KOI HERPES VIRUS SEBAGAI PENYEBAB KEMATIAN MASSAL Cyprinus carpio koi DI INDONESIA
ABSTRAK: Penyebab utama
kematian ikan koi adalah karena Koi
Herpes Virus (KHV) yang bisa dideteksi dengan metode Polymerase Chain Reaction (PCR)
dan transmission electron microscope
(TEM). Dari hasil penelitian beberapa ikan air tawar yang sering hidup
di sekitar kolam koi adalah lele Clarias
batrachus, nila Oreochromis
niloticus, komet Macropinna
microstoma dan koki
Carrasius auratus tidak
terinfeksi KHV. Hanya ikan koi saja yang mati (100%) dalam jangka waktu
48-72 jam akibat infeksi KHV sehingga inang dari KHV adalah ikan koi (Cyprinus
carpio koi). KHV di luar tubuh inangnya hanya bertahan selama 4 jam di air dan
lumpur yang diambil dari tempat budidaya koi. Juga ditemukan virus-like
particles pada insang koi yang sakit karena terinfeksi oleh KHV.
Kata kunci: Koi herpes virus,
Cyprinus carpio koi, kematian massal, Polymerase Chain Reaction (PCR),
transmission electron microscope
Penulis: Sri Oetami Madyowati,
Sumaryam, A Kusyairi dan Hari Suprapto
Kode Jurnal: jpbiologidd120536

Artikel Terkait :
Jp Biologi dd 2012
- Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi melalui Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS) Pada Siswa Kelas XI IPA 2 SMA Negeri 1 Mangkutana
- Analisis Kesesuaian antara Instrumen Evaluasi Formatif dengan Tujuan Kognitif Pembelajaran Biologi di SMP Negeri 1 Watansoppeng
- Keragaman Morfologi Hydriastele (Palmae) Endemik Sulawesi di Kawasan Hutan Danau Matano, Soroako
- Identifikasi Genus Fitoplankton Pada Salah Satu Tambak Udang di Desa Bontomate’ne Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep
- Studi Motivasi Siswa SMP dan Sederajat Se-Kota Makassar Terhadap mata Pelajaran Biologi
- Pengaruh Variasi Starter Terhadap Kualitas Yoghurt Susu Sapi
- Pythososiologi Tumbuhan Bawah di Desa Tabo-Tabo, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan
- Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Berbasis Macromedia Flash pada Konsep Sistem Reproduksi Manusia
- Analisis Motivasi Berprestasi Siswa SMAN 8 Makassar dalam Belajar Biologi
- Induksi Kalus Embriogenik Pada Wortel (Daucus carota L.) Menggunakan 2,4-Dichlorophenoxyacetic Acid (2,4-D)
- ANALISIS PERUBAHAN POLA GENETIK EMPAT GENERASI MANGGIS (Garcinia mangostana L.) BERDASARKAN MARKA ISSR
- PENGARUH BEBERAPA PAKET PEMUPUKAN DAN AMELIORASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) DI KAWASAN PENGEMBANGAN LAHAN GAMBUT
- POTENSI Enterolobium cyclocarpum (Willd.) Griseb DAN Centrosema pubescens Benth. SEBAGAI AKUMULATOR PENCEMAR MERKURI
- SIFAT ANTIOKSIDAN, KANDUNGAN FENOLAT TOTAL dan FLAVONOID TOTAL EKSTRAK KULIT BATANG MERTAPANG (Terminalia copelandii Elmer)
- SPATIAL MODEL OF SUMATRAN TIGER (Panthera tigris sumatrae) POTENTIAL HABITAT SUITABILITY IN BUKIT BARISAN SELATAN NATIONAL PARK, INDONESIA
- ANALISA VEGETASI TEMPAT TUMBUH Hoya purpureofusca Hook.f. DI RESORT SELABINTANA, TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE-PANGRANGO
- SEBARAN DAN HABITAT KUKANG JAWA (Nycticebus javanicus) DI AREA PERKEBUNAN SAYUR GUNUNG PAPANDAYAN, KABUPATEN GARUT
- ANALISA KANDUNGAN LOVASTATIN, PIGMEN DAN CITRININ PADA FERMENTASI BERAS IR-42 DENGAN MUTAN Monascus purpureus
- CEKAMAN OKSIDASI SEL KHAMIR Candida tropicalis YANG DIPERLAKUKAN DENGAN PARASETAMOL DAN ANTIOKSIDAN (+)-KATEKHIN
- Penentuan Struktur Vegetasi Tumbuhan Herba dengan Menggunakan Program R
- Analisis Kadar Likopen dan Uji Aktivitas antioksidan pada Tomat Asal Sulawesi Selatan
- Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berorientasi Model Pembelajaran Kooperatif Think-Pair-Share Dipadukan dengan Mind Mapping untuk Siswa SMP
- Pengaruh Suplementasi Zat Besi (Fe) Terhadap Kadar Ferritin Darah Atlet wanita Saat Menstruasi
- Standar Operasional Prosedur (SOP) Perpustakaan Jurusan Biologi FMIPA UNM untuk Peningkatan Pelayanan Pengunjung