UKURAN VITAL TUBUH CEMPE PRA SAPIH DAN HUBUNGANNYA DENGAN BOBOT TUBUH BERDASARKAN TIPE KELAHIRAN PADA KAMBING PERANAKAN ETAWAH
ABSTRAK: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui ukuran vital tubuh cempe pra sapih peranakan etawah
yang meliputi panjang badan, lingkar dada, dalam dada dan tinggi badan,
membandingkan ukuran vital tubuh cempe pra sapih peranakan etawah berdasarkan
tipe kelahiran, dan mengetahui hubungan ukuran vital tubuh dengan bobot tubuh
cempe pra sapih peranakan etawah di kelompok ternak “PEGUMAS” Kecamatan
Gumelar. Materi yang digunakan adalah cempe pra sapih kambing peranakan etawah
di kelompok tani ternak “PEGUMAS”, Kecamatan Gumelar sebanyak 60 ekor.
Penelitian dilakukan menggunakan metode survey. Jumlah sampel yang diambil
sebanyak 60 ekor, yang dikelompokkan berdasarkan tipe kelahiran yaitu kelahiran
tunggal sebanyak 20 ekor (P1), kelahiran dua sebanyak 20 ekor (P2), dan
kelahiran tiga sebanyak 20 ekor (P3). Hasil analisis sidik ragam menunjukkan
bahwa tipe kelahiran tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap panjang
badan, lingkar dada, dalam dada, tinggi badan.
Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tipe kelahiran berpengaruh
nyata (P < 0,05) terhadap bobot tubuh.
Secara numerik cempe asal kelahiran tunggal memiliki bobot tubuh paling berat
dibanding cempe asal kelahiran kembar. Hubungan antara panjang badan, lingkar
dada, dalam dada, dan tinggi badan dengan bobot tubuh memiliki persamaan
regresi sebagai berikut :
Y = -14,37 + 0,12 X1 + 0,27 X2 -
0,19 X3 + 0,23 X4
Penulis: Afif Nur Faozi, Agus
Priyono, Pambudi Yuwono
Kode Jurnal: jppeternakandd130262

Artikel Terkait :
Jp Peternakan dd 2013
- Produksi Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) yang Diberi Pupuk N, P dan K dengan Dosis 0, 50 dan 100% pada Devoliasi Hari ke-45
- Ukuran Tubuh Entok di Tiga Kabupaten Provinsi Jawa Tengah
- Grade Kambing Peranakan Ettawa pada Kondisi Wilayah yang Berbeda
- Pengaruh Perbedaan Ketinggian Tempat Terhadap Capaian Hasil Inseminasi Buatan Pada Kambing Peranakan Ettawa
- Analisis Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah Di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali
- Variasi Genetik Itik Bayang Berbasis Marka Mikrosatelit Pada Lokus AY287 dan Lokus AY283
- Penampilan Produksi Hijauan Hasil Tumpangsari Arbila (Phaseolus lunatus) Berinokulum Rhizobium dan Sorgum (Sorghum bicolor) pada Jarak Tanam Arbila dan Jumlah Baris Sorgum
- Berat Karkas dan Lemak Abdominal Ayam Broiler yang diberi Tepung Jintan Hitam (Nigella sativa) dalam Ransum selama Musim Panas
- Kajian Vaksin Avian Influesa (AI) pada Ayam Buras dengan Sistem Kandang Kurung di Gunung Kidul Yogyakarta
- Analisis Tingkat Kepentingan dan Kinerja Atribut-atribut Daging Sapi Bali yang Beredar di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur
- Evaluasi Proteksi Sabun Kalsium Sebagai Pakan Suplemen Berdasarkan Kecernaan Bahan Kering, Kecernaan Bahan Organik dan pH In Vitro di dalam Rumen dan Pasca Rumen
- Pengaruh Suplementasi Betain terhadap Beberapa Parameter Lipida dan Protein Darah pada Puyuh
- Pengaruh Imbangan Protein Kasar dan Total Digestible Nutrients pada Pakan yang Berbeda Terhadap Pemanfaatan Energi Pakan pada Domba Lokal
- Identification of Pregnancy-Associated Glycoprotein (PAG) on Jawarandu Goat Cotyledons
- Pengaruh Perendaman Telur dengan Larutan Hidrogen Peroksida terhadap Penurunan Bobot, Haugh Unit dan Indeks Putih Telur Itik Konsumsi Selama Penyimpanan pada Suhu Ruang
- Hubungan Genetik antara Domba Wonosobo (Dombos), Domba Ekor Tipis (DET) dan Domba Batur (Dombat) Melalui Analisis Polimorfisme Protein Darah
- JAMU MADURA : EKSISTENSI, EKSPEKTASI DAN REALITAS PENGEMBANGANNYA DALAM PERSPEKTIF PRODUSEN DAN KONSUMEN
- PERSEPSI PETANI PADI TENTANG INOVASI PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (PTT) PADI SAWAH DAN TINGKAT PENERAPANNYA
- STRATEGI PUSAT PENGEMBANGAN AGENSI HAYATI (PPAH) SHINTA DALAM MENGEMBANGKAN PRODUK AGENSI HAYATI DI KECAMATAN GALIS KABUPATEN PAMEKASAN
- PROFITABILITAS USAHA ITIK PEDAGING DI DESA JULUK KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP
- PETERNAK SAPI MADURA NON IB MEMILIKI PERSEPSI DAN SIKAP TERHADAP PROGRAM IB KASUS: DI KECAMATAN WARU KABUPATEN PAMEKASAN
- STRUKTUR DAN KUALITAS TELUR AYAM LOKAL KHAS DAYAK BAGI PENGEMBANGAN DAN PELESTARIAN PLASMA NUTFAH TERNAK UNGGAS
- PENGGUNAAN CAIRAN FESES SEBAGAI PENGGANTI CAIRAN RUMEN PADA TEKNIK IN VITRO : ESTIMASI KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK BEBERAPA JENIS RUMPUT
- PENGARUH DOSIS GnRH (Gonadotropin Releasing Hormone) TERHADAP LAMA ESTRUS DAN KUANTITAS KORPUS LUTEUM SAPI PESISIR
- KARAKTERISTIK MIKROBIOLOGIS PROBIOTIK TERENKAPSULASI