EVALUASI KADAR AIR DAN JUMLAH BAKTERI PADA TELUR ASIN ASAP (SMOKED SALTY EGG) DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN BAKAR SEKAM PADI
ABSTRAK: Penelitian bertujuan
untuk mengevaluasi kadar air dan jumlah bakteri pada telur asin asap dengan
menggunakan bahan bakar sekam padi. Pengambilan data untuk penelitian
dilaksanakan tanggal 31 Mei sampai 23 Juni 2012 di Laboratorium Teknologi Hasil
Ternak dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan,
Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Materi penelitian yang digunakan
adalah 60 butir telur itik umur satu hari dengan rataan bobot telur 64,47 g,
1,2 kg garam, 4,8 kg serbuk batu bata, air, 1 karung sekam padi, 28 g media NA,
1 slop kapas steril, 5 liter akuades, aluminium foil, dan 1 pak cotton buds.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang
diberikan yaitu lama pengasapan 0 jam (L0), lama pengasapan 3 jam (L1), lama
pengasapan 6 jam (L2), lama pengasapan 9 jam (L3), dan lama pengasapan 12 jam
(44). Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis variansi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pengasapan yang berbeda dengan
menggunakan bahan bakar sekam padi berpengaruh tidak nyata terhadap kadar air
telur asin asap(P>0,05), namun, berpengaruh nyata terhadap jumlah bakteri
(P<0,01). Hubungan antara lama pengasapan dan jumlah bakteri dinyatakan
dalam persamaan Y = 0.001x4 - 0.039x3 +
0.390x2 - 1.661x + 7.92 dan nilai R2 = 0.997.Kesimpulan, telur asin yang diasap
menggunakan bahan bakar sekam padi menghasilkan kadar air yang sama dan semakin
lama pengasapan akan menurunkan jumlah bakteri.
Penulis: Bayu Widyantoro,
Mardiati Sulistyowati, Samsu Wasito
Kode Jurnal: jppeternakandd130282

Artikel Terkait :
Jp Peternakan dd 2013
- Produksi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) yang Diberi Pupuk N, P dan K dengan Dosis 0, 50 dan 100% pada Devoliasi Hari ke-45
- Ukuran Tubuh Entok di Tiga Kabupaten Provinsi Jawa Tengah
- Grade Kambing Peranakan Ettawa pada Kondisi Wilayah yang Berbeda
- Pengaruh Perbedaan Ketinggian Tempat Terhadap Capaian Hasil Inseminasi Buatan Pada Kambing Peranakan Ettawa
- Analisis Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali
- Variasi Genetik Itik Bayang Berbasis Marka Mikrosatelit Pada Lokus AY287 dan Lokus AY283
- Penampilan Produksi Hijauan Hasil Tumpangsari Arbila (Phaseolus lunatus) Berinokulum Rhizobium dan Sorgum (Sorghum bicolor) pada Jarak Tanam Arbila dan Jumlah Baris Sorgum
- Berat Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler yang diberi Tepung Jintan Hitam (Nigella sativa) dalam Ransum selama Musim Panas
- Kajian Vaksin Avian Influesa (AI) pada Ayam Buras dengan Sistem Kandang Kurung di Gunung Kidul Yogyakarta
- Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja Atribut-atribut Daging Sapi Bali yang Beredar di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Evaluasi Proteksi Sabun Kalsium Sebagai Pakan Suplemen Berdasarkan Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik dan pH In Vitro di dalam Rumen dan Pasca Rumen
- Pengaruh Suplementasi Betain terhadap Beberapa Parameter Lipida dan Protein Darah pada Puyuh
- Pengaruh Imbangan Protein Kasar dan Total Digestible Nutrients pada Pakan yang Berbeda Terhadap Pemanfaatan Energi Pakan pada Domba Lokal
- Identification of Pregnancy-Associated Glycoprotein (PAG) on Jawarandu Goat Cotyledons
- Pengaruh Perendaman Telur dengan Larutan Hidrogen Peroksida terhadap Penurunan Bobot, Haugh Unit dan Indeks Putih Telur Itik Konsumsi Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang
- Hubungan Genetik antara Domba Wonosobo (Dombos), Domba Ekor Tipis (DET) dan Domba Batur (Dombat) Melalui Analisis Polimorfisme Protein Darah
- JAMU MADURA : EKSISTENSI, EKSPEKTASI DAN REALITAS PENGEMBANGANNYA DALAM PERSPEKTIF PRODUSEN DAN KONSUMEN
- PERSEPSI PETANI PADI TENTANG INOVASI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DAN TINGKAT PENERAPANNYA
- STRATEGI PUSAT PENGEMBANGAN AGENSI HAYATI (PPAH) SHINTA DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK AGENSI HAYATI DI KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN
- PROFITABILITAS USAHA ITIK PEDAGING DI DESA JULUK KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP
- PETERNAK SAPI MADURA NON IB MEMILIKI PERSEPSI DAN SIKAP TERHADAP PROGRAM IB KASUS: DI KECAMATAN WARU KABUPATEN PAMEKASAN
- STRUKTUR DAN KUALITAS TELUR AYAM LOKAL KHAS DAYAK BAGI PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN PLASMA NUTFAH TERNAK UNGGAS
- PENGGUNAAN CAIRAN FESES SEBAGAI PENGGANTI CAIRAN RUMEN PADA TEKNIK IN VITRO : ESTIMASI KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK BEBERAPA JENIS RUMPUT
- PENGARUH DOSIS GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) TERHADAP LAMA ESTRUS DAN KUANTITAS KORPUS LUTEUM SAPI PESISIR
- KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGIS PROBIOTIK TERENKAPSULASI