PEMBUATAN MEMBRAN SELULOSA ASETAT TERMODIFIKASI ZEOLIT ALAM LAMPUNG UNTUK PEMISAHAN ETANOL-AIR SECARA PERVAPORASI
ABSTRAK: Selulosa asetat
merupakan salah satu jenis polimer yang paling banyak digunakan dalam industri.
Salah satu kegunaan selulosa asetat adalah sebagai bahan membran, namun membran
ini memiliki beberapa kelemahan antara lain derajat penggembungannya tinggi,
sensitif terhadap perubahan suhu dan ketahanan terhadap asam. Pemberian mineral
ke dalam bahan membran, dapat memberikan peluang untuk pengembangan material
mineral-polimer yang digunakan pada proses pemisahan, yaitu dapat meningkatkan
kekuatan mekanik, ketahanan terhadap panas, fluks dan selektivitas. Tujuan dari
penelitian ini adalah membuat membran selulosa asetat dengan penambahan zeolit
alam lampung dan mengevaluasi kinerja membran terhadap pemisahan campuran
etanol-air dengan metode pervaporasi. Pembuatan membran selulosa asetat
dilakukan dengan teknik inversi fase, yaitu dengan mengunakan metode penguapan
pelarut. Proses pervaporasi dilakukan pada suhu 40oC dan konsentrasi permeat
yang dihasilkan ditentukan dengan menggunakan refraktometer. Karakterisasi
membran meliputi pengukuran fluks dan selektivitas. Hasil pervaporasi
menunjukkan bahwa membran selulosa asetat 20% tanpa modifikasi memiliki nilai
selektivitas 6,16 dan fluks 771,0 g/m2jam. Membran selulosa asetat 20%
termodifikasi zeolit alam 5% selektivitas meningkat menjadi 22,30 sementara
fluks sedikit menurun menjadi 680,9 g/m2jam.
Penulis: Evy Ernawati
Kode Jurnal: jpkimiadd140898

Artikel Terkait :
Jp Kimia dd 2014
- BEBERAPA PARAMETER KIMIA YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT MERAH KAPPAPHYCUS ALVAREZII (DOTY) DI PERAIRAN LEBIH-DALAM
- SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA 3,3’-BENZILIDENA BIS- 4 – HIDROKSI KUMARIN UNTUK SEDIAAN RADIOTERAPI
- SYNTHESIS N-PHENYLAMINEDITHIOCARBAMATE AS CHELATING AGENT IN SOLVENT EXTRACTION
- PEMANFAATAN ASAP CAIR KAYU PUTIH (MALALEUCA CAJUPUTI) SEBAGAI ANTIOKSIDAN DALAM PENGOLAHAN IKAN TUNA ASAP
- SENYAWA HASIL ISOLASI DARI TUMBUHAN KI ENCOK (PLUMBAGO ZEYLANICA) YANG BERAKTIVITAS ANTIBAKTERI PENYAKIT MULUT DAN GIGI
- POTENSI TAUCO SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL
- POLA SEGREGASI PEWARISAN KARAKTER BUTIR KAPUR DAN KANDUNGAN AMILOSA BERAS PADA GENERASI F2 BEBERAPA HASIL PERSILANGAN PADI (ORYZA SATIVA L.)
- KARAKTERSITIK FISIKO-KIMIA DAN SENSORIK JUS EKSTRAK BUAH SALAK (SALACCA EDULIS REINW) VARIETAS BONGKOK
- IDENTIFIKASI POPULASI BAKTERI DALAM SPONS PENCUCI PIRING DENGAN METODE PCR-RFLP
- PENGARUH KECEPATAN PUTAR DEPOSISI TERHADAP STRUKTUR KRISTAL, KETEBALAN DAN MORFOLOGI LAPISAN TIPIS TIMBAL ZIRKONAT TITANAT (PZT) DENGAN METODE SPIN COATER
- PROSES DEPROTEINISASI KARET ALAM (DPNR) DARI LATEKS HEVEA BRASILIENSIS MUELL ARG. DENGAN CARA ENZIMATIK
- SINTESIS DAN KARAKTERISASI 1,4,7-TRIAZASIKLONONANA-1,4,7-ASAM TRIASETAT (NOTA) SEBAGAI LIGAN DALAM SENYAWA KOMPLEKS SEDIAAN RADIOTERAPI
- ANALISIS GLIKOSIDA KARDIOAKTIF DIGOKSIN MENGGUNAKAN ULTRA PERFORMANCE LIQUID CHROMATOGRAPHY (UPLC)
- GREEN SYNTHESIS OF ISOPULEGOL FROM CITRONELLAL CATALYSED BY ZEOLITE BASED SOLID ACID CATALYSTS
- EKSFOLIASI LAPISAN H2BABI2TI4O13 DAN UJI AKTIVITAS KATALITIKNYA PADA PEMBENTUKAN ETIL ASETAT
- UJI BIOINSEKTISIDA DAN FRAKSI NON-POLAR EKSTRAK KLOROFORM KULIT BATANG TUMBUHAN NYIRI BATU (Xylocarpus moluccensis)
- FITOKIMIA DAN UJI BIOINSEKTISIDA ISOLAT DARI EKSTRAK KULIT BATANG TUMBUHAN NYIRI BATU TERHADAP ULAT GRAYAK
- PENGARUH WAKTU FERMENTASI DAN KONSENTRASI BIBIT KEFIR TERHADAP MUTU KEFIR SUSU SAPI
- “ANGBI PENCASE” KOTAK PENSIL ANGRY BIRD BERBAHAN DASAR LIMBAH KERTAS
- PENENTUAN UKURAN CLUSTER NANOPARTIKEL EMAS MENGGUNAKAN MATRIK GLISERIN DENGAN INSTRUMEN ZETASIZER NANO
- SINTESIS DAN KARAKTERISASI PADATAN SILIKA-ALUMINA DENGAN VARIASI SUHU KALSINASI SEBAGAI PENDUKUNG KATALIS CAMPURAN OKSIDA LOGAM Cu/Zn
- MODELING HUBUNGAN KUANTITATIF STRUKTUR DAN AKTIVITAS (HKSA) PINOCEMBRIN DAN TURUNANNYA SEBAGAI ANTI KANKER
- KAJIAN TEORITIS UNTUK MENENTUKAN CELAH ENERGI KOMPLEKS 8-HIDROKSIQUINOLIN TERKONJUGASI LOGAM BESI DENGAN MENGGUNAKAN TEORI KERAPATAN FUNGSIONAL
- EFFECT OF TEMPERATURE AND pH ON SWEET POTATO STARCH RESIDUE FERMENTATION TO PRODUCE BIOHYDROGEN THROUGH DARK-FERMENTATION USING YEAST