PROFIL PRODUKSI SEMEN SEGAR SAPI SIMMENTAL PADA TINGKAT UMUR YANG BERBEDA DI BALAI INSEMINASI BUATAN LEMBANG JAWA BARAT
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui profil produksi semen segar sapi Simmental dan
mengetahui hubungan pertambahan umur individu terhadap kualitas semen segar
sapi Simmental. Pengambilan data dilaksanakan tanggal 2 April 2013 sampai 21
April 2013 di Balai Inseminasi Buatan Lembang Bandung Jawa Barat. Materi
penelitian yang digunakan adalah 12 ekor sapi Simmental dengan umur 112 - 384
minggu atau kisaran antara 2 - 7 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah
metode survey, yaitu dengan menelusuri catatan produksi semen sapi Simmental di
BIB Lembang Jawa Barat. Sampel data diperoleh dengan metode “purposive sample”
yaitu pengambilan sampel secara sengaja berdasarkan pertimbangan. Data
dianalisis secara Deskriptif dan Regresi. Analisis deskriptif digunakan untuk
mengetahui profil produksi semen segar meliputi semua aspek seperti: volume,
warna, kekentalan, motilitas, dan konsentrasi, sedangkan analisis regresi
digunakan untuk mengetahui hubungan pertambahan umur individu sapi Simmental
dengan kualitas semen yang diproduksi meliputi volume, motilitas, dan
konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan yang didapat dari volume
semen sapi Simmental per individu pada tahun 2010 - 2012 yaitu 7,73 ± 2,48 ml,
dengan volume terendah pada individu yaitu ± 5,75 ml dan tertinggi ± 11,04 ml.
Rataan yang didapat dari warna semen sapi Simmental per individu selama tahun
2010 - 2012 yaitu 2,2 ± 0,53 atau 2 (berwarna susu). Rataan yang didapat dari
konsistensi atau derajat kekentalan sapi Simmental per individu pada tahun 2010
- 2012 yaitu 1,98 ± 0,51 atau 2 (sedang). Motilitas spermatozoa sapi Simmental
per individu pada tahun 2010 - 2012 memiliki rataan 0,62 ± 0,18 (62%).
Konsentrasi spermatozoa sapi Simmental per individu selama tahun 2010 - 2012
yaitu 1397,33 ± 465,21 juta sel per mililiter. Hasil analisis variansi
menunjukkan bahwa hubungan pertambahan umur individu sapi Simmental berpengaruh
nyata dan signifikan (F hitung>F tabel 0.05) terhadap kualitas semen segar.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah profil produksi semen segar sapi
Simmental tiap individu di Balai Inseminasi Buatan Lembang menghasilkan semen
dengan kualitas yang baik dan pertambahan umur pejantan tiap individu sapi
Simmental berpengaruh positif terhadap kualitas semen segar yang akan di produksi.
Kata Kunci: Produksi semen
segar sapi Simmental, tingkat umur, volume, warna, kekentalan, motilitas,
konsentrasi
Penulis: Septi Dwi Lestari,
Taswin Rahman Tagama, Dadang Mulyadi Saleh
Kode Jurnal: jppeternakandd130334

Artikel Terkait :
Jp Peternakan dd 2013
- Produksi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) yang Diberi Pupuk N, P dan K dengan Dosis 0, 50 dan 100% pada Devoliasi Hari ke-45
- Ukuran Tubuh Entok di Tiga Kabupaten Provinsi Jawa Tengah
- Grade Kambing Peranakan Ettawa pada Kondisi Wilayah yang Berbeda
- Pengaruh Perbedaan Ketinggian Tempat Terhadap Capaian Hasil Inseminasi Buatan Pada Kambing Peranakan Ettawa
- Analisis Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali
- Variasi Genetik Itik Bayang Berbasis Marka Mikrosatelit Pada Lokus AY287 dan Lokus AY283
- Penampilan Produksi Hijauan Hasil Tumpangsari Arbila (Phaseolus lunatus) Berinokulum Rhizobium dan Sorgum (Sorghum bicolor) pada Jarak Tanam Arbila dan Jumlah Baris Sorgum
- Berat Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler yang diberi Tepung Jintan Hitam (Nigella sativa) dalam Ransum selama Musim Panas
- Kajian Vaksin Avian Influesa (AI) pada Ayam Buras dengan Sistem Kandang Kurung di Gunung Kidul Yogyakarta
- Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja Atribut-atribut Daging Sapi Bali yang Beredar di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Evaluasi Proteksi Sabun Kalsium Sebagai Pakan Suplemen Berdasarkan Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik dan pH In Vitro di dalam Rumen dan Pasca Rumen
- Pengaruh Suplementasi Betain terhadap Beberapa Parameter Lipida dan Protein Darah pada Puyuh
- Pengaruh Imbangan Protein Kasar dan Total Digestible Nutrients pada Pakan yang Berbeda Terhadap Pemanfaatan Energi Pakan pada Domba Lokal
- Identification of Pregnancy-Associated Glycoprotein (PAG) on Jawarandu Goat Cotyledons
- Pengaruh Perendaman Telur dengan Larutan Hidrogen Peroksida terhadap Penurunan Bobot, Haugh Unit dan Indeks Putih Telur Itik Konsumsi Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang
- Hubungan Genetik antara Domba Wonosobo (Dombos), Domba Ekor Tipis (DET) dan Domba Batur (Dombat) Melalui Analisis Polimorfisme Protein Darah
- JAMU MADURA : EKSISTENSI, EKSPEKTASI DAN REALITAS PENGEMBANGANNYA DALAM PERSPEKTIF PRODUSEN DAN KONSUMEN
- PERSEPSI PETANI PADI TENTANG INOVASI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DAN TINGKAT PENERAPANNYA
- STRATEGI PUSAT PENGEMBANGAN AGENSI HAYATI (PPAH) SHINTA DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK AGENSI HAYATI DI KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN
- PROFITABILITAS USAHA ITIK PEDAGING DI DESA JULUK KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP
- PETERNAK SAPI MADURA NON IB MEMILIKI PERSEPSI DAN SIKAP TERHADAP PROGRAM IB KASUS: DI KECAMATAN WARU KABUPATEN PAMEKASAN
- STRUKTUR DAN KUALITAS TELUR AYAM LOKAL KHAS DAYAK BAGI PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN PLASMA NUTFAH TERNAK UNGGAS
- PENGGUNAAN CAIRAN FESES SEBAGAI PENGGANTI CAIRAN RUMEN PADA TEKNIK IN VITRO : ESTIMASI KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK BEBERAPA JENIS RUMPUT
- PENGARUH DOSIS GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) TERHADAP LAMA ESTRUS DAN KUANTITAS KORPUS LUTEUM SAPI PESISIR
- KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGIS PROBIOTIK TERENKAPSULASI