JUMLAH ERITROSIT, KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT PADA BERBAGAI JENIS ITIK LOKAL TERHADAP PENAMBAHAN PROBIOTIK DALAM RANSUM
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini
adalah mengetahui interaksi pemberian probiotik dengan level yang berbeda pada
berbagai jenis itik lokal betina dan pengaruhnya terhadap jumlah eritrosit,
kadar hemoglobin, dan hematokrit. Materi penelitian menggunakan itik betina
Magelang, Tegal, dan Mojosari umur 22 minggu masing-masing jenis itik berjumlah
27 ekor. Pakan terdiri dari campuran jagung kuning giling 40 %, dedak padi 40 %
dan konsentrat itik 20 % dengan kandungan nutrient pakan: PK= 16,56 %, ME =
2.947 kcal/kg, Ca = 1,75 %, P =1,36 % dan probiotik starbio. Petak kandang
dengan ukuran 1m x 1m x 1,5 m, masing-masing sebanyak 27 unit serta peralatan
kandang dan timbangan. Metode penelitian adalah eksperimental menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 3. Perlakuan yang diujicobakan yaitu a1b0 : Itik
Magelang kontrol, a1b1 : Itik Magelang + probiotik 3 g/kg pakan, a1b2 : Itik
Magelang + probiotik 6 g/kg pakan, a2b0 : Itik Mojosari kontrol, a2b1 : Itik
Mojosari + probiotik 3 g/kg pakan, a2b2 : Itik Mojosari + probiotik 6 g/kg
pakan, a3b0 : Itik Tegal kontrol, a3b1 : Itik Tegal + probiotik 3 g/kg pakan,
a3b2 : Itik Tegal + probiotik 6 g/kg pakan. Peubah yang diamati dalam
penelitian ini adalah (1) Jumlah eritrosit, (2) Kadar Hemoglobin, dan (3)
Hematokrit.Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan uji
BNJ ( Beda Nyata Jujur).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar eritrosit darah
berbagai jenis itik lokal berkisar antara 2,50 106µl sampai dengan 3,47 106µl,
rata-rata kadar hemoglobin darah itik 8,10 g/100 ml sampai dengan 11,23 g/100
ml dan rata-rata kadar hematokrit darah itik 35,3 % sampai dengan 44,7 % .
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa tidak ada interaksi antara jenis itik
dengan level probiotik starbio yang diberikan (P>0,05) terhadap jumlah
eritrosit, kadar hemoglobin dan hematokrit darah itik. Jenis itik berpengaruh
nyata (P<0,05) terhadap kadar
hemoglobin darah itik dan pemberian probiotik starbio tidak berpengaruh nyata
(P>0,05) terhadap jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan hematokrit darah
itik. Kesimpulan dari penelitian ini adalah interaksi antara level probiotik
dan jenis itik lokal tidak menyebabkan perbedaan kondisi hematologis ditinjau
dari jumlah eritrosit, kadar hemoglobin, dan hematokrit. Itik Tegal memiliki
kadar hemoglobin yang lebih tinggi dibandingkan dengan itik Magelang dan itik
Mojosari, serta pemberian berbagai level probiotik starbio pada berbagai itik
lokal tidak mengubah jumlah eritrosit, kadar hemoglobin dan hematokrit.
Penulis: Achmad Shawaludin
Ali, Ismoyowati, Diana Indrasanti
Kode Jurnal: jppeternakandd130347

Artikel Terkait :
Jp Peternakan dd 2013
- Produksi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) yang Diberi Pupuk N, P dan K dengan Dosis 0, 50 dan 100% pada Devoliasi Hari ke-45
- Ukuran Tubuh Entok di Tiga Kabupaten Provinsi Jawa Tengah
- Grade Kambing Peranakan Ettawa pada Kondisi Wilayah yang Berbeda
- Pengaruh Perbedaan Ketinggian Tempat Terhadap Capaian Hasil Inseminasi Buatan Pada Kambing Peranakan Ettawa
- Analisis Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali
- Variasi Genetik Itik Bayang Berbasis Marka Mikrosatelit Pada Lokus AY287 dan Lokus AY283
- Penampilan Produksi Hijauan Hasil Tumpangsari Arbila (Phaseolus lunatus) Berinokulum Rhizobium dan Sorgum (Sorghum bicolor) pada Jarak Tanam Arbila dan Jumlah Baris Sorgum
- Berat Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler yang diberi Tepung Jintan Hitam (Nigella sativa) dalam Ransum selama Musim Panas
- Kajian Vaksin Avian Influesa (AI) pada Ayam Buras dengan Sistem Kandang Kurung di Gunung Kidul Yogyakarta
- Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja Atribut-atribut Daging Sapi Bali yang Beredar di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Evaluasi Proteksi Sabun Kalsium Sebagai Pakan Suplemen Berdasarkan Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik dan pH In Vitro di dalam Rumen dan Pasca Rumen
- Pengaruh Suplementasi Betain terhadap Beberapa Parameter Lipida dan Protein Darah pada Puyuh
- Pengaruh Imbangan Protein Kasar dan Total Digestible Nutrients pada Pakan yang Berbeda Terhadap Pemanfaatan Energi Pakan pada Domba Lokal
- Identification of Pregnancy-Associated Glycoprotein (PAG) on Jawarandu Goat Cotyledons
- Pengaruh Perendaman Telur dengan Larutan Hidrogen Peroksida terhadap Penurunan Bobot, Haugh Unit dan Indeks Putih Telur Itik Konsumsi Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang
- Hubungan Genetik antara Domba Wonosobo (Dombos), Domba Ekor Tipis (DET) dan Domba Batur (Dombat) Melalui Analisis Polimorfisme Protein Darah
- JAMU MADURA : EKSISTENSI, EKSPEKTASI DAN REALITAS PENGEMBANGANNYA DALAM PERSPEKTIF PRODUSEN DAN KONSUMEN
- PERSEPSI PETANI PADI TENTANG INOVASI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DAN TINGKAT PENERAPANNYA
- STRATEGI PUSAT PENGEMBANGAN AGENSI HAYATI (PPAH) SHINTA DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK AGENSI HAYATI DI KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN
- PROFITABILITAS USAHA ITIK PEDAGING DI DESA JULUK KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP
- PETERNAK SAPI MADURA NON IB MEMILIKI PERSEPSI DAN SIKAP TERHADAP PROGRAM IB KASUS: DI KECAMATAN WARU KABUPATEN PAMEKASAN
- STRUKTUR DAN KUALITAS TELUR AYAM LOKAL KHAS DAYAK BAGI PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN PLASMA NUTFAH TERNAK UNGGAS
- PENGGUNAAN CAIRAN FESES SEBAGAI PENGGANTI CAIRAN RUMEN PADA TEKNIK IN VITRO : ESTIMASI KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK BEBERAPA JENIS RUMPUT
- PENGARUH DOSIS GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) TERHADAP LAMA ESTRUS DAN KUANTITAS KORPUS LUTEUM SAPI PESISIR
- KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGIS PROBIOTIK TERENKAPSULASI