PENENTUAN KALOR DARI CAMPURAN ARANG TEMPURUNG KELAPA DENGAN CANGKANG KELAPA SAWIT DI TINJAU DARI PERBANDINGAN CAMPURANNYA
ABSTRAK: Telah dilakukan
penelitian untuk menentukan
nilai kandungan kalori
campuran arang tempurung kelapa
dengan cangkang kelapa
sawit dengan menggunakan
metode eksperimen.
Eksperimen ini menggunakan
alat Bom Kalorimeter
untuk mengukur parameter fisis
(nilai kalori, total
sulfur, kadar abu
total dan kadar
air total) bahan biomassa. Masing –
masing sampel diberikan tekanan dan volume yang sama. Sampel berasal dari
dua bahan baku
yang berbeda yaitu
arang tempurung kelapa
dan arang cangkang kelapa
sawit. Setelah diayak
pada sampel dilakukan
pencampuran dengan membuat
perbandingan setiap ukuran butiran yaitu 60 : 40 dan 40 : 60. Sampel A dan C merupakan campuran
arang tempurung kelapa
dengan arang cangkang
kelapa sawit untuk perbandingan 60 : 40 setiap ukuran masing-masing butiran,
sedangkan sampel B dan D merupakan
Campuran Arang tempurung kelapa dengan
arang cangkang kelapa sawit
untuk perbandingan 40
: 60 setiap
ukuran masing-masing butiran.
Hasil uji kualitas sampel
masing-masing untuk nilai
kandungan kalori, total
sulfur, kadar abu total dan kadar air total dapat diketahui bahwa sampel A
adalah 6.379 kal/g, 0,18 %, 1,43
% dan 8,00%, sampel B 5.732 kal/g, 0,22 %, 1,30 % dan
8,48 %, sampel C 5.787 kal/g, 0,20 %, 10,91 % dan 7,19 %,
dan sampel D
yaitu 5.395 kal/g, 0,20 %, 11,24 %, dan
l 7,07 %. Sampel A memiliki densitas butiran yang
besar, sehingga semakin padat butiran
sampelnya. Semakin padatnya bahan tersebut, maka semakin tinggi nilai kalor dari
arang tersebut. Keseluruhan data yang diperoleh menunjukkan bahwa sampel arang campuran
A memiliki kualitas yang lebih tinggi nilai kalornya dibandingankan dengan arang campuran lainnya, karena arang
sampel A memiliki nilai kandungan kalori
yang lebih tinggi.
Penulis: Doni Pandra,
Sugianto, Maksi Ginting
Kode Jurnal: jpfisikadd140393

Artikel Terkait :
Jp Fisika dd 2014
- PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN AKTIF TIPE KELOMPOK DISKUSI DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA LABSCHOOL UNTAD PALU
- PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN NOVICK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 SOJOL
- PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE (CLIS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 8 PALU
- PERBANDINGAN HASIL BELAJAR FISIKA ANTARA MODEL PEMBELAJARAN SELF REGULATED LEARNING (SRL) DENGAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 4 PALU
- PENERAPAN PENDEKATAN SAVI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 8 PALU
- Analisis Kemampuan Siswa Mengubah Representasi dalam Physics Problem Solving Pada Siswa SMA Kelas X
- PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI ROLE APPROACH TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KONSEP SUHU DAN PERUBAHANNYA DI SMP NEGERI 3 PALU
- Pengembangan Komik Berbasis Ethnoscience sebagai Media Pembelajaran Fisika SMP Pokok Bahasan Kalor
- PENERAPAN PENDEKATAN CTL BERBASIS PENILAIAN KINERJA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMK NEGERI 3 PALU
- Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning dalam Mengasah Kecerdasan Matematis-Logis terhadap Hasil Belajar pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Palu
- Penerapan Model Pembelajaran Interactive Engagement untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 4 Palu
- Analisis Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa Kelas X dalam Pokok Bahasan Dinamika Partikel
- PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT MENGGUNAKAN METODE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 2 DOLO
- PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PREDICT,DISCUSS, EXPLAIN, OBSERVE, DISCUSS, EXPLAIN TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 PALU
- PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXPERIENTIAL LEARNING TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA (FISIKA) PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 1 MARAWOLA
- Efektivitas Penambahan Getah Pelepah Pisang Kepok (Musa mcuminata balbisianacolla) pada Pigmen Kunyit (Curcuma domestica valet) untuk Mengatasi Kelunturan Kain
- UJI KUALITAS MINYAK GORENG BERDASARKAN INDEKS BIAS CAHAYA MENGGUNAKAN ALAT REFRAKTOMETER SEDERHANA
- ANALISIS CITRA PERMUKAAN THERMOCHROMIC LIQUID CRYSTAL BERDASARKAN NILAI STATISTIK HUE
- STUDI KOMPARASI SIFAT FOTOKATALIS DAN AGLOMERITAS NANOPARTIKEL TIO2 SEBAGAI PENGARUH DISPERSANT ETILEN GLIKOL DAN TRITON X 100 DALAM DIRT-FREE PAINT
- SIFAT MEKANIK KAYU LAPIS DENGAN VARIASI LAPISAN PENGISI DARI IRATAN BAMBU (GIGANTOCHLOA APUS KURZ)
- ANALISIS POLA INTERFERENSI CELAH BANYAK UNTUK MENENTUKAN PANJANG GELOMBANG LASER He-Ne DAN LASER DIODA
- PENENTUAN PROFIL KETEBALAN SEDIMEN LINTASAN KOTA MAKASSAR DENGAN MIKROTREMOR
- PENENTUAN KOEFISIEN SERAP BUNYI PAPAN PARTIKEL DARI LIMBAH TONGKOL JAGUNG
- IDENTIFIKASI NILAI HAMBAT JENIS ARANG KAYU, ARANG KULIT MANGGA, DAN ARANG KULIT PISANG: BAHAN ALTERNATIF PENGGANTI RESISTOR FILM KARBON
- PEMILIHAN JENIS BULIR POLIMER SEBAGAI PENYANGGA MATERIAL FOTOKATALIS TIO2