Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Suami Tentang Keikutsertaan PUS Menjadi Akseptor KB di Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang Tahun 2015

Abstract: Menurut BKKBN 2010, Dari hasil penelitian yang diketahui banyak alas an dikemukakan oleh wanita yang tidak menggunakan kontrasepsi antaralain karena mereka menginginkan anak, alasan yang cukup menonjol adalah karena efek samping dan masalah kesehatan, dengan pasangan yang menolak 10%. Ibu yang tidak ikut berKB karena larangan suami sebanyak 107 orang (17,51%) dan 135 orang (22,09%) tidak ikut berKB dengan alasan takut. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan sikap suami tentang keikutsertaan PUS menjadi akseptor KB di Desa Sunggal kanan Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang tahun 2015.
Jenis penelitian ini adalah bersifat analitik dengan desain Cross sectional, menggunakan data primer melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah suami yang melarang istrinya untuk memakai akseptor KB sebanyak 107 orang.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan yang kurang tentang keikutsertaan PUS menjadi akseptor KB yaitu 32 orang (61,5%), yang bersikap negatif tentang keikutsertaan PUS menjadi akseptor KB yaitu 20 orang (38,5%).
Masih banyaknya responden yang berpengetahuan kurang tentang keikutsertaan PUS menjadi akseptor KB, maka diharapkan responden untuk aktif mengikuti penyuluhan-penyuluhan atau banyak membaca dari media massa agar pengetahuan responden menjadi lebih baik tentang Keluarga Berencana.
Kata kunci: Pengetahuan, sikap, keikutsertaan,PUS,  Keluarga Berencana
Penulis: Maida Pardosi
Kode Jurnal: jpbiologidd160479

Artikel Terkait :