PEMERIKSAAN GEOMETRIK SIMPANG EMPAT LENGAN PASCA BEROPERASINYA BUS TMB KORIDOR III DI SARIJADI
Abstract: Terdapat beberapa
jalan di Kota Bandung yang tidak dapat mengakomodasi kemunculan bus TransMetro
Bandung (TMB). Hal ini menimbulkan kemacetan jalan yang disebabkan berkurangnya
ruangjalan untuk kendaraan lain, juga menyulitkan pengendara bus TMB terutama pada
saat berbelok dibeberapa persimpangan jalan seperti yang terjadi di
persimpangan jalan di daerah Sarijadi. Pemeriksaankondisi geometrik pada
simpang jalan di Sarijadi ini mengacu pada beberapa pedoman diantaranya
Pd.T-18-2004-B dan RSNI T-14-2004 dipakai untuk memeriksa karakteristik fungsi
jalan yang ditinjau,kelas jalan dan dimensi kendaraan maksimum yang diijinkan.
Selanjutnya untuk mengetahui jenislintasan belokan bus TMB digunakan pedoman
Pt. T-02-2002-B yang digunakan juga sebagai pedomanuntuk pemotongan sudut
apabila dibutuhkan perbaikan. Untuk menghitung panjang dan lebar perbaikanjalan
digunakan pedoman Bina Marga tahun 1992 tentang Standar Perencanaan Geometrik
Untuk JalanPerkotaan dan peraturan Departemen Perhubungan Mengenai Perekayasaan
Tempat PerhentianKendaraan Penumpang Umum. Hasil dari pemeriksaan geometrik
simpang empat lengan di Sarijadiadalah keadaan eksisting ketiga simpang yang
ditinjau tidak memenuhi syarat untuk dilalui bus TMBbaik itu berdasarkan syarat
lebar jalan, jenis lintasan bus, dan dimensi kendaraan maksimum. Maka dariitu
perlu dilakukan perbaikan berupa pelebaran dan pembuatan lajur pergeseran.
Penulis: Aisyah Alhumaira Nur
Ramadhani, Uswatun Hasanah, Angga Marditama Sultan Sufanir, Yackob Astor
Kode Jurnal: jptsipildd160786

Artikel Terkait :
Jp Teknik Sipil dd 2016
- STABILITAS STRUKTUR BAWAH BANGUNAN LEPAS PANTAI UNTUK FLOATING WIND TURBINE DENGAN SISTEM TENSION LEG-SPAR PLATFORM
- PERENCANAAN ALTERNATIF MASJID RAYA AN – NUR POLITEKNIK NEGERI MALANG DENGAN MENGGUNAKAN PROFIL CASTELLATED BEAM NON KOMPOSIT
- KURVA BELAJAR UNTUK PEMASANGAN DINDING PARTISI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG SENTRAL FAKULTAS PERTANIAN TAHAP III UB MALANG
- PENGARUH PENAMBAHAN KAPUR DENGAN LAMANYA WAKTU PERAWATAN (CURING) TERHADAP KEKUATAN DAN PENGEMBANGAN (SWELLING) TANAH LEMPUNG EKSPANSIF
- PENGARUH RASIO LUAS PADA CAMPURAN KAPUR (LIME) TERHADAP HEAVE TANAH LEMPUNG EKSPANSIF PADA DEEP SOIL MIXING
- PENGARUH KADAR AIR DILAPANGAN DAN RATIO AIR – FLY ASH TERHADAP KEKUATAN DAN PENGEMBANGAN TANAH EKSPANSIF UNTUK METODE DSM (DEEP SOIL MIXING)
- PENGARUH RATIO SLURRY AIR-KAPUR PADA STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF UNTUK METODE DSM
- ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HAZARD ANALYSIS DAN CONSEQUENCE – LIKELIHOOD ANALYSIS (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BARU FAKULTAS ILMU ADMINISTRASI UNIVERSITAS BRAWIJAYA)
- PENETAPAN TARIF JALAN TOL BERDASARKAN PENDEKATAN ATP DAN WTP (STUDI KASUS: RENCANA JALAN TOL SOLO – KARANGANYAR)
- PENERAPAN METODE MONTE CARLO UNTUK ALOKASI KONTIGENSI BIAYA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KECAMATAN PACITAN
- ANALISIS KUAT GESER PADA PEMANFAATAN BATU APUNG BERLAPIS CAT SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA BETON
- ANALISIS REGANGAN DAN POLA RETAK YANG DIAKIBATKAN BEBAN GESER PADA BETON RINGAN BERAGREGAT KASAR BATU APUNG YANG DIBERI LAPISAN CAT KERAMIK
- PENGARUH VARIASI KONFIGURASI PORTAL GEDUNG TIGA DIMENSI TERHADAP PERFORMA STRUKTUR SAAT PENGUJIAN GAYA GEMPA DUA ARAH
- KAJIAN KINERJA PELAYANAN SISI DARAT BANDAR UDARA NOTOHADINEGORO KABUPATEN JEMBER DAN POTENSI PENUMPANG PESAWAT TERBANG RUTE JEMBER – DENPASAR
- ANALISIS VARIASI KONFIGURASI STRUKTUR PORTAL TIGA DIMENSI TERHADAP BEBAN GEMPA
- ANALISIS PENGARUH KONFIGURASI DAN OPTIMASI PADA JEMBATAN RANGKA BAJA TERHADAP EFISIENSI JEMBATAN
- PENGARUH PENGENCANGAN BAUT TERHADAP LENDUTAN PADA MODEL JEMBATAN RANGKA BAJA
- PENGARUH PENGENCANGAN BAUT TERHADAP FREKUENSI NATURAL PADA MODEL JEMBATAN RANGKA BAJA
- MANFAAT SUMUR RESAPAN DALAM PENANGGULANGAN BANJIR DI WILAYAH KELURAHAN PENANGGUNGAN BAGIAN SELATAN KOTA MALANG
- PENGARUH PERBAIKAN TANAH LEMPUNG EKSPANSIF DENGAN METODE DEEP SOIL MIXING PADA BERBAGAI KADAR AIR LAPANGAN TANAH ASLI TERHADAP NILAI CBR DAN PENGEMBANGAN
- KUAT LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU PETUNG VERTIKAL TAKIKAN TIDAK SEJAJAR TIPE U LEBAR 3 CM TIAP JARAK 15 CM
- KUAT LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU PETUNG VERTIKAL TAKIKAN TIDAK SEJAJAR TIPE U LEBAR 1 CM TIAP JARAK 15 CM PADA KULIT BAMBU DI SISI DALAM
- KUAT LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU PETUNG VERTIKAL TAKIKAN TIDAK SEJAJAR TIPE U LEBAR 2 CM TIAP JARAK 15 CM DENGAN POSISI KULIT BAMBU DI SISI DALAM
- STUDI PERBANDINGAN ESTIMASI KESALAHAN PADA LINEAR MODEL DAN INSTANTANEOUS MODEL DALAM MENGESTIMASI WAKTU PERJALANAN BERBASIS KECEPATAN SESAAT (LOKASI STUDI : RING ROAD UTARA SURAKARTA)
- KUAT LENTUR BALOK BETON TULANGAN BAMBU PETUNG VERTIKAL TAKIKAN TIDAK SEJAJAR TIPE U LEBAR 1CM TIAP JARAK 15CM