HUBUNGAN PATRON-KLIEN PADA USAHA BUDIDAYA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DAN BANDENG (CHANOS CHANOS) DI KABUPATEN INDRAMAYU, JAWA BARAT
ABSTRACT: Tujuan penulisan
adalah untuk menggambarkan dinamika hubungan patron-klien pada pelaku usaha
perikanan budidaya, khususnya antara bakul (pengumpul) dengan langgan
(pembudidaya polikultur udang dan bandeng) di Kabupaten Indramayu. Metode
penelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif. Analisis data dilakukan dengan
pendekatan teori patron-klien dari James Scott (1972). Penelitian dilakukan
pada tahun 2012 dengan jenis data yang dikumpulkan adalah data sekunder dan
primer. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan cara mencatat dan
mempelajari dokumen tertulis dan laporan-laporan, sedangkan data primer
diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan para pelaku usaha
perikanan budidaya polikultur udang-bandeng yang terlibat dalam pola hubungan
patron-klien. Hasil penelitian menunjukkan dalam hubungan patron klien,
pengumpul bertindak sebagai pihak patron yang memilki modal (capital),
kekuasaan (power), status, wewenang dan pengaruh terhadap pembudidaya
(langgan). Pembudidaya merupakan subordinat, diposisikan sebagai klien, yakni
sebagai bawahan dari si patron. Hubungan patron-klien ini bersifat dominatif
dan sengaja dipelihara patron (pengumpul) agar klien (pembudidaya) menjadi
tergantung dan terus menyediakan pasokan hasil budidayanya.
KEYWORDS: patron-klien;
budidaya; Indramayu
Penulis: Ellen Suryanegara,
Hikmah
Kode Jurnal: jpperikanandd120703

Artikel Terkait :
Jp Perikanan dd 2012
- Rekayasa Teknologi Peningkatan Produksi Biomas Kerapu Macan (Ephinephelus fuscoguttatus) Melalui Penambahan Enzim Fitase Dalam Pakan Buatan
- STABILITAS MIKROKAPSUL Spirulina platensis SELAMA PENYIMPANAN
- ANALISA KESESUAIAN LAHAN DAN STRATEGI PENGEMBANGAN BUDIDAYA Gracilaria sp. DI AREA TAMBAK DI KECAMATAN ULUJAMI KABUPATEN PEMALANG
- PENGARUH NATRIUM METABISULFIT (Na2S2O5) TERHADAP WARNA GELATIN KULIT KAKAP MERAH
- PENGGUNAAN TEPUNG KULIT BUAH KAKAO PADA PAKAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI GURAMI
- HUBUNGAN PERKEMBANGAN MORFOLOGI DENGAN ORGAN PENCERNAAN LARVA KERAPU BEBEK (Cromileptes altivelis) TURUNAN KE-3 (F-3)
- PEMANFAATAN DAN LAJU TANGKAP UDANG LOBSTER DI PANTAI SELATAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA
- APLIKASI TRIPTOFAN DAN GLISIN DALAM PAKAN RUCAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT KANIBALISME, PERTUMBUHAN DAN SINTASAN KRABLET KEPITING BAKAU (Scyla serrata)
- PENELUSURAN SENYAWA BIOAKTIF BAKTERI YANG BERASOSIASI DENGAN ANEMON LAUT SERTA IDENTIFIKASI MOLEKULERNYA BERBASIS 16S rDNA
- KARAKTERISTIK ATC Kappaphycus alvarezii PADA PERLAKUAN UMUR PANEN DAN SUHU EKSTRAKSI BERBEDA
- PARTISIPASI PEREMPUAN DALAM KONSERVASI MANGROVE DI DESA PASAR BANGGI KABUPATEN REMBANG
- IDENTIFIKASI KEBUTUHAN INPUT PRODUKSI PADA USAHA BUDIDAYA IKAN LELE (CLARIAS SP) DI KABUPATEN BOYOLALI
- TATANIAGA IKAN KERAPU HIDUP DI KAWASAN SEGITIGA BATAM, TANJUNG PINANG DAN SINGAPURA (BATASI) : TINJAUAN ASPEK SOSIOLOGI
- ASPEK PENTING DALAM PENGEMBANGAN PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA BELAWAN UNTUK MENDUKUNG PROGRAM INDUSTRIALISASI PERIKANAN
- FUNGSI LAUT DALAM MENJAGA HARMONISASI HIDUP MASYARAKAT ADAT LAMBADALHOK, ACEH BESAR
- PERAN GENDER DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN RUMAH TANGGA NELAYAN DI KOTA SEMARANG UTARA, PROVINSI JAWA TENGAH
- HUBUNGAN ANTARA MODAL SOSIAL DAN RESPONS MASYARAKAT DENGAN PERSEPSI EFEKTIFITAS KELEMBAGAAN PENGELOLAAN PERIKANAN DI WADUK MALAHAYU, JAWA TENGAH
- PENGARUH EFEKTIVITAS PENYULUHAN TERHADAP KOMPETENSI PEMBUDIDAYA RUMPUT LAUT POLIKULTUR DI PERAIRAN PANTAI UTARA PULAU JAWA
- KAJIAN AWAL VALUE CHAIN RUMPUT LAUT EUCHEUMA COTTONII DI KABUPATEN PANGKEP, SULAWESI SELATAN
- DAMPAK PERUBAHAN LINGKUNGAN TERHADAP PERKEMBANGAN AKTIVITAS EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT PESISIR DI KAWASAN SEGARA ANAKAN
- OPSI PENGELOLAAN IKAN TEMBANG (SARDINELLA FIMBRIATA) DI PERAIRAN KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT
- DAMPAK SUBSIDI SOLAR TERHADAP KELESTARIAN SUMBER DAYA IKAN DI BITUNG, SULAWESI UTARA
- ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIVITAS PELATIHAN PERIKANAN BUDIDAYA (STUDI KASUS DI WILAYAH KERJA BALAI DIKLAT PERIKANAN BANYUWANGI)
- KONFLIK DAN POTENSI KONFLIK DALAM PENGELOLAAN SUMBERDAYA KERANG HIJAU DI KALIBARU JAKARTA UTARA