Peningkatan kemampuan memecahkan masalah antara model penalaran kausal berbasis etnosains dan sains modern
Abstract: Penelitian ini
betujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan memecahkan masalah fisika antara
model penalaran kausal berbasis etnosains dengan sains modern. penelitian ini
menggunakan desain penelitian “The Non Equivalen Pretest-Postest Design”.
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X pada MA Al-Khairaat Pusat
Palu. Sampel dipilih secara Proportional Sample, dengan sampel penelitian
adalah kelas XD dan kelas XC. Hasil analisa data yang diperoleh adalah
kemampuan memecahkan masalah fisika kelas eksperimen pertama rata-rata 17,11
dengan standar deviasi 3,82 dan kelas eksperimen kedua rata-rata 14,30 dengan
standar deviasi 4,07. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh thit =
2,03 dengan kriteria adalah terima Ho jika -2,02 < t < 2,02 dan tolak Ho
dalam hal lainnya. nilai thitung berada di luar penerimaan Ho. Dengan demikian
Ho ditolak sedangkan H1 diterima dan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan
kemampuan memecahkan masalah antara model penalaran kausal berbasis etnosains
dengan sains modern.
Penulis: Supriyadi, Haeruddin,
Nurjannah
Kode Jurnal: jpfisikadd160348

Artikel Terkait :
Jp Fisika dd 2016
- Analisis Penerapan Tes Formatif Terhadap Sikap Berpikir Kritis Peserta Didik pada Pembelajaran Fisika Kelas X
- Pengaruh Pendekatan Scaffolding Melalui Metode Probing-Prompting Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI SMA 23 Jakarta
- Analisis Reduksi Intensitas Cahaya Pada Smartphones’ Screen Protector Dan Dampaknya Pada Mata
- Studi Sifat Magnetik Material Perovskite (La, Sr)(Mn, Ni)O3
- Penerapan Model Pembelajaran Atraktif Berbasis Multiple Intelligences Tentang Pemantulan Cahaya pada Cermin
- Karakterisasi dan Analisis Struktur Kristal Material Barium Heksaferit dengan Variasi Suhu Annealing
- Analisis Plastik Biodegradable Berbahan Dasar Nasi Aking
- Pemanfaatan Metode Seismik Refleksi dalam Menginterpretasi Data Bawah Permukaan (Studi Kasus Teluk Ambon)
- Identifikasi Kuantitas Siswa Yang Miskonsepsi Menggunakan Three Tier-Test Pada Materi Gerak Lurus Beraturan (GLB)
- Pengembangan Modul Praktikum IPA SMP Berbasis Keterampilan Dasar Proses Sains dengan Standar Acuan Kurikulum 2013
- Pemanfaatan Media Kit Oleh Guru Dalam Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SMP Negeri 4 Kota Singkawang
- Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Kecamatan Indralaya Utara Menggunakan Tes Berbasis Komputer
- Upaya Peningkatan Hasil Belajar Fisika dengan Menggunakan Media Audiovisual pada Materi Pembelajaran Bunyi di Kelas VIII SMP Muhammadiyah Sukaraja
- Identifikasi Kuantitas Siswa Yang Miskonsepsi Menggunakan Three Tier-Test Pada Materi Listrik Dinamis
- Analisis Spektrum Energi dan Fungsi Gelombang Persamaan Schrodinger Potensial Non-Sentral Shape Invariance q-Deformasi Menggunakan Metode Nikiforov-Uvarov
- Pemanfaatan Kulit Singkong Sebagai Bahan Baku Karbon Aktif
- Sifat dan Aplikasi Nanomaterial Magnetik sebagai Katalis Heterogen
- Penerapan Model Inkuiri Terbimbing Pada Materi Gerak Harmonik Sederhana Di Kelas XI IPA MAN Sanggau Ledo
- Sintesis ZnO Kuantum Dot (QDs) dengan Metode Single Drop yang Divariasikan Terhadap Suhu Pemanasan
- Penerapan Metode Eksperimen Terhadap Aktivitas Dan Hasil Belajar Pada Materi Elastisitas Bahan
- Studi Awal Pengaruh Penambahan Urea pada Kuantum Dot (QDs) ZnO Berdasarkan Karakterisasi Sifat Optik
- The Three Tier-Test untuk Mengungkap Kuantitas Siswa Yang Miskonsepsi Pada Konsep Gaya Pegas
- Analisis Konsentrasi Cairan Infus Terhadap Tegangan Pada Sensor Infus
- Penerapan Model Pembelajaran Group Investigation (gi) untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Gerak Lurus Kelas X
- Penerapan Pembelajaran Model Kooperatif Tipe Think-Pair-Share Dalam Materi Usaha Dan Energi Ditinjau Dari Gender Siswa Kelas Xi Ipa Sma Negeri 1 Sungai Ambawang