Peningkatan Produksi 8-Hydroxy 9,12-Octadecadienoic Acid (8-HODE) dari Kapang Endofit Curvularia lunata BioMCC Fe-00283 dengan Optimasi Media Fermentasi
Abstrak: 8-Hydroxy
9,12-octadecadienoic acid (8-HODE) adalah salah satu asam lemak alifatik dari
kelompok senyawa oksilipin yang menunjukkan aktivitas biologis. Telah
dilaporkan sebelumnya bahwa Curvularia lunata BioMCC FE-00283, kapang endofit
yang diisolasi dari tanaman Cibotium barometz, pada kultur fermentasi cair
mampu menghasilkan 8-HODE. Glukosa, monosodium glutamat dan minyak jagung
adalah komponen media fermentasi yang menunjukkan pengaruh nyata terhadap produksi
8-HODE oleh C. lunata BioMCC FE-00283. Dalam tulisan ini dilaporkan peningkatan
produksi 8-HODE dengan menambahkan ekstrak kentang pada komposisi media hasil
optimasi sebelumnya. Empat komponen media yang terdiri dari ekstrak kentang,
glukosa, monosodium glutamat dan minyak jagung dioptimasi untuk produksi 8-HODE
menggunakan Response Surface Metodology (RSM). Rancangan full factorial Central
Composite Design (CCD) digunakan dalam percobaan ini agar dapat menjelaskan
interaksi antar komponen media fermentasi. Hasil optimasi menunjukkan bahwa
produksi 8-HODE maksimal yang diprediksi oleh model kuadratik adalah 16,46
mg/L. Hasil optimal tersebut dicapai pada komposisi media yang terdiri dari
ekstrak kentang 36,50%; glukosa 3,60 g/L; monosodium glutamat 15,92 g/L dan
minyak jagung 0,96 ml/L.Verifikasi komposisi media hasil optimasi menghasilkan
8-HODE sebesar 16,189 ± 0,526 mg/L. Hasil optimasi dengan menambahkan ekstrak
kentang dalam optimasi media fermentasi ternyata meningkatkan konsentrasi
8-HODE tiga kali lipat dibandingkan dengan hasil optimasi dengan 3 peubah.
Kata kunci: ekstrak kentang,
optimasi, RSM, asam hidroksi oktadekadienoat, kapang endofit, Curvula-ria
lunata
Penulis: WAHONO SUMARYONO,VINDYATRI
WIDAYANTI, ERWAHYUNI ENDANG PRABANDARI
Kode Jurnal: jpfarmasidd140326

Artikel Terkait :
Jp Farmasi dd 2014
- PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN
- ANALISIS BIAYA TERAPI PASIEN DIABETES MELITUS RAWAT INAP
- ANALISIS BIAYA PERAWATAN FRAKTUR TULANG DALAM PENETAPAN PEMBIAYAAN KESEHATAN BERDASAR INA-CBGS
- PENGARUH REPUTASI, KOMPETENSI, KESUKAAN DAN KEPERCAYAAN MEREK PADA LOYALITAS MEREK (STUDI PADA KONSUMEN KOSMETIK THE BODY SHOP DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA)
- PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN DI YOGYAKARTA
- PENGARUH JENIS TERAPI DAN KARAKTERISTIK PENYAKIT ASMA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN ASMA RAWAT JALAN DI RSUD
- ANALISIS NIAT KONSUMEN DALAM PEMANFAATAN PELAYANAN APOTEK
- PENGARUH IKLIM ORGANISASI DAN ATRIBUSI KARYAWAN TERHADAP MOTIVASI KERJA KARYAWAN BBPOM YOGYAKARTA
- ANALISIS PENGARUH ATRIBUT YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRODUK DAN PEMBELIAN TERHADAP LOYALITAS: STUDI PADA KONSUMEN PRODUK MARTHA TILAAR DI KABUPATEN BLORA
- EVALUASI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK UNTUK TERAPI INFEKSI SALURAN KEMIH PADA PASIEN SINDROM NEFROTIK PEDIATRI
- EVALUASI TERAPI ORAL TERHADAP HASIL TERAPI PASIEN ASMA
- PENGARUH PEMANTUAN APOTEKER TERHADAP KEBERHASILAN TERAPI DAN KUALITAS HIDUP PASIEN TUBERKULOSIS
- PERBANDINGAN KUALITAS HIDUP PASIEN DISPEPSIA YANG MENGGUNAKAN LANSOPRAZOL DENGAN INJEKSI RANITIDIN
- EVALUASI DOSIS WARFARIN DAN HASIL TERAPINYA PADA PASIEN RAWAT JALAN
- PERAN INTERPROFESSIONAL EDUCATION TERHADAP PERSEPSI KETERLIBATAN APOTEKER DALAM KOLABORASI ANTAR PROFESI
- PERBANDINGAN PENURUNAN TEKANAN DARAH SETELAH PEMBERIAN LISINOPRIL MALAM ATAU PAGI HARI
- PENGARUH IMPLEMENTASI CLINICAL PATHWAY TERHADAP LUARAN KLINIK DAN EKONOMIK PASIEN ACUTE CORONARY SYNDROME
- HUBUNGAN PENGETAHUAN, PERSEPSI KUALITAS, DAN NIAT APOTEKER UNTUK MEREKOMENDASIKAN FITOFARMAKA
- PERBANDINGAN RESPON AWAL PEMBERIAN WARFARIN PADA PASIEN OBESITAS DENGAN NON-OBESITAS
- EVALUASI RASIONALITAS PENGGUNAAN ANTIBIOTIK TERHADAP LUARAN PADA PASIEN ANAK PENDERITA PNEUMONIA
- PERBANDINGAN MANFAAT ANTIPLATELET KOMBINASI ASPIRIN DAN KLOPIDOGREL DENGAN ASPIRIN TUNGGAL PADA STROKE ISKEMIK
- HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN, KEPUASAN TERAPI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN USIA LANJUT DIABETES MELITUS TIPE 2
- ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN SISTEM PELAYANAN FARMASI SATU PINTU
- PENGARUH KEPATUHAN DAN POLA PENGOBATAN TERHADAP HASIL TERAPI PASIEN HIPERTENSI
- EVALUASI PENGARUH KONSELING FARMASIS TERHADAP KEPATUHAN DAN HASIL TERAPI PASIEN HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD CILACAP PERIODE DESEMBER 2013 - JANUARI 2014