Pengaruh Serat Lokal Terhadap Kuat Tekan dan Kuat Lentur ReactivePowder Concrete dengan Teknik Perawatan Penguapan
Abstrak: Penelitian yang
dilakukan adalah mempelajari penggunaan serat baja produksi dalam negeri
sebagai bahan campuran pada pembuatan Reactive Powder Concrete (RPC), guna
mengurangi ketergantungan serat baja import yang biasa digunakan dalam
pembuatan RPC. Volume serat baja yang digunakan dalam penelitian ini adalah
0,0%, 1,0%, 1,5 % dan 2,0%, sedangkan perbandingan antara panjang serat
terhadap diameternya atau disebut sebgai aspek rasio (l/d) masing-masing adalah
50, 75 dan 100. Benda uji berupa silinder dengan diameter 75,0 mm, panjang
150,0 mm dan balok berukuran 100,0mm x 100,0mm x 350,0 mm. Dalam proses
perawatan seluruh benda uji direndam dalam air selama 3 hari pada temperatur
20oC dilanjutkan dengan penguapan bertemperatur 90oC selama 8 jam. Pengujian
dilakukan terhadap kuat tekan dan kuat lentur (modulus of rupture) setelah
beton berumur 28 hari. Hasil pengujian menunjukkan, dengan diameter serat
sebesar 0,3 mm berakibat pada penurunan nilai kuat tekan RPC, sebaliknya
terjadi peningkatan yang sangat besar terhadap kuat lentur RPC yaitu sebesar
300% - 400%. Kuat tekan dan kuat lentur optimum terjadi pada volume serat 1,5%
dan aspek rasio l/d = 75 dengan nilai masing-masing adaalah 89,36 MPa dan 27,01
MPa.
Penulis: Widodo Kushartomo, Daniel
Christianto
Kode Jurnal: jptsipildd150026

Artikel Terkait :
Jp Teknik Sipil dd 2015
- PREDIKSI BEBAN SEDIMENTASI WADUK SELOREJO MENGGUNAKAN DEBIT EKSTRAPOLASI DENGAN RANTAI MARKOV
- FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA MANAJER PROYEK PADA PROYEK KONSTRUKSI
- KORELASI ANTARA TEMPERATUR PEMADATAN PADA CAMPURAN ASPAL BETON HASIL DAUR ULANG TERHADAP STABILITAS MARSHALL
- PENGARUH PEMBERIAN JUMLAH DAN RASIO (L/D) SERAT BENDRAT TERHADAP SIFAT MEKANIK BETON
- EVALUASI RUTE ANGKUTAN KOTA BERBASIS KEBUTUHAN PERGERAKAN MASYARAKAT DENGAN METODE (GIS) DI KOTA MALANG
- PEMAHAMAN SISWA SMA TENTANG ARTI MARKA JALAN DAN PERATURAN LALU LINTAS
- ANALISIS PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA STRUKTUR PELAT LANTAI KONVENSIONAL DENGAN SISTEM FLOOR DECK
- KAJIAN KETERSEDIAAN LAHAN DITINJAU DARI RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN KAMPUS BERKELANJUTAN (STUDI KASUS DI BEBERAPA LOKASI KAMPUS FKIP UNS)
- PENGARUH PENAMBAHAN SATU LANTAI TINGKAT TERHADAP KEAMANAN PORTAL GEDUNG BETON BERTULANG TIGA LANTAI
- REHABILITASI SALURAN TARUM BARAT TERKAIT TATA RUANG WILAYAH JABODETABEK
- ANALISIS KELAYAKAN TARIF AIR BERDASARKAN PENGEMBALIAN BIAYA PENUH DAN SENSITIVITAS NPV
- PENGARUH KOLOM PASIR TERHADAP KONSOLIDASI TANAH LEMPUNG LUNAK
- PENAMBAHAN ABU JERAMI DAN ABU SEKAM PADI PADA CAMPURAN BATU BATA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS DAN EFISIENSI PRODUKSI BATU BATA INDUSTRI TRADISIONAL
- ANALISIS PONDASI BORED PILE DENGAN PRINSIP PROBABILITAS (STUDY KASUS PROYEK HOTEL QUEST SOLO)
- KINERJA KA SANCAKA KELAS EKSEKUTIF DAN KELAS BISNIS DITINJAU DARI KEPUASAN PENGGUNANYA
- PENGARUH LINGKUNGAN KLIEN DALAM INTEGRASI “SUPPLY CHAIN” PADA PROYEK KONSTRUKSI
- KAJIAN QUANTITY SURVEYOR PADA TAHAP PRE CONTRACT DAN POST CONTRACT STUDY KASUS PROYEK AD-PREMIER OFFICE – JAKARTA
- KARAKTERISTIK SIFAT MEKANIS TANAH LEMPUNG TERHADAP KADAR AIR (KAMPUS UNAND LIMAU MANIS PADANG)
- IDENTIFIKASI DAN ANALISIS KERUSAKAN GARIS PANTAI TANJUNG PASIR DI KABUPATEN TANGERANG, BANTEN
- Analisis Konsolidasi dengan Menggunakan Metode Preloading dan Vertical Drain pada Areal Reklamasi Proyek Pengembangan Pelabuhan Belawan Tahap II
- Perkiraan Distribusi Pergerakan Penumpang di Provinsi Jawa Barat Berdasarkan Asal Tujuan Transportasi Nasional
- Analisis Kinerja Fondasi Kelompok Tiang Bor Gedung Museum Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia
- Rencana Anggaran Biaya Pekerjaan Peningkatan Jalan Seksi II Rancabuaya KM.BD.111+450 – 114+850
- Studi Optimalisasi Saluran Sekunder Reijam Kabupaten Karawang menggunakan Perangkat Lunak HECRAS
- Kajian Perilaku Lentur Perbaikan Balok Beton Bertulang dengan Metode External Prestressing