Metode Perlakuan Pendahuluan untuk Penyimpanan Benih Melur pada Suhu Sangat Rendah Pretreatment Method of Melur Seeds Storing at Extreme Low Temperature
Abstract: Cryopreservation is
a method of long term storage in which an extremely low temperature of nitrogen
liquid (-196oC) being
used to preserve
seeds of recalcitrant
characteristics. The study
was aimed to determine
the standard protocol
of vitrivication in
melur (Podocarpus neriifolius)
seeds storing in various
cryoprotectans. The use
of sucrose PVS2
and DMSO as
a cryoprotectan were
employed to protect the
regularly-desiccated seeds during preserving in liquid nitrogen for 1 hour.
Evaluation was made on the
viability by germinating
the seeds in
green house. Randomized
completely design of 3 factors was
used in this
study. The results revealed that
seed moisture content
was 53% after being desiccated using
vaccuum-desicator for 24
hours and showed
more than 85%
of germination, in average. Vitrivicated seeds in DMSO for 2
hours performed 66.67% germination. Meanwhile, seeds in sucrose and PVS2 for 1
hour reached of 53.33% and 25.33% of germination, respectively. Preservation in
liquid nitrogen for 1 hour did not succeed to keep any treated seeds as there
was no germination found during
viability testing.
Penulis: Dida Syamsuwida dan
Aam Aminah
Kode Jurnal: jpkehutanandd080079

Artikel Terkait :
Jp Kehutanan dd 2008
- MODEL PENDUGAAN ISI POHON Agathis loranthifolia Salisb DI KESATUAN PEMANGKUAN HUTAN KEDU SELATAN, JAWA TENGAH
- POTENSI PENGEMBANGAN MAMAR SEBAGAI MODEL HUTAN RAKYAT DALAM REHABILITASI LAHAN KRITIS DI TIMOR BARAT
- PENGARUH DOSIS SERBUK SPORA CENDAWAN Scleroderma citrinum Persoon DAN KOMPOSISI MEDIA TERHADAP PERTUMBUHAN TUSAM DI PERSEMAIAN
- PENGARUH PEMBERIAN LIMBAH PEMELIHARAAN ULAT SUTERA TERHADAP PRODUKSI DAUN MURBEI
- INTENSITAS DAN MOTIVASI MASYARAKAT DALAM PENGAMBILAN TUMBUHAN HUTAN SECARA ILEGAL DI SEKSI KONSERVASI WILAYAH II TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO
- PENGARUH PERILAKU PENGUNJUNG TERHADAP JUMLAH KUNJUNGAN DI TAMAN WISATA ALAM PUNTI KAYU PALEMBANG
- PENERAPAN MODEL ANSWERS UNTUK PENDUGAAN LIMPASAN DAN HASIL SEDIMEN PADA SUB DAS KAWASAN HUTAN PINUS DI GOMBONG, JAWA TENGAH: STUDI PENDAHULUAN
- BIOMASA DAN KANDUNGAN KARBON PADA HUTAN PRODUKSI DI CAGAR BIOSFER PULAU SIBERUT, SUMATERA BARAT
- KAJIAN KAWASAN HUTAN TEBANGAN DARI PERSPEKTIF PENGELOLAAN HUTAN LESTARI DI PT. HUTAN SANGGAM LABANAN LESTARI, KALIMANTAN TIMUR
- PENGARUH JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DIAMETER Shorea parvifolia Dyer.
- PERKEMBANGAN KOLONI Apis mellifera L. YANG DIBERI TIGA FORMULA KEDELAI SEBAGAI PAKAN BUATAN PENGGANTI SERBUKSARI
- KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN SEBAGAI PESTISIDA ALAMI DI SAVANA BEKOL TAMAN NASIONAL BALURAN
- KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN PADA BERBAGAI TIPE HUTAN UNTUK MENDUKUNG PENGELOLAAN ZONA RIMBA DI TAMAN NASIONAL BATANG GADIS
- BIOMASSA LANTAI HUTAN DAN JATUHAN SERASAH DI KAWASAN MANGROVE BLANAKAN, SUBANG, JAWA BARAT
- KARBON TANAH DAN PENDUGAAN KARBON TEGAKAN Avicennia marina (Forsk.) Vierh. DI CIASEM, PURWAKARTA
- KARAKTERISTIK VEGETASI HABITAT BEKANTAN (Nasalis larvatus Wurmb) DI DELTA MAHAKAM, KALIMANTAN TIMUR
- KERAGAMAN DAN POTENSI JENIS SERTA KANDUNGAN KARBON HUTAN MANGROVE DI SUNGAI SUBELEN SIBERUT, SUMATERA BARAT
- PENGARUH DOSIS DAN FREKUENSI APLIKASI PEMUPUKAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT Shorea ovalis Korth
- ASPEK EKONOMI SISTEM KOFFCO MENUJU ALIH TEKNOLOGI KE SEKTOR SWASTA KEHUTANAN
- PENGARUH BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN TERHADAP KUALITAS AIR SUNGAI DI KAWASAN HUTAN PINUS DI GOMBONG, KEBUMEN, JAWA TENGAH
- KERAGAMAN POTENSI TUMBUHAN BERGUNA DI CAGAR ALAM MANDOR, KALIMANTAN BARAT
- STATUS POPULASI DAN HABITAT BURUNG DI BKPH BAYAH, BANTEN
- ANALISIS FINANSIAL USAHA LEBAH MADU Apis mellifera L.
- PENDEKATAN MODEL SISTEM DALAM KEBIJAKAN PENGELOLAAN POPULASI RUSA (Cervus timorensis Mul. & Schl. 1844) DI TAMAN NASIONAL BALURAN
- PENGARUH JENIS MEDIA DAN PUPUK NITROGEN, POSFOR, DAN KALIUM (NPK) TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT POHON PENGHASIL GAHARU JENIS KARAS