PENGGUNAAN LEVEL PUPUK ORGANIK GRANUL TERHADAP LUAS DAN JUMLAH DAUN RUMPUT GAJAH PADA DEFOLIASI KE DUA
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan level pupuk organik granul
terhadap luas dan jumlah daun rumput gajah pada defoliasi ke dua. Rancangan percobaan yang digunakan adalah
Rancangan Acak Lengkap dengan Enam perlakuan, tiap perlakuan terdiri dari Empat
kali ulangan.Data yang diperoleh diuji dengan analisis ragam (anava). Jjika
perlakuan menunjukkan pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Beda
Nyata Jujur (BNJ) dan untuk mengetahui tren perlakuan maka akan diuji dengan
uji Ortogonal Pholynomial. Perlakuan pada penelitian ini adalah R0 (0
ton/ha/defoliasi), R1 (15 ton/ha/defoliasi), R2 (30 ton/ha/defoliasi), R3 (45
ton/ha/defoliasi), R4 (60 ton/ha/defoliasi) dan R5 (75 ton/ha/defoliasi).Peubah
yang diamati adalah luas dan jumlah daun rumput gajah. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pada rumput gajah, peningkatan dosis pupuk organik granul dari 0 ton/ha/defoliasi
ke level R5 (75 ton/ha/defoliasi)
berpengaruh nyata (P<0,05) meningkatkan luas daun, dari 102,110 cm2/helai
sampai 216,506 cm2/helai.Uji Ortogonal Pholynomial menunjukan grafik linier,
Penggunaan pupuk organik granul berpengaruh nyata (P<0.05) meningkatkan
jumlah daun.Level R0 (0 ton/ha/defoliasi) ke level R3 (45 ton/ha/defoliasi)
daun meningkatkan dari, dengan rataan 8,2 helai daun menjadi 10 lembar per
tanaman. Pada uji orthogonal pholynomial menunjukan grafik kuadrater.
Penulis: Rohmat Fadludin,
Suwarno Suwarno, Eko Hendarto
Kode Jurnal: jppeternakandd130253

Artikel Terkait :
Jp Peternakan dd 2013
- Produksi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) yang Diberi Pupuk N, P dan K dengan Dosis 0, 50 dan 100% pada Devoliasi Hari ke-45
- Ukuran Tubuh Entok di Tiga Kabupaten Provinsi Jawa Tengah
- Grade Kambing Peranakan Ettawa pada Kondisi Wilayah yang Berbeda
- Pengaruh Perbedaan Ketinggian Tempat Terhadap Capaian Hasil Inseminasi Buatan Pada Kambing Peranakan Ettawa
- Analisis Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali
- Variasi Genetik Itik Bayang Berbasis Marka Mikrosatelit Pada Lokus AY287 dan Lokus AY283
- Penampilan Produksi Hijauan Hasil Tumpangsari Arbila (Phaseolus lunatus) Berinokulum Rhizobium dan Sorgum (Sorghum bicolor) pada Jarak Tanam Arbila dan Jumlah Baris Sorgum
- Berat Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler yang diberi Tepung Jintan Hitam (Nigella sativa) dalam Ransum selama Musim Panas
- Kajian Vaksin Avian Influesa (AI) pada Ayam Buras dengan Sistem Kandang Kurung di Gunung Kidul Yogyakarta
- Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja Atribut-atribut Daging Sapi Bali yang Beredar di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Evaluasi Proteksi Sabun Kalsium Sebagai Pakan Suplemen Berdasarkan Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik dan pH In Vitro di dalam Rumen dan Pasca Rumen
- Pengaruh Suplementasi Betain terhadap Beberapa Parameter Lipida dan Protein Darah pada Puyuh
- Pengaruh Imbangan Protein Kasar dan Total Digestible Nutrients pada Pakan yang Berbeda Terhadap Pemanfaatan Energi Pakan pada Domba Lokal
- Identification of Pregnancy-Associated Glycoprotein (PAG) on Jawarandu Goat Cotyledons
- Pengaruh Perendaman Telur dengan Larutan Hidrogen Peroksida terhadap Penurunan Bobot, Haugh Unit dan Indeks Putih Telur Itik Konsumsi Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang
- Hubungan Genetik antara Domba Wonosobo (Dombos), Domba Ekor Tipis (DET) dan Domba Batur (Dombat) Melalui Analisis Polimorfisme Protein Darah
- JAMU MADURA : EKSISTENSI, EKSPEKTASI DAN REALITAS PENGEMBANGANNYA DALAM PERSPEKTIF PRODUSEN DAN KONSUMEN
- PERSEPSI PETANI PADI TENTANG INOVASI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DAN TINGKAT PENERAPANNYA
- STRATEGI PUSAT PENGEMBANGAN AGENSI HAYATI (PPAH) SHINTA DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK AGENSI HAYATI DI KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN
- PROFITABILITAS USAHA ITIK PEDAGING DI DESA JULUK KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP
- PETERNAK SAPI MADURA NON IB MEMILIKI PERSEPSI DAN SIKAP TERHADAP PROGRAM IB KASUS: DI KECAMATAN WARU KABUPATEN PAMEKASAN
- STRUKTUR DAN KUALITAS TELUR AYAM LOKAL KHAS DAYAK BAGI PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN PLASMA NUTFAH TERNAK UNGGAS
- PENGGUNAAN CAIRAN FESES SEBAGAI PENGGANTI CAIRAN RUMEN PADA TEKNIK IN VITRO : ESTIMASI KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK BEBERAPA JENIS RUMPUT
- PENGARUH DOSIS GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) TERHADAP LAMA ESTRUS DAN KUANTITAS KORPUS LUTEUM SAPI PESISIR
- KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGIS PROBIOTIK TERENKAPSULASI