PENGARUH KECEPATAN PADA BEBERAPA MODEL IMPLEMENTASI PENGOLAHAN LAHAN SAWAH
ABSTRACT: Analysis of these
wetland cultivating was aimed to obtain information on wetland cultivating
until ready for planting using a two-wheeltractor, calculating the effective
field capacity, field efficiency, and fuel consumption for cultivation until
the condition of the land ready for planting with working speed variations.
This study uses a factorial randomized block design with two factors.The first
factor was the treatment variation until ready for planting and the second
factor was the variation of speed (1m/s, 1,2m/s, and 1,4m/s). Parameters
measured were land cultivating capacity, fuel consumption, efficiency of tractors,
and economic analysis. Results of this study showed that the difference in
treatment until ready for planting had a significant effect on effective field
capacity, efficiency, and fuel consumption. The highest Effective Field
Capacity (EFC) of any cultivating until the rice fields ready for planting was
at a speed of 1.4m/s. The highest processing efficiency was obtained at a speed
of 1.4m/s. The greatest fuel consumption obtained in the second cultivation
pattern.
Penulis: Anwar Manik, Achwil
Putra Munir dan Saipul Bahri Daulay
Kode Jurnal: jppertaniandd140231

Artikel Terkait :
Jp Pertanian dd 2014
- MANAJEMEN RANTAI PASOK DAGING AYAM
- KAJIAN PEMANFAATAN PATI MODIFIKASI METODE FISIK PADA PEMBUATAN TODDLER COOKIES PREBIOTIK
- PENGUKURAN PREFERENSI KONSUMEN BAKSO
- ANALISA KARAKTERISTIK MANISAN KERING SALAK (SALACCA EDULIS) DENGAN LAMA PERENDAMAN DAN KONSENTRASI LARUTAN GULA
- PENGENDALIAN MUTU PADA PRODUKSI KERIPIK SUKUN
- KAJIAN POTENSI PENGGUNAAN BY PRODUCT INDUSTRI PERTANIAN DI KABUPATEN JEMBER SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOPELLET UNTUK BAHAN BAKAR ALTERNATIF
- PENINGKATAN ADDED VALUE KOPRA PUTIH DENGAN METODA INDIRECT DRYING
- PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI WILAYAH PESISIR KABUPATEN KUTAI TIMUR
- STRATEGI BERSAING PADA INDUSTRI KERUPUK AMPLANG
- OPTIMASI SUHU DAN WAKTU PENGERINGAN KOPRA PUTIH DENGAN PEMANASAN TIDAK LANGSUNG (INDIRECT DRYING)
- MENDORONG DAYA SAING INDUSTRI DI MADURA MELALUI PENDEKATAN KLASTER INDUSTRI
- KARAKTERISTIK SENSORIS SUSU KETAPANG (TERMINALIA CATAPA L.) SUBTITUSI SUSU KEDELAI HIGH PROTEIN
- TINJAUAN DATA WAREHOUSE DALAM ANALISA KECELAKAAN KERETA API (STUDI KASUS DI PT. KAI DAOP IV SEMARANG)
- PERAMALAN PERMINTAAN KOMODITI PAPRIKA (CAPSICUM ANNUM) DI PT BIMANDIRI AGRO SEDAYA, LEMBANG
- PENGARUH JENIS GULA DAN PENAMBAHAN SARI BUAH ANGGUR PROBOLINGGO TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA, VIABILITAS BAKTERI YOGURT, DAN ORGANOLEPTIK YOGURT NON FAT
- PERBEDAAN KONSENTRASI KARAGENAN TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK JELLY DRINK ROSELA-SIRSAK
- PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM ALGINAT SEBAGAI PENJERAT SEL Lactobacillus acidophilus FNCC 0051 DAN LAMA PENYIMPANAN TERHADAP JUMLAH SEL YANG TERLEPAS DAN KARAKTER CARRIER
- SUBSTITUSI TERIGU DENGAN TEPUNG LABU KUNING TERHADAP SIFAT FISIK DAN ORGANOLEPTIK MUFFIN
- PERUBAHAN KADAR SENYAWA BIOAKTIF DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BERAS ORGANIK HITAM VARIETAS Jawa DENGAN PENGEMAS POLIPROPILEN SELAMA ENAM BULAN PENYIMPANAN
- SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK FLAKE BERAS MERAH DENGAN VARIASI SUHU PEREBUSAN DAN SUHU PENGERINGAN
- PENGARUH KONSENTRASI STABILIZER HPMC SS12 TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK MAYONESSUSU KEDELAI REDUCED FAT
- STUDI PENGGUNAAN KALSIUM KARBONAT ATAU TRIKALSIUM FOSFAT DAN KONSENTRASI AGAR TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK SOYGURT BERKALSIUM TINGGI
- PENGARUH VARIASI PROPORSI SARI BIT MERAH DAN SUSU UHT TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA, MIKROBIOLOGIS DAN SENSORIS YOGHURT
- PENGARUH LAMA PENYIMPANAN ADONAN BEKU TERHADAP SIFAT FISIKOKIMIA DAN ORGANOLEPTIK PUFF PASTRY YANG DISUBSTITUSI MODIFIED CASSAVA FLOUR
- KARAKTERISTIK CAKE BERAS RENDAH LEMAK DENGAN PENGGUNAAN PROPORSI GUM XANTHAN DAN NATRIUM KARBOKSIMETIL SELULOSA (Na-CMC)