PENGARUH KONSENTRASI BIJI KEFIR DAN WAKTU FERMENTASI TERHADAP VISKOSITAS DAN PENILAIAN ORGANOLEPTIK KEFIR SUSU KAMBING
ABSTRAK: Penelitian berjudul
Pengaruh Konsentrasi Biji Kefir dan Waktu Fermentasi terhadap Viskositas dan
Penilaian Organoleptik. Materi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah susu kambing, susu sapi, kultur starter biji kefir. Metode penelitian
yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap
Faktorial 3x2 dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis menggunakan
analisis variansi dan dilanjutkan uji Orthogonal Polinomial. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perlakuan konsentrasi biji kefir berpengaruh nyata terhadap
viskositas (P<0,05) meningkat secara linier dengan persamaan garis Y =
0,98229167 + 0,040625x dengan koefisien determinasi (r²) = 24,59. Berpengaruh
nyata konsentrasi biji kefir terhadap kesukaan bau kefir susu kambing
(P<0,05) meningkat secara linier dengan persamaan garis Y = 12,273403 +
0,35479167 dengan koefisien determinasi (r²) = 2,18 , berpengaruh sangat nyata
waktu fermentasi terhadap kesukaan bau kefir susu kambing (P<0,01) menurun
secara linier dengan persamaan garis Y = 18.112778 - 0.39791667x dengan
koefisien determinasi (r2) = 16,42 dan berpengaruh sangat nyata konsentrasi
biji kefir terhadap kesukaan rasa kefir susu kambing (P<0,01) berpengaruh
secara kuadrater dengan persamaan garis Y = 7.9539583 + 2.6995833x – 0.426875x2
dengan koefisien determinasi (r2) = 4,36, waktu fermentasi terhadap kesukaan
kefir susu kambing (P<0,01) menurun secara linier dengan persamaan garis Y =
13.983333 - 0.24256944 X dengan koefisien determinasi (r2) = 5,87. Penggunaan
konsentrasi biji kefir 3% dengan waktu fermentasi 8 jam menghasilkan kesukaan
bau dan rasa yang disukai.
Kata Kunci: susu kambing,
kefir, konsentrasi biji kefir, waktu fermentasi, viskositas, penilaian
organoleptik
Penulis: Nia Purbasari,
Agustinus Hantoro DR, Samsu Wasito
Kode Jurnal: jppeternakandd130349

Artikel Terkait :
Jp Peternakan dd 2013
- Produksi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) yang Diberi Pupuk N, P dan K dengan Dosis 0, 50 dan 100% pada Devoliasi Hari ke-45
- Ukuran Tubuh Entok di Tiga Kabupaten Provinsi Jawa Tengah
- Grade Kambing Peranakan Ettawa pada Kondisi Wilayah yang Berbeda
- Pengaruh Perbedaan Ketinggian Tempat Terhadap Capaian Hasil Inseminasi Buatan Pada Kambing Peranakan Ettawa
- Analisis Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali
- Variasi Genetik Itik Bayang Berbasis Marka Mikrosatelit Pada Lokus AY287 dan Lokus AY283
- Penampilan Produksi Hijauan Hasil Tumpangsari Arbila (Phaseolus lunatus) Berinokulum Rhizobium dan Sorgum (Sorghum bicolor) pada Jarak Tanam Arbila dan Jumlah Baris Sorgum
- Berat Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler yang diberi Tepung Jintan Hitam (Nigella sativa) dalam Ransum selama Musim Panas
- Kajian Vaksin Avian Influesa (AI) pada Ayam Buras dengan Sistem Kandang Kurung di Gunung Kidul Yogyakarta
- Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja Atribut-atribut Daging Sapi Bali yang Beredar di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Evaluasi Proteksi Sabun Kalsium Sebagai Pakan Suplemen Berdasarkan Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik dan pH In Vitro di dalam Rumen dan Pasca Rumen
- Pengaruh Suplementasi Betain terhadap Beberapa Parameter Lipida dan Protein Darah pada Puyuh
- Pengaruh Imbangan Protein Kasar dan Total Digestible Nutrients pada Pakan yang Berbeda Terhadap Pemanfaatan Energi Pakan pada Domba Lokal
- Identification of Pregnancy-Associated Glycoprotein (PAG) on Jawarandu Goat Cotyledons
- Pengaruh Perendaman Telur dengan Larutan Hidrogen Peroksida terhadap Penurunan Bobot, Haugh Unit dan Indeks Putih Telur Itik Konsumsi Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang
- Hubungan Genetik antara Domba Wonosobo (Dombos), Domba Ekor Tipis (DET) dan Domba Batur (Dombat) Melalui Analisis Polimorfisme Protein Darah
- JAMU MADURA : EKSISTENSI, EKSPEKTASI DAN REALITAS PENGEMBANGANNYA DALAM PERSPEKTIF PRODUSEN DAN KONSUMEN
- PERSEPSI PETANI PADI TENTANG INOVASI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DAN TINGKAT PENERAPANNYA
- STRATEGI PUSAT PENGEMBANGAN AGENSI HAYATI (PPAH) SHINTA DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK AGENSI HAYATI DI KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN
- PROFITABILITAS USAHA ITIK PEDAGING DI DESA JULUK KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP
- PETERNAK SAPI MADURA NON IB MEMILIKI PERSEPSI DAN SIKAP TERHADAP PROGRAM IB KASUS: DI KECAMATAN WARU KABUPATEN PAMEKASAN
- STRUKTUR DAN KUALITAS TELUR AYAM LOKAL KHAS DAYAK BAGI PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN PLASMA NUTFAH TERNAK UNGGAS
- PENGGUNAAN CAIRAN FESES SEBAGAI PENGGANTI CAIRAN RUMEN PADA TEKNIK IN VITRO : ESTIMASI KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK BEBERAPA JENIS RUMPUT
- PENGARUH DOSIS GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) TERHADAP LAMA ESTRUS DAN KUANTITAS KORPUS LUTEUM SAPI PESISIR
- KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGIS PROBIOTIK TERENKAPSULASI