PENURUNAN KANDUNGAN BAHAN ORGANIK & COLIFORM DALAM LINDI TPA SARIMUKTI OLEH Paramecium caudatum PADA pH DAN OKSIGEN TERLARUT YANG BERBEDA

ABSTRAK: Lindi dihasilkan terutama oleh adanya air hujan yang jatuh, meresap dan mencuci sampah yang sedang mengalami dekomposisi. Lindi dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Pengolahan lindi yang ada saat ini di Indonesia masih kurang maksimal. proses biologis (biotratment) adalah proses yang sangat mudah dari sudut teknis dan sangat murah dari sudut biaya untuk mengolah air limbah. Biotreatment lindi dapat dilakukan dengan bantuan Paramecium caudatum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi pH dan oksigen terlarut optimal bagi kehidupan Paramecium caudatum dalam memperbaiki kualitas air lindi. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan metode Rancangan Acak Rangkap (RAL). Rancangan terdiri dari dua faktor, yaitu pH dan kondisi oksigen dengan empat kali pengulangan. Parameter utama yang diukur diantaranya BOD dan Coliform. Pengujian terdiri dari uji pendahuluan dan uji biotreatment. Hasil uji pendahuluan menunjukkan bahwa P. caudatum dapat bertahan hidup pada konsentrasi lindi 50 mL/L. Hasil uji biotreatment menunjukkan bahwa pada pH 5 dengan kondisi normoksia merupakan kondisi terbaik untuk pertumbuhan P. caudatum sehingga dapat menurunkan kandungan bahan organik sebesar 59,53% namun tidak diikuti oleh menurunnya jumlah Coliform.
Kata Kunci: Air Lindi, P. caudatum, BOD, Coliform, pH, Oksigen
Penulis: Bani Fauziah1 Sunardi, Keukeu Kaniawati Rosada
Kode Jurnal: jpbiologidd141117

Artikel Terkait :

Jp Biologi dd 2014