PENGENDALIAN PROYEK DENGAN METODE KESEIMBANGAN GARIS (Line of Balance)
ABSTRAK: Beberapa proyek
memiliki beberapa unit pekerjaan yang serupa ataupun persis sama di lapangan.
Proyek multi-unit ini digolongkan sebagai aktivitas-aktivitas yang berulang
yang dalam banyak kasus muncul dari perincian aktivitas-aktivitas umum kedalam
aktivitas-aktivitas khusus. Tujuan penyusunan tugas akhir ini adalah melakukan
pengintegrasian Metode Keseimbangan Garis (Line of Balance) ke dalam kasus yang
umum dan sederhana untuk menjamin penggunaan sumberdaya yang berkelanjutan
secara terus menerus tanpa adanya slag time dari waktu pekerjaan satu ke
pekerjaan lain. Dalam studi ini dilakukan perubahan penjadwalan proyek ke dalam
diagram Line of Balance (LoB), LoB diaplikasikan dengan cara menggeser garis
produksi dengan memberikan buffer time untuk tiap aktivitasnya untuk
menghindari adanya konflik. Dari hasil pengolahan data dengan menggunakan
metode Line of Balance (LoB), didapatkan hasil yang berbeda. Pada time schedule
yang tersedia diperoleh durasi 20 minggu untuk penyelesaian 1 couple (2 unit)
rumah. Berikutnya jika tidak menggunakan metode Line of Balance (LoB) untuk 3
couple (6 unit) rumah diperlukan waktu 60 minggu untuk menyelesaikannya,
sedangkan jika menggunakan metode Line of Balance (LoB) diperlukan waktu 58
minggu. Dari diagram LoB juga dapat dilihat adanya sumberdaya yang terus
menerus bekerja dengan pengoptimalan yang sebaik mungkin. Hal ini diperoleh
dengan menggabungkan beberapa aktivitas, khususnya pada aktivitas untuk lantai
1 dan lantai 2 pada tiap unit rumah yang paling berpengaruh terhadap total
durasi proyek.
Penulis: Gustina Arifin
Prawira
Kode Jurnal: jptsipildd140322

Artikel Terkait :
Jp Teknik Sipil dd 2014
- PERENCANAAN PENGEMBANGAN BANDAR UDARA DI KABUPATEN NABIRE
- PENGARUH PEMANFAATAN ABU TERBANG (FLY ASH) DARI PLTU II SULAWESI UTARA SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN BETON
- PENGARUH DIMENSI BENDA UJI TERHADAP KUAT TEKAN BETON
- KUAT TARIK LENTUR BETON GEOPOLYMER BERBASIS ABU TERBANG (FLY ASH)
- KUAT TARIK BELAH BETON GEOPOLYMER BERBASIS ABU TERBANG (FLY ASH)
- ANALISA PERSIMPANGAN TIDAK BERSINYAL MENGGUNAKAN PROGRAM aaSIDRA (STUDI KASUS PERSIMPANGAN JALAN 14 FEBRUARI – JALAN TOLOLIU SUPIT – JALAN BABE PALAR, KOTA MANADO)
- PENERAPAN METODE LEAN PROJECT MANAGEMENT DALAM PERENCANAAN PROYEK KONSTRUKSI (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN GEDUNG MANTOS TAHAP III)
- ANALISA PORTAL DENGAN DINDING TEMBOK PADA RUMAH TINGGAL SEDERHANA AKIBAT GEMPA
- EVALUASI BALOK DAN KOLOM PADA RUMAH SEDERHANA
- PENGARUH EKSENTRISITAS PUSAT MASSA BANGUNAN BETON BERTULANG TERHADAP RESPONS STRUKTUR AKIBAT BEBAN GEMPA
- PENGARUH VARIASI KADAR SUPERPLASTICIZER TERHADAP NILAI SLUMP BETON GEOPOLYMER
- KUAT TEKAN BETON GEOPOLYMER BERBAHAN DASAR ABU TERBANG (FLY ASH)
- NILAI KUAT TARIK BELAH BETON DENGAN VARIASI UKURAN DIMENSI BENDA UJI
- KAJIAN PENERAPAN HARGA SATUAN SNI DAN HARGA SATUAN JADI DI KOTA MANADO
- KUAT TEKAN MORTAR DENGAN MENGGUNAKAN ABU TERBANG (FLY ASH) ASAL PLTU AMURANG SEBAGAI SUBSTITUSI PARSIAL SEMEN
- PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KAWASAN PERUMAHAN GRIYA PEMULA (WELONG ABADI) KECAMATAN PALDUA MANADO
- PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI KECAMATAN POSO KOTA SULAWESI TENGAH
- ANALISIS POTENSI SUNGAI ATEP OKI SERTA DESAIN DASAR BANGUNAN SIPIL UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA AIR
- STUDI NILAI PRODUKTIVITAS PEKERJAAN PONDASI BORED PILE
- FAKTOR DOMINAN PENENTUAN PEMENANG LELANG PADA SISTEM GUGUR DI KOTA BANDA ACEH
- PERBANDINGAN KUAT TEKAN SILINDER TAK TERKEKANG DENGAN CONE INDEKS PADA TANAH DICAMPUR DENGAN SEMEN
- PENILAIAN TINGKAT RISIKO BENCANA TSUNAMI UNTUK KAWASAN KOTA BANDA ACEH BERDASARKAN SKENARIO TSUNAMI DESEMBER 2004
- ANALISIS STABILITAS LERENG PADA RUAS JALAN BLANGKEJEREN - AWEAUNAN KABUPATEN GAYO LUES PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM
- PEMETAAN DAYA DUKUNG TANAH DIBEBERAPA DAERAH ACEH BESAR MENGGUNAKAN DATA CONE PENETRATION TEST
- PENGARUH EROSI LAHAN TERHADAP ANGKUTAN SEDIMEN MELAYANG KECAMATAN LHOONG KABUPATEN ACEH BESAR