KUASA DAN KEKERASAN: KELEMBAGAAN PREMANISME YOGYAKARTA PASKA REFORMASI
Abstract: After “Reformasi”,
the state lost
his governability that
implicate frozen democracy. Frozen
democracy represent the
terms which snugly to depict the resignment of state in
social politics arena in society so that creater vacuum of power nowadays. This
opportunity later then generate to attend the non state actors to exploit
that’s for the sake of person and also
groups. For the
reason later then
happen contestation in reaching for the
power by using
violence as instrument.
As for this
violence is happened by as
existing state deligimation to making prosperity function so that generate the
informal power in society especially
urban society. “Preman” as informal violence actor realize vacuum of
power in society with forming organizational assorted. By defining democratize
their own version, “preman” tried
to run the
prosperity function among
them in violence logic
with their repressive
and intimidation act.
Therefore by adopting the
seminal concept of
structural - violence in
the Johan Galtung’ violence
theory, this paper endeavors
to analyse the
violence logic in informal
power conducted by
“preman” in dynamics
of urban society.
Penulis: Wasisto Raharjo Jati
Kode Jurnal: jpsosiologidd120250

Artikel Terkait :
Jp Sosiologi dd 2012
- PERSEPSI MASYARAKAT PETANI KELAPA TERHADAP PENDIDIKAN TINGGI ANAK DI KECAMATAN SIBERUT BARAT, KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI
- KECENDRUNGAN MASYARAKAT MEMBELI LAHAN SENGKETA DI KECAMATAN VII KOTO KABUPATEN TEBO JAMBI
- PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT PASCA PENGEMBANGAN WISATA BAHARI DI KEPULAUAN SIKAKAP, KABUPATEN MENTAWAI
- PASANG SURUT SOSIAL EKONOMI PETANI CENGKEH DI NAGARI KOTO ANAU, KEC. LEMBANG JAYA, KAB. SOLOK 1960-2011
- DAMPAK SOSIAL KONFLIK ETNIK DI KINALI 1999-2010
- KEHIDUPAN SOSIAL EKONOMI PETANI NILAM DI DESA TAIKAKO, KEC. SIKAKAP, KAB. KEPULAUAN MENTAWAI
- ARTI PENTING UPACARA PATUNG MBIS DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT ASMAT
- PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI DI MANOKWARI (1898 – 1962)
- ANALISIS KEMAMPUAN DANA BAGI HASIL DAN DANA ALOKASI UMUM DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN BELANJA DAERAH KABUPATEN KEEROM
- DAMPAK NEGATIF DARI PERKAWINAN TUKAR TERHADAP KESEHATAN MASYARAKAT KAMPUNG YADAUW DISTRIK KAUREH KABUPATEN JAYAPURA
- SEBELAS TAHUN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN OTONOMI KHUSUS DI TANAH PAPUA : ISU, TARGET DAN UPAYA PERBAIKAN
- KENDALA ADAPTASI NELAYAN LOKAL TERHADAP TEKNOLOGI PERIKANAN TANGKAP DI KELURAHAN HAMADI KOTA JAYAPURA
- PERJUANGAN HAK EKOLOGIS KOMUNITAS PETANI
- PUAR CAMA UNTUK ANAK CUCU: Kearifan Lokal Untuk Sustainability Forest di Manggarai Barat
- BERTANI DI DUA KOTA ASIA: Menarik Pelajaran dari Jakarta dan Manila
- ISLAM DAN LINGKUNGAN
- POLITIK EKOLOGI: Ramah Lingkungan Sebagai Pembenaran
- KONTESTASI RUANG: Tinjauan Sosiologis Terhadap Keadilan Ekologis
- ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BERWIRAUSAHA DI KOTA PEKANBARU
- COPING STRATEGY PADA KONDISI DARURAT BENCANA: PEMBELAJARAN DARI MASYARAKAT BANTUL MENGHADAPI GEMPA
- PARTISIPASI MASYARAKAT SEBUAH INVESTASI UNTUK MENJAGA HRQOL PADA PEREMPUAN
- MENYONGSONG KEBIJAKAN PENDIDIKAN MENENGAH UNIVERSAL: PEMBELAJARAN DARI IMPLEMENTASI WAJAR DIKDAS 9 TAHUN
- ANALISIS FERTILITAS PENDUDUK: PROVINSI BENGKULU
- ADVOCACY GROUPS FOR INDONESIAN WOMEN MIGRANT WORKERS’ PROTECTION
- NELAYAN DAN PERTARUNGAN TERHADAP SUMBER DAYA LAUT