FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TRANSPARANSI PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DI KOTA GORONTALO
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor mempengaruhi
implementasi kebijakan transparansi penyelenggaraan pemerintahan dikota
Gorontalo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif,Hasil penelitian menemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi
suksesnya proses implementasi kebijakan transparansi adalah komunikasi, dimana
komunikasi telah berjalan efektif dan didukung pula oleh sumberdaya manusia dan
sumberdaya finansialyang memadai serta struktur organisasi Komisi Transparansi
yang tidak beberlit-belit disamping itu pula responsivitas pemerintah serta
tingkat penerimaan masyarakat yang positif. Sedangkan sikap aparatur yang
kurang memahami kebijakan transparansi merupakan salah satu faktor yang dapat
mempengaruhi terhambatnya proses kebijakantransparansi. Hal-hal yang disarankan
dalam penelitian sebagai berikut ; 1) Perlu komitmen pada semua elemen
kebijakan transparansi baik pelaku kebijakan, pelaksana kebijakan dan sasaran
kebijakan untuk bersama bertanggung jawab terhadap Perda dimaksud, 2) Bahwa
Perda Nomor 3 tahun 2002 yang merupakan payung hokum pelaksanaan kebijakan
transparansi masih memerlukan derivasi kebijakan untuk mengoperasionalkan perda
dimaksud., 3) Mengingat bahwa kota Gorontalo telah menjadi icon dalam Good
Governance khususnya dalam hal transparansi penyelenggaraan pemerintahan kota
Gorontalo, maka diharapkan konsistensi dankonsekwensi dalam hal implementasi
kebijakan transparans yakni Perda Nomor 3 Tahun 2002.
Penulis: Arifin Tahir
Kode Jurnal: jpakuntansidd120580

Artikel Terkait :
Jp Akuntansi dd 2012
- MEMBANGUN KEBENARAN TENTATIF DALAM DISIPLIN AKUNTANSI (TAFSIR DAN KRITIK ATAS KUASA RELATIVITAS KEBENARAN)
- PENGUKURAN KINERJA DENGAN PRINSIP VALUE FOR MONEY PEMERINTAH KOTA BATU
- PERSEPSI AKUNTAN PUBLIK TERHADAP AKUNTABILITAS KEUANGAN PARTAI POLITIK PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK DI MALANG
- ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI BAHAN PERTIMBANGANPEMBERIAN KREDIT (Studi Pada Lembaga Keuangan Di Kota Malang)
- NILAI TAMBAH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN INTELLECTUAL CAPITAL: SEBUAH PERSPEKTIF FOUR VALUE ASSESSMENT
- ANALISIS BIAYA VOLUME LABA MELALUI ALOKASI BIAYA BERSAMA SEBAGAI PERENCANAAN LABA
- MOTIVASI MANAJEMEN LABA DALAM KAPITALISASI BIAYA RISET DAN PENGEMBANGAN
- EMPLOYING FINANCIAL ACCOUNTING STANDARDS FOR ENTITIES WITHOUT PUBLIC ACCOUNTABILITY FOR AUDITING
- ANALISIS PENGARUH FAKTOR FUNDAMENTAL PERUSAHAAN DAN RISIKO SISTEMATIS TERHADAP RETURN SAHAM
- LAPORAN KEUANGAN BERBASIS STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PADA BADAN LAYANAN UMUM DAERAH DI LINGKUNGAN DINAS KOPERASI DAN UMKM PEMERINTAH PROPINSI JAWA TIMUR
- PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP OPINI AUDIT GOING CONCERN MELALUI KUALITAS AUDIT (STUDI EMPIRIS PADA KANTOR AKUTAN PUBLIK DI JAWA TIMUR)
- Pengaruh Karakteristik Perusahaan Terhadap Pengungkapan CSR (Corporate Social Responsibility) pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
- ANTESENDEN DAN KONSEKUENSI KEINGINAN UNTUK PINDAH
- TEORI AKUNTANSI POSITIF DAN KONSEKUENSI EKONOMI
- PENEGAKAN HUKUM DAN PERBAIKAN KINERJA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN NEGARA DI DAERAH
- FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPATUHAN PELAPORAN WAJIB PAJAK DOSEN TETAP UNIVERSITAS TARUMANAGARA DI JAKARTA
- DECISION USEFULNESS: DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN INVESTASI
- STRATEGI IMPLEMENTASI SISTEM AKUNTANSI BERBASIS AKRUAL PADA PEMERINTAHAN DAERAH (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN MAMUJU UTARA)
- HUBUNGAN LABA BERSIH DAN ARUS KAS OPERASI TERHADAP DIVIDEN KAS
- PENGARUH PENERAPAN MEKANISME GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (Studi pada BUMN di Bursa Efek Indonesia Periode 2007-2009)
- UNDERREPORTING OF TIME DALAM PELAKSANAAN AUDIT
- PENGARUH PROPORSI KOMISARIS INDEPENDEN DAN KOMPOSISI KOMITE AUDIT TERHADAP EARNINGS MANAGEMENT (Studi pada Perusahaan Konglomerasi yang listing di Bursa Efek Indonesia)
- ORIENTASI SELF PRESENTATIONAL DAN KEMAUAN UNTUK BERPRESTASI DENGAN MOTIVASI SELF PRESENTATIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERATING
- PERILAKU DISFUNGSIONAL AUDITOR DALAM PELAKSANAAN PROGRAM AUDIT