PENENTUAN NILAI FAKTOR TANAMAN KACANG PANJANG DAN MENTIMUN DENGAN METODE PETAK KECIL DAN USLE PADA TANAH ANDEPTS DI KEBUN KWALA BEKALA USU
ABSTRACT: One way to overcome
erosion is using vegetative methods, where its influence can be manifested by
the C factor. The best C factors used in determining the amount of erosion is
the value of C in the local area. This study was aimed to determine the value
of string bean and cucumber crop factors on the Andepts soil during April to
August 2013 using the method of small plots and USLE. Parameters used in
determining the C factor were the amount of erosion, the allowable erosion
rate, and the erosion hazard level. The results showed that the amount of
erosion on land without a crop was 0,46 ton (ha.year)-1,on cucumber land was
0,41 ton (ha.year)-1, on string bean land was 0,31 ton (ha.year)- 1. The amount
of allowable erosion
rate was 31
ton (ha.year)-1 . While
erosion hazard rate
on land without
a crop was
0,014; on cucumber land was 0,013
and on string bean land was 0,010 which include in low category. The value of
string bean crop factor using rainfall research data for 4 months and 10 years
data was 0,685 and 0,690 respectively. The value of cucumber crop factor using
rainfall research data for 4 months and 10 years data was 0,902 and 0,911
respectively
Penulis: Muhammad Eko
Hardiyansyah, Sumono, Saipul Bahri Daulay
Kode Jurnal: jppertaniandd140235

Artikel Terkait :
Jp Pertanian dd 2014
- MANAJEMEN RANTAI PASOK DAGING AYAM
- KAJIAN PEMANFAATAN PATI MODIFIKASI METODE FISIK PADA PEMBUATAN TODDLER COOKIES PREBIOTIK
- PENGUKURAN PREFERENSI KONSUMEN BAKSO
- ANALISA KARAKTERISTIK MANISAN KERING SALAK (SALACCA EDULIS) DENGAN LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI LARUTAN GULA
- PENGENDALIAN MUTU PADA PRODUKSI KERIPIK SUKUN
- KAJIAN POTENSI PENGGUNAAN BY PRODUCT INDUSTRI PERTANIAN DI KABUPATEN JEMBER SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOPELLET UNTUK BAHAN BAKAR ALTERNATIF
- PENINGKATAN ADDED VALUE KOPRA PUTIH DENGAN METODA INDIRECT DRYING
- PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN KUTAI TIMUR
- STRATEGI BERSAING PADA INDUSTRI KERUPUK AMPLANG
- OPTIMASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN KOPRA PUTIH DENGAN PEMANASAN TIDAK LANGSUNG (INDIRECT DRYING)
- MENDORONG DAYA SAING INDUSTRI DI MADURA MELALUI PENDEKATAN KLASTER INDUSTRI
- KARAKTERISTIK SENSORIS SUSU KETAPANG (TERMINALIA CATAPA L.) SUBTITUSI SUSU KEDELAI HIGH PROTEIN
- TINJAUAN DATA WAREHOUSE DALAM ANALISA KECELAKAAN KERETA API (STUDI KASUS DI PT. KAI DAOP IV SEMARANG)
- PERAMALAN PERMINTAAN KOMODITI PAPRIKA (CAPSICUM ANNUM) DI PT BIMANDIRI AGRO SEDAYA, LEMBANG
- PENGARUH JENIS GULA DAN PENAMBAHAN SARI BUAH ANGGUR PROBOLINGGO TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA, VIABILITAS BAKTERI YOGURT, DAN ORGANOLEPTIK YOGURT NON FAT
- PERBEDAAN KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK ROSELA-SIRSAK
- PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM ALGINAT SEBAGAI PENJERAT SEL Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP JUMLAH SEL YANG TERLEPAS DAN KARAKTER CARRIER
- SUBSTITUSI TERIGU DENGAN TEPUNG LABU KUNING TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK MUFFIN
- PERUBAHAN KADAR SENYAWA BIOAKTIF DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BERAS ORGANIK HITAM VARIETAS Jawa DENGAN PENGEMAS POLIPROPILEN SELAMA ENAM BULAN PENYIMPANAN
- SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK FLAKE BERAS MERAH DENGAN VARIASI SUHU PEREBUSAN DAN SUHU PENGERINGAN
- PENGARUH KONSENTRASI STABILIZER HPMC SS12 TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK MAYONESSUSU KEDELAI REDUCED FAT
- STUDI PENGGUNAAN KALSIUM KARBONAT ATAU TRIKALSIUM FOSFAT DAN KONSENTRASI AGAR TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK SOYGURT BERKALSIUM TINGGI
- PENGARUH VARIASI PROPORSI SARI BIT MERAH DAN SUSU UHT TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA, MIKROBIOLOGIS DAN SENSORIS YOGHURT
- PENGARUH LAMA PENYIMPANAN ADONAN BEKU TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK PUFF PASTRY YANG DISUBSTITUSI MODIFIED CASSAVA FLOUR
- KARAKTERISTIK CAKE BERAS RENDAH LEMAK DENGAN PENGGUNAAN PROPORSI GUM XANTHAN DAN NATRIUM KARBOKSIMETIL SELULOSA (Na-CMC)