APLIKASI MODEL HIDROGRAF SATUAN SINTETIS US SCS DALAM UPAYA OPTIMASI TATA GUNA LAHAN DAERAH ALIRAN SUNGAI MEMPAWAH KALIMANTAN BARAT
ABSTRACT: River discharge can
be used as an indicator whether the catchment has an impact on the process
control,especially in hydrology point of view. Beside, from that output the
condition of the catchment can beevaluated. Information of river discharge will
be more beneficial when it is presented as a hydrograph.
Using synthetic unit hydrograph model, optimation of land use for
catchment management planning can becomputed. Optimal land use based on
synthetic unit hydrograph model will support water resourcesconservation in
Mempawah catchment. From the model result it is obtained that the largest land
use inMempawah catchment is for dry land with bush farming 64.4%, secondary
swamp forest 12.8%, dry landfarming 6.6%, swamp with bush 5.3%, secondary dry
land forest 5.2%, bush 4.6%, open land 0.5%,settlement 0.4%, and embankment
0.2%. Average river discharge at the upstream is 17.54 m3/s, at themiddle 59.05
m3/s and at the downstream 126.03 m3/s. At the current condition flood
discharge (Qp) is3,687.7323 cfs, time to peak (Tp) 81.2275 hours and base time
406.1376 hours. If the forest condition isworse then flood discharge becomes
1993.8815 cfs with Tp 150.2322 hours and Tb 406.1376 hours. Forbetter forest
condition flood discharge is 1559.7734 cfs, Tp 192.0441 hours and Tb 960.2207
hours. Forgood forest condition Qp is 1098.1439 cfs, Tp 272.7742 hours and Tb
1,363.8711 hours.
Penulis: Hari Wibowo
Kode Jurnal: jptsipildd100165

Artikel Terkait :
Jp Teknik Sipil dd 2010
- ANALISIS KINERJA DAN TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEDESTRIAN PADA PUSAT PERTOKOAN DI BANDAR LAMPUNG
- EVALUASI PELAKSANAAN FLEXIBLE PAVEMENT MENGGUNAKAN ASPAL BUTON
- PERHITUNGAN PASANG SURUT SEBAGAI DATA PENDUKUNG DALAM PENATAAN KAWASAN DAERAH PESISIR TELUK BETUNG BANDAR LAMPUNG.
- PEMODELAN BENDA UJI BALOK KAYU LAMINASI KOMPOSIT DUREN-SENGON
- ANALISIS MULTI KRITERIA SEBAGAI METODE PEMILIHAN SUATU ALTERNATIF RUAS JALAN DI PROPINSI LAMPUNG
- STUDI KEKUATAN TEKAN PADA BETON RINGAN BERSERAT DENGAN AGREGAT ALWA
- PENGARUH KADAR ABU TERBANG SEBAGAI PENGGANTI SEJUMLAH SEMEN PADA BETON ALIR MUTU TINGGI
- KEKUATAN SAMBUNGAN TEGAK (BUTT JOINT) STRUKTUR BALOK LAMINASI (GLULAM BEAMS) DARI KAYU LOKAL
- KAPASITAS ULTIMIT DAN KAPASITAS GESER BALOK BETON BERTULANG MUTU TINGGI BERAGREGAT BATU PUTIH
- ANALISIS KASUS SEDIMENTASI DI TIGA TITIK KAWASAN WATER FRONT CITY
- ANALISA KARAKTERISTIK CURAH HUJAN DAN KURVA INTENSITAS DURASI FREKUENSI (IDF) DI PROPINSI LAMPUNG
- STUDI EKSPERIMENTAL PERKUATAN GESER BALOK BETON BERTULANG DENGAN GFRP (GLASSN FIBER REINFORCED POLYMER)
- KAJIAN POLA PERGERAKAN DI PROPINSI LAMPUNG
- KAJIAN NILAI PCN RUNWAY BERDASAR METODE ANALITIK DAN METODE TEORITIK DI BANDARA H. ASAN SAMPIT
- HYDRAULIC ANALYSIS OF THE JOHOR RIVER USING HEC-RAS
- GREEN PORT, KEHARUSAN BAGI PELABUHAN INTERNASIONAL MENUJU HUB PORT
- PENGEMBANGAN MODEL SIMULASI INTEGRASI BIAYA DAN JADWAL PROYEK KONSTRUKSI DI BAWAH KETIDAKPASTIAN
- EVALUASI KARAKTERISTIK AGREGAT UNTUK DIPERGUNAKAN SEBAGAI LAPIS PONDASI BERBUTIR
- PENGGUNAAN TEORI PENGEMBANGAN RONGGA DALAM UJI MENARD PRESSUREMETER
- KAJIAN KELAYAKAN AIR SUNGAI CIKAPUNDUNG SEBAGAI AIR BERSIH
- PROSES EVALUASI PENAWARAN KONTRAKTOR DENGAN SISTEM NILAI (MERIT POINT SYSTEM)
- PENGEMBANGAN SISTEM ELEMEN PENGIKAT UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KEKANGAN KOLOM BANGUNAN TAHAN GEMPA
- PEMODELAN NUMERIK PERILAKU KERUNTUHAN BALOK TINGGI BETON BERTULANG
- PENGARUH JENIS BAJA TULANGAN TERHADAP PERILAKU PLASTIFIKASI ELEMEN STRUKTUR SRPMK