PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CORE PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X SMAN 9 PADANG
Abstract: The research was
motivated by the lack of student’s mathematical communication ability class X
SMAN 9 Padang. This circumstances have an
impact on student’s mathematics learning outcomes. Therefore, the
research done by applying the Connecting, Organizing, Reflecting, Extending
(CORE) learning model that is expected to be oriented to student activity. This
research aims to determine whether mathematical communication ability of
students studying by applying CORE learning model better than mathematical
communication ability of students who studied with conventional learning in
class X SMAN 9 Padang. The design of the research was the randomized control
group only design where the population was the students of class X SMAN 9
Padang academic years 2013/2014. The research instrument was the final test in
the form of essays, while mathematical communication ability’s rubric used used
as a reference valuation. Hypothesis testing using t-test of the parties, the
value of t = 2.090 is greater than the table = 1.669. Because of the value of t
> t table then H0 is rejected and concluded that with the significant level
of 0.05, mathematical communication ability of students who learned mathematics
by applying CORE learning model better than mathematical communication ability
of students who learned with conventional learning in class X SMAN 9 Padang.
Penulis: Fadhila Al Humaira
Kode Jurnal: jpmatematikadd140380

Artikel Terkait :
Jp Matematika dd 2014
- PENURUNAN MODEL TRAFFIC FLOW BERDASARKAN HUKUM-HUKUM KESETIMBANGAN
- PENYELESAIAN PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL FOKKER-PLANCK DENGAN METODE GARIS
- KETERKAITAN ANTARA MODUL BEBAS DENGAN MODUL DILIHAT DARI SIFAT-SIFAT HOMOMORFISME MODUL
- KEAKURATAN SOLUSI PADA PERSAMAAN DIFUSI MENGGUNAKAN SKEMA CRANK-NICOLSON
- FAKTORISASI GRAF BARU YANG DIHASILKAN DARI PEMETAAN TITIK GRAF SIKEL PADA BILANGAN BULAT POSITIF
- DISKRITISASI PADA SISTEM PERSAMAAN DIFERENSIAL PARSIAL POLA PEMBENTUKAN SEL
- DESKRIPSI PENGARUH PARAMETER TERHADAP KESTABILAN PERILAKU SISTEM BANDUL GANDA SEDERHANA
- TEOREMA TITIK TETAP DI RUANG BANACH
- ANALISIS METODE BINOMIAL DIPERCEPAT PADA PERHITUNGAN HARGA OPSI EROPA
- MODEL PERGERAKAN TUMPAHAN MINYAK DI PERAIRAN SELAT SUNDA
- MODEL REGRESI LOGISTIK MULTINOMIAL UNTUK MENENTUKAN PILIHAN SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT ATAS PADA SISWA SMP
- PENERAPAN LOGIKA FUZZY DAN SEM UNTUK MENGUKUR KEDALAMAN SPIRITUAL DOSEN, KARYAWAN, DAN MAHASIS
- ANALISIS PERILAKU DINAMIK PADA SEL T CD4+ DAN SEL T CD8+ TERHADAP INFEKSI MIKOBAKTERIUM
- OPTIMASI PARAMETER NEURAL NETWORK PADA DATA TIME SERIES UNTUK MEMPREDIKSI RATA-RATA KEKUATAN GEMPA PER PERIODE (Studi Kasus Gempa Bumi di Maluku Utara)
- APLIKASI QUASIGROUP DALAM PEMBENTUKAN KUNCI RAHASIA PADA ALGORITMA HIBRIDA
- PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SEKOLAH MENENGAH ATAS DITINJAU DARI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KEMAMPUAN IPA
- PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN TEORI PEMBELAJARAN PERILAKU PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS
- MODEL DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR SISWA BERBASIS UJIAN NASIONAL: IMPLEMENTASI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA
- PENINGKATAN KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIK SISWA SMP DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH
- PERBEDAAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SMA DITINJAU DARI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DAN KEMAMPUAN BAHASA INGGERIS
- PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF, PERILAKU BERKARAKTER DAN PENGETAHUAN DASAR SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR
- PERBEDAAN HASIL BELAJAR DITINJAU DARI PEMBELAJARAN KOOPERATIF, PERILAKU BERKARAKTER DAN DISPOSISI MATEMATIS
- PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) DAN ASSESMEN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA KULIAH PROGRAM LINEAR
- MODEL DIAGNOSTIK KESULITAN BELAJAR SISWA BERBASIS UJIAN NASIONAL
- MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIK SISWA SMP MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN PROBLEM POSING