Simulasi Numerik Perpindahan Panas 2 Dimensi Pada Proses Pendinginan Tembaga Murni Dengan Variasi Cetakan Pasir Dan Mullite Menggunakan Pendekatan Beda Hingga
Abstract: Heat transfer
simulation on cooling process of pure copper was performed to determine the
conduction heat transfer that propagate through the sand mold or mold mullite
with convection boundary conditions. Simulation is done by solving the equation
set conduction with convection boundary conditions using a finite difference
approach. The finite difference approach is done by solving the equation
conduction of heat transfer by ADI method for the calculation of the 2
dimentions of conduction equations. The finite difference method is solved by
Fortran Power Station 4.0 and Matlab 7.8 software. The simulation results is
show that pure copper cooled using mullite mold will cool faster than pure
copper that is cooled using sand molds. This is due to the different properties
of sand and mullite.
Penulis: Joko Supriyanto, Eko
Prasetya Budiana, Purwadi Joko Widodo
Kode Jurnal: jptmesindd140495

Artikel Terkait :
Jp Teknik Mesin dd 2014
- RANCANG BANGUN ROBOT KRI 2012
- OPTIMASI MASSA RANGKA KENDARAAN ELEKTRIK PENGANGKUT SAMPAH DENGAN SIMULASI METODE ELEMEN HINGGA
- EVALUASI BESAR BUTIR TERHADAP SIFAT MEKANIS CuZn70/30 SETELAH MENGALAMI DEFORMASI MELALUI CANAI DINGIN
- PERANCANGAN KONSTRUKSI PADA SEGWAY
- STRESS ANALYSIS PADA HORIZONTAL AXIS WIND TURBINE BLADE
- PERANCANGAN SEMI GANTRY CRANE KAPASITAS 10 TON DENGAN BANTUAN SOFTWARE
- PERANCANGAN GANTRY CRANE KAPASITAS 10 TON DENGAN BANTUAN SOFTWARE
- DINAMIKA KENDARAAN JALAN LURUS PADA GEROBAK LISTRIK PENGANGKUT SAMPAH KAPASITAS 2 m3
- EVALUASI DESAIN TERMAL KONDENSOR PLTN TIPE PWR MENGGUNAKAN PROGRAM SHELL AND TUBE HEAT EXCHANGER DESIGN
- PERANCANGAN SISTEM ANGKAT FORKLIFT DENGAN KAPASITAS ANGKAT 7 TON
- ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA PERANGKAT BAHAN BAKAR PLTN TIPE PWR AP 1000 DAN PWR 1000 MWe TIPIKAL DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM KOMPUTER
- UJI EKSPERIMENTAL MESIN PENDINGIN BERPENDINGIN AIR DENGAN MENGGUNAKAN REFRIGERAN R22 DAN REFRIGERAN R407C
- SISTEM KONTROL PADA KENDARAAN RODA DUA BERPENGGERAK HIBRIDA
- PENGENDALIAN MODUL PROCESSING BEBASIS SEQUENTIAL FUNCTION CHART (SFC)
- PERANCANGAN PROTOTIPE KENDARAAN LISTRIK BERODA TIGA
- PERANCANGAN COWPER GUNA PEMANFAATAN GAS BUANG PELEBURAN LOGAM
- UJI EKSPERIMENTAL MESIN PENDINGIN BERPENDINGIN UDARA, DENGAN MENGGUNAKAN REFRIGERAN R22 DAN REFRIGERAN R407C
- ANALISIS KINERJA COOLANT PADA RADIATOR
- METODE PENURUNAN RESPON DINAMIK SISTEM POROS-ROTOR DENGAN PEREDAM VISCOUS ROTARY
- PENGENDALIAN MODUL ROTARY HANDLING STATION BEBASIS SEQUENTIAL FUNCTION CHART (SFC)
- PENGARUH KADAR DROMUS OIL DALAM MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO BAJA ST 60 YANG MENGALAMI PROSES HARDENING TEMPERING
- METODE PEMBELAJARAN REWINDING MOTOR 1 FASA (POMPA AIR) PADA MATA KULIAH PRAKTEK PEMELIHARAAN MOTOR LISTRIK
- MENINGKATKAN PRESTASI KERJA BANGKU DENGAN PENERAPAN ERGONOMI
- ANALISIS HASIL PENGECORAN LOGAM AL-SI MENGGUNAKAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI PENGIKAT PASIR CETAK
- PENGARUH PEMASANGAN FAN AXIAL DI DALAM INTAKE MANIFOLD DAN VARIASI PUTARAN MESIN TERHADAP UNJUK KERJA DAN EMISI GAS BUANG PADA SEPEDA MOTOR YAMAHA VEGA ZR 11O CC