MAKSILEKTOMI MEDIAL ENDOSKOPIK
ABSTRACT: Penggunaan endoskop
memberikan spesifisitas yang tinggi dalam membedakan mukosa yang tidak sehat
dengan yang sehat sehingga preservasi mukosa sehat dapat dioptimalkan
danfisiologi mukosiliar dapat dipertahankan. Maksilektomi medial endoskopik
adalah prosedur penanganantumor jinak untuk mengurangi morbiditas yang
ditimbulkan oleh prosedur operasi terbuka. Tujuan:Untuk mengurangi morbiditas
dan tingkat kekambuhan pada penanganan
tumor jinak sinonasal. Kasus: Dilaporkan 2 kasus tumor jinak sinonasal, yaitu
inverted papilloma dan schwannoma yang ditangani secara maksilektomi medial
endoskopik dengan mengoptimalkan preservasi mukosa danpatensi duktus
nasolakrimal. Teknik marsupialisasi endoskopik dilakukan untuk menjamin patensi
duktusnasolakrimal dengan bantuan sonde Bowman. Penatalaksanaan: Maksilektomi
medial endoskopik danmarsupialisasi duktus nasolakrimal. Kesimpulan:
Maksilektomi medial endoskopik dapat menjadi pilihanpada penatalaksaan tumor
jinak sinonasal karena memberikan keuntungan pada pasien yaitu tidak
adanyasikatriks pada wajah dan preservasi mukosa sehat lebih optimal.
Kata kunci: maksilektomi
medial endoskopik, tumor sinonasal, patensi duktus nasolakrimal
Penulis: Abdul Qadar Punagi
Kode Jurnal: jpkedokterandd150765

Artikel Terkait :
Jp Kedokteran dd 2015
- Mendengkur pada Anak: kapan waktu yang tepat untuk dilakukan tonsiloadenoidektomi?
- Efektivitas Premedikasi untuk Pencegahan Reaksi Transfusi
- Perbedaan Myocardial Performance Index Ventrikel Kiri pada Remaja Obes dengan dan tanpa Sindrom Metabolik
- Hubungan Jenis Kelamin, Usia Gestasi, dan Berat Badan Lahir dengan Sindrom Rubela Kongenital
- Korelasi Kadar Timbal dalam Darah dengan Kadar Hemoglobin pada Anak Usia 1-6 tahun
- Hubungan Kadar Copeptin Serum dengan Derajat Pneumonia pada anak balita
- Hubungan antara Kadar Seng dalam Serum dengan Fungsi Eksekutif pada Anak dengan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH)
- Perbandingan Efektifitas dan Keamanan Parasetamol Intravena dan Ibuprofen Oral pada Penutupan Duktus Arteriosus Persisten pada Bayi Kurang Bulan
- Hubungan Penggunaan Media Elektronik dan Gangguan Tidur
- Hubungan Kadar Procalcitonin dengan Demam Neutropenia pada Leukemia Limfoblastik Akut Anak
- Hubungan Kadar Prokalsitonin dan Kultur Bakteri dengan Tingkat Keparahan Pneumonia pada Anak
- Ketepatan Parameter Klinis dalam Memprediksi Mortalitas Perdarahan Intrakranial Spontan pada Anak Usia Kurang dari Satu Tahun
- Hubungan Ketebalan Intima Media Arteri Karotis dan Massa Ventrikel Kiri pada Remaja Obes
- Gambaran Uji Fungsi Paru pada Diabetes Melitus Tipe 1 Usia 8-18 Tahun
- Jumlah CD4+IL-5+, CD8+IL-5+, dan Perbaikan Kualitas Hidup Setelah Pemberian Prebiotik dan Nigella Sativa pada Anak Asma dengan Imunoterapi Fase Rumatan
- Profil Klinis, Laboratorium, dan Serologi Infeksi Virus Dengue pada Bayi
- Perbandingan Kadar Vitamin D [25 Hidroksivitamin D] Pada Anak Sakit Kritis dan Nonkritis
- Faktor Risiko Hiperkoagulasi pada Thalassemia Anak
- Hubungan antara Hipokalsemia dan Prognosis Buruk pada Sepsis Neonatal
- Pengaruh Pemberian Vitamin C terhadap Kadar Leukotrien Urin pada Pasien Asma Anak
- Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Gangguan Perilaku pada Anak Epilepsi
- Manifestasi Klinis dan Fungsi Ventrikel pada Kardiomiopati Dilatasi
- Event Free Survival Enam Bulan Kejadian Tumor Cachexia Syndrome pada Anak dengan Keganasan
- Hubungan Asma dengan Gangguan Perilaku pada Anak
- Dampak Penambahan Digoksin terhadap Kapasitas Fungsional Penyakit Jantung Bawaan Pirau Kiri ke Kanan yang Mengalami Gagal Jantung