAHASA ARAB DENGAN MINAT BERKOMUNIKASI DALAM BAHASA ARAB PADA MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA ARAB FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SULTAN SYARIF KASIM RIAU
- TIPE KERIBADIAN DAN MODEL LINGKUNGAN DALAM PERSPEKTIF BIMBINGAN KARIER JOHN HOLLAND
- PERBANDINGAN PEMIKIRAN MUHAMMAD ABDUH DAN RASYID RIDHA TENTANG PENDIDIKAN
- EVALUASI PEMBELAJARAN BERBASIS IT DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN
- SURAU DAN MODERNISASI PENDIDIKAN DI MASA HINDIA BELANDA
- SISTEM PENDIDIKAN SURAU: KARAKTERISTIK, ISI, DAN LITERATUR KEAGAMAAN
- SUPERVISI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Pembinaan Guru Agama Madrasah / Sekolah)
- STRATEGI BUTON MENGHADAPI ANCAMAN TERNATE, GOWA, DAN VOC
- REVIVALISME MASYARAKAT ADAT DALAM POLITIK LOKAL DI INDONESIA PASCA-SOEHARTO: STUDI KASUS KOMUNITAS KAMPUNG NAGA, TASIKMALAYA, JAWA BARAT
- MERETAS MASALAH PERPANGANAN DI KABUPATEN ALOR: DULU, KINI, DAN MASA MENDATANG
- MEMBINCANG PESANTREN SEBAGAI AKTOR PERDAMAIAN DI INDONESIA
- KI BAGUS HADIKUSUMO DAN PROBLEM RELASI AGAMA-NEGARA