PERBAIKAN METODE IDENTIFIKASI POTENSI PENGEMBANGAN LAHAN UNTUK TAMBAK AIR PAYAU SISTEM EKSTENSIF LEWAT INTEGRASI LOGIKA SAMAR DAN PENGINDERAAN JAUH
Abstract: Tersedianya data
potensi lahan tambak yang cepat, akurat dan lengkap untuk kebutuhan pengelolaan
kawasan pengembangan perikanan budidaya air payau harus didukung oleh metode
identifikasi yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk
mengupayakan peningkatan kualitas metode klasifikasi multispektral dalam
penginderaan jauh dalam mengidentifikasi potensi lahan tambak ekstensif dengan
mengintegrasikan logika samar dalam proses klasifikasi citra. Citra landsat-7
ETM+ (30 m), data elevasi digital dan data pengecekan lapang untuk wilayah
pantai (kawasan tambak ekstensif/tradisional) Kecamatan Kembang Tanjung, Pidie,
Nangroe Aceh Darussalam (NAD) digunakan sebagai bahan utama dalam penelitian
ini. Klasifikasi multispektral standar secara terbimbing diperbaiki melalui
pengambilan data training secara cermat, yang diikuti dengan uji keterpisahan
objek, pemrosesan pasca-klasifikasi dan analisis tingkat ketelitian. Hasil
klasifikasi dengan tingkat ketelitian terbaik dari berbagai algoritma yang
diujikan untuk tiga saluran selanjutnya dibandingkan dengan hasil klasifikasi
dengan menggunakan logika samar. Dari hasil penelitian diketahui bahwa
klasifikasi multispektral standar dengan algoritma
Maximum Likelihood mampu menghasilkan informasi penutup lahan yang cukup
lengkap dan rinci pada wilayah pertambakan dengan ketelitian yang cukup baik
(>86%). Tingkat ketelitian yang sama juga masih dijumpai walaupun hanya
melibatkan kombinasi 3 saluran terbaik (5,4, dan 3) yang dipilih berdasarkan
analisis statistik nilai kecerahan piksel. Dengan membandingkan hasil terbaik
dari metode klasifikasi standar yang berbasis logika biner (boolean) dengan
hasil klasifikasi citra dengan logika samar dalam pengklasifikasian wilayah
tambak, diketahui bahwa klasifikasi citra dengan logika samar mampu
memperlihatkan hasil klasifikasi yang sangat baik untuk menentukan batas
wilayah tambak yang tidak bisa dilakukan secara langsung bahkan oleh metode
standar dengan algoritma terbaik. Dan dengan penambahan satu variabel kunci
untuk tambak ekstensif seperti elevasi dalam klasifikasi, klasifikasi dengan
logika samar dapat digunakan untuk memprediksi potensi pengembangan lahan
budidaya tambak ekstensif dan kemungkinan tumpang tindih dengan penggunaan
lahan lainnya.
Keywords: tambak; inderaja;
logika samar
Penulis: Tarunamulia, Jesmond
Sammut, Akhmad Mustafa
Kode Jurnal: jpperikanandd100257

Artikel Terkait :
Jp Perikanan dd 2010
- PENDEDERAN TIRAM MUTIARA (Pinctada maxima) DENGAN PERBEDAAN UKURAN TEBAR AWAL
- TEKNIK PEMELIHARAAN LARVA UNTUK PENINGKATAN MUTU BENIH KERAPU PADA PRODUKSI MASSAL SECARA TERKONTROL
- PEMELIHARAAN LARVA IKAN COBIA (Rachycentron canadum) DENGAN KEPADATAN YANG BERBEDA
- PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK DAN OKSIGEN TERHADAP PERKEMBANGAN LARVA KERAPU SUNU, Plectropomus leopardus PADA STADIA AWAL
- USAHA PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN KERAPU SUNU, Plectropomus leopardus DI INDONESIA
- APLIKASI TEKNOLOGI PEMBESARAN ABALON (Haliotis squamata) DALAM MENUNJANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR
- BUDIDAYA MULTITROPIK UDANG WINDU (Penaeus monodon), RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.), DAN IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI TAMBAK
- APLIKASI BAKTERI PROBIOTIK UNTUK PENINGKATAN SINTASAN DAN PRODUKSI UDANG WINDU DI TAMBAK
- PERTUMBUHAN PLANKTON PADA APLIKASI PROBIOTIK DALAM PEMELIHARAAN UDANG WINDU (Penaeus monodon FABRICIUS) DI BAK TERKONTROL
- PENGGUNAAN PROBIOTIK PADA PEMELIHARAAN UDANG WINDU (Penaeus monodon) DENGAN DOSIS PAKAN YANG BERBEDA
- APLIKASI PROBIOTIK DENGAN KONSENTRASI BERBEDA PADA PEMELIHARAAN UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei)
- PEMANFAATAN BIOLFILTER PADA BUDIDAYA UDANG WINDU DI TAMBAK MARJINAL
- PENGUJIAN LANGSUNG EMPAT STRAIN IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PADA SALINITAS 40‰
- POLIKULTUR KEPITING BAKAU (Scylla serrata) DAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa) DENGAN METODE TEBAR YANG BERBEDA
- PEMATANGAN GONAD DAN PEMIJAHAN INDUK BERONANG (Siganus guttatus) DENGAN RASIO JANTAN DAN BETINA YANG BERBEDA
- TEKNOLOGI BUDIDAYA IKAN BANDENG DI SULAWESI SELATAN
- PEMACUAN PERGANTIAN KULIT KEPITING BAKAU (Scylla serrata) MELALUI MANIPULASI LINGKUNGAN UNTUK MENGHASILKAN KEPITING LUNAK
- PEMELIHARAAN LARVA UDANG PAMA (Penaeus semisulcatus) DENGAN KEPADATAN BERBEDA
- PEMBESARAN KEPITING BAKAU (Scylla serrata) DI TAMBAK DENGAN PEMBERIAN PAKAN BERBEDA
- ESTIMASI PADAT TEBAR UDANG PAMA (Penaeus semisulcatus) BERDASARKAN TINGKAT KONSUMSI OKSIGEN
- FAKTOR PENGELOLAAN YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI IKAN BANDENG (Chanos chanos) DI TAMBAK KABUPATEN BONE, PROVINSI SULAWESI SELATAN
- POLIKULTUR UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei) DAN RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa)
- LAJU PEMANGSAAN LARVA KEPITING BAKAU (Scylla serrata) TERHADAP PAKAN ALAMI ROTIFERA (Brachionus sp.)
- PERKEMBANGAN BUDIDAYA BANDENG DI PANTAI UTARA JAWA TENGAH (Studi kasus: Kendal, Pati, dan Pekalongan)
- PENGARUH PEMBERIAN PROBIOTIK DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP SINTASAN DAN PERTUMBUHAN BENIH PATIN JAMBAL (Pangasius djambal)