EFEKTIVITAS SHALAT TAHAJUD DALAM MENGURANGI TINGKAT STRES SANTRI
Abstract: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui efektivitas shalat tahajud dalam menurunkan stres
Santri Pondok Islam “Y” Bekasi Jawa Barat. Penelitian ini merupakan penelitian
eksperimen pretest posttest control group design. Hipotesis penelitian ada 2,
yang pertama ada penurunan tingkat stres individu setelah melakukan shalat
tahajud dibandingkan dengan sebelum melakukan shalat tahajud, dan hipotesis
kedua adalah tingkat stres santri yang melakukan shalat shalat tahajud lebih
rendah dibandingkan dengan yang tidak melakukan shalat tahajud. Sampel
penelitian ini sebanyak 30 santri, yang terdiri atas 15 santri pada kelompok
eksperimen dan 15 santri pada kelompok kontrol. Metode penggalian data dengan
menggunakan satu skala psikologi yang terdiri atas 2 aspek yaitu biologis dan
psikologis. Hasil uji validitas pada skala stres terdapat 44 aitem valid (α =
0,953), dan analisis data menggunakan paired t test dan independent sample
test. Hasil prates dan pascates kelompok eksperimen didapatkan nilai t hitung
sebesar 10,821 dengan p sebesar 0,000 (p<0,05), yang berarti ada penurunan
tingkat stres individu setelah melakukan shalat tahajud dibandingkan dengan
sebelum melakukan shalat tahajud. Hasil pengujian pascates antara kelompok
eskperimen dan kelompok kontrol didapatkan t hitung sebesar -5,042 dengan p
sebesar 0,000 (p<0,05). Hal ini berarti tingkat stres santri yang melakukan
shalat shalat tahajud lebih rendah dibandingkan dengan yang tidak melakukan
shalat tahajud. Jadi shalat tahajud terbukti sangat efektif dapat mengurangi
tingkat stres santri di Pondok Islam “Y” Bekasi Jawa Barat.
Penulis: Sabiq M. Azam, Zaenal
Abidin
Kode Jurnal: jppsikologikepribadiandd140111

Artikel Terkait :
Jp Psikologi Kepribadian dd 2014
- Gambaran Religiusitas Pada Gay
- Gambaran pengambilan keputusan Pada korban penipuan
- Konsep sumbang duo baleh dalam Tinjauan psikologi
- Gambaran Hardiness Pada Individu Dengan Disabilitas Yang Sukses
- PENGARUH PELATIHAN ADVERSITY QUOTIENT UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
- EFEKTIVITAS PSIKOTERAPI INTERPERSONAL UNTUK MENURUNKAN DEPRESI PADA REMAJA PUTRI DENGAN ORANGTUA BERCERAI
- EFEKTIVITAS PELATIHAN SEFY UNTUK MENINGKATKAN EFIKASI DIRI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIR SISWA
- PENGARUH TERAPI RELAKSASI ZIKIR UNTUK MENURUNKAN STRES PADA PENDERITA HIPERTENSI ESENSIAL
- TERAPI TAWA UNTUK MENGURANGI EMOSI MARAH PADA CAREGIVER LANSIA
- PENGARUH KONSELING GOAL SETTING TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI KARYAWAN
- PENGARUH PELATIHAN MEMBANGUN RELASI TERHADAP PENINGKATAN KINERJA TIM KARYAWAN BPR X YOGYAKARTA
- EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN POTENSI DIRI DAN ORIENTASI WIRAUSAHA DALAM MENINGKATKAN SIKAP WIRAUSAHA
- PENGARUH BERBAGI PENGETAHUAN PERENCANAAN KARIR TERHADAP EFIKASI DIRI DALAM MEMBUAT KEPUTUSAN KARIR
- PROGRAM INTERVENSI NARIMO ING PANDUM UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS KELUARGA PASIEN SKIZOFRENIA
- PENGARUH PELATIHAN RELAKSASI ZIKIR TERHADAP PENINGKATAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF ISTRI YANG MENGALAMI INFERTILITAS
- PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KERJA DENGAN MODEL KEPEMIMPINAN PROFETIK
- PENGGUNAAN STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN KESIAPAN UNTUK BERUBAH PADA KARYAWAN
- PENGARUH PELATIHAN SHALAT KHUSYUK UNTUK MENGENDALIKAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA MAHASISWA YANG BERPACARAN
- EFEKTIVITAS THINKING FOR A CHANGE TERHADAP PENINGKATAN REGULASI DIRI WARGA BINAAN PEMASYARAKATAN KASUS PENIPUAN
- PENGARUH BELAJAR DENGAN CARA MENGHAFAL TERHADAP MENGINGAT KOSAKATA DALAM BAHASA INGGRIS
- KEPERCAYAAN DIRI MAHASISWI PAPUA DITINJAU DARI DUKUNGAN TEMAN SEBAYA
- KONSEP SELF DAN PENGHAYATAN SELF ORANG JAWA
- ANALISIS DINAMIKA KEPRIBADIAN GAY MENGGUNAKAN TEKNIK WARTEGG
- HARDINESS PADA WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA