PRAGMATIK DAN WACANA KORUPSI
ABSTRAK: Jika semantik
mengkaji makna informatif, pragmatik memfokuskan perhatiannya pada makna komunikatif,
yakni apa yang ingin diimplikasikan
(oleh penutur/penulis) di dalam konteks.
Oleh sebab itu, wacana-wacana
yang mengandung unsur-unsur
yang implisit, misalnya
wacana iklan, wacana politik,
atau wacana humor,
menjadi lahan yang
menyediakan banyak inspirasi
bagi kajian-kajian berbasis pragmatik.
Tindak (tutur) perlukosi
merupakan salah satu
unsur implisit karena berkaitan
dengan daya pengaruh
atau efek atas
pilihan-pilihan yang dibuat
oleh penutur/penulis kepada mitra
tutur/pembacanya. Tulisan ini membahas wacana korupsi, jenis wacana yang didominasi
oleh makna informatif. Pilihan-pilihan jurnalis seperti menghukum, divonis,
melakukan tindak korupsi bersifat informatif belaka sehingga berdaya pengaruh
perlokutif rendah atau berdaya pragmatik
rendah. Analisis pragmatik
kritis mengindikasikan bahwa pilihan-pilihan semacam
itu tidak memperlihatkan keberpihakan jurnalis kepada rakyat bawah
sebagai segmen masyarakat yang paling
dirugikan oleh tindakan korupsi.
Tujuan tulisan ini ialah mendorong jurnalis
untuk lebih berempati kepada rakyat bawah dan untuk melakukan
pilihan-pilihan yang berdaya perlokutif lebih tinggi dalam
rangka menghadirkan efek
yang lebih keras
kepada sebagian segmen
pembacanya, yakni para koruptor.
Kata Kunci: daya
pengaruh perlokutif, daya
pragmatik, makna informatif,
makna komunikatif, pragmatik kritis
Penulis: B.R. Suryo Baskoro
Kode Jurnal: jpantropologidd140022

Artikel Terkait :
Jp Antropologi dd 2014
- PERUBAHAN, KEBUDAYAAN, DAN AGAMA: PERSPEKTIF ANTROPOLOGI KEKUASAAN
- HUBUNGAN SEGITIGA ANTARA BIROKRAT PENGUSAHA DAN POLITIKUS PARTAI DEMOKRASI LIBRAL (JIMINTOO) DALAM PEMILIHAN UMUM DI JEPANG
- SISTEM POLA PEWARISAN TRADISI MALAMANG DI KOTA PADANG
- TRADISI HAROA PADA ETNIK MUNA : FENOMENA BUDAYA DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA DI ERA GLOBAL
- IDENTIFIKASI POLA SOSIO-KULTURAL NYEGARA GUNUNG DI BALI UTARA (DALAM PERSPEKTIF TRIHITA KARANA)
- PLURALITAS DAN HETEROGENITAS DALAM KONTEKS PEMBINAAN KESATUAN BANGSA
- POTENSI PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM RANGKA PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH
- KONSEPTUALISASI TEORI MASLAHAH
- PERLINDUNGAN HUKUM PEMEGANG SAHAM MINORITAS PERUSAHAAN TERBUKA AKIBAT PUTUSAN PAILIT
- PENGELOLAAN DANA UMRAH BERBASIS INVESTASI
- ANALISIS KEWAJIBAN ALIH TEKNOLOGI DALAM INVESTASI ASING DI INDONESIA
- INSTRUCTIONAL DESIGN IN TEACHING ENGLISH FOR LAW (A PROJECT BASED LEARNING INSTRUCTION IN ENGLISH II FOR LAW SCIENCE DEPARTMENT)
- MOTIVASI KERJA DALAM RANAH LOKALITAS TEKS SUCI
- PLAGIAT DAN PEMBAJAKAN KARYA CIPTA DALAM HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL
- ASURANSI SYARIAH DAN GAGASAN AMANDEMEN UNDANG-UNDANG NOMOR 02 TAHUN 1992 TENTANG PERASURANSIAN
- UANG DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM
- ASPEK PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP IKLAN PENGOBATAN ALTERNATIF DAN TRADISIONAL
- MANAJEMEN PUBLIC RELATIONS SEBAGAI ALAT ETIKA KOMUNIKASI DALAM BISNIS ISLAM
- PENTINGNYA KEBERADAAN LPS BAGI NASABAH PENYIMPAN
- KHAZANAH SAINS DAN MATEMATIKA DALAM ISLAM
- PRAGMATISME PENYELENGGARAAN IBADAH HAJI DI INDONESIA
- DAMPAK EKONOMI AKIBAT KEJAHATAN KORUPSI PASCA REGULASI OTONOMI DAERAH
- HUKUM PAJAK DAN IMPLEMENTASINYA BAGI KESEJAHTERAAN RAKYAT
- AKSI BOIKOT PAJAK MENURUT HUKUM ISLAM
- KONSEP DASAR INVESTASI REKSADANA