Pentingnya Pencegahan Dini dan Tata laksana Alergi Susu Sapi
Abstrak: Alergi susu sapi
(ASS) merupakan penyakit atopik pertama pada seorang anak, karena mekanisme
pertahananspesifik dan non-spesifik saluran cerna bayi belum sempurna.Diagnosis
ASS harus ditegakkan sedini mungkin karena memberikan gejala klinis beraneka
ragam seperti dermatitis atopik, urtikaria, muntah, kolik, diare, batuk kronik berulang,
asma sampai anafilaksis. Pemeriksaan baku emas untuk ASS adalah double blind
placebo controlled food challange (DBPCFC) selain anamnesis, tanda-tanda atopipada
pemeriksaan fisis, dan pemeriksaan
imunoglobulin E total dan spesifik susu sapi.Penghindaran susu sapi harus
dikerjakan sampai terjadi toleransi sekitar usia 2-3 tahun sehingga harus
diberikan susu pengganti formula soya atau susu sapi hidrolisat sempurna dan
makanan padat bebas susu sapi dan produk susu sapi. Pencegahan alergi harus dikerjakan
sedini mungkin pada anak berisiko atopik, dikenal tiga jenis pencegahan yaitu
pencegahan primer, sekunder dan tersier.
Kata kunci: DBPCFC, pencegahan
alergi
Penulis: Sjawitri P Siregar,
Munasir Zakiudin
Kode Jurnal: jpkedokterandd060141

Artikel Terkait :
Jp Kedokteran dd 2006
- Sinusitis pada Anak
- Hernia Bochdalek
- Gawat Darurat Neonatus pada Persalinan Preterm
- Nefritis Lupus dengan Perdarahan Intrakranial pada Anak: laporan kasus
- Profil Parameter Hematologik dan Anemia Defisiensi Zat Besi Bayi Berumur 0-6 Bulan di RSUD Banjarbaru
- Hepatoblastoma di Rumah Sakit Dr. Ciptomangunkusumo Jakarta: peran kemoterapi preoperatif
- Eosinofil Mukosa Hidung Sebagai Uji Diagnostik Rinitis Alergi pada Anak
- Gangguan Tidur pada Anak Usia Bawah Tiga Tahun di Lima Kota di Indonesia
- Gambaran Kunjungan Pasien Rawat Jalan Endokrinologi Anak dan Remaja FK USU / RS. H. penulis:Adam Malik Medan, Tahun 2000-2004
- Hubungan antara Anemia dengan Perkembangan Neurologi Anak Usia 12-24 bulan
- Rekomendasi Satgas Imunisasi
- Vulvovaginitis pada anak
- Sindrom Sturge Weber
- Tata laksana Sindrom Nefrotik Kelainan Minimal pada Anak
- Penggunaan Kortikosteroid Intranasal Dalam Tata Laksana Rinitis Alergi pada Anak
- Esofagitis Refluks Pada Anak
- Sindrom Nefrotik Sekunder pada Anak Dengan Limfoma Hodkin
- Pemberian Diet Formula Tepung Ikan Gabus (Ophiocephalus striatus) pada Sindrom Nefrotik
- Thalassemia Alfa Mayor dengan Mutasi Non-Delesi Heterozigot Ganda
- Hubungan antara Kadar Timbal Udara dengan Kadar Timbal Darah Serta Dampaknya pada Anak
- Pengenalan Acquired Immunodeficiency Syndrome pada Pasien Anak Ditinjau dari Bidang Kedokteran Gigi Anak
- Ketajaman Klinis dalam Mendiagnosis Bising Inosen
- Hubungan Asupan Zat Gizi dan Indeks Masa Tubuh dengan Hiperlipidemia pada Murid SLTP yang Obesitas di Yogyakarta
- Penurunan Penggunaan Antibiotik pada Pasien Anak dengan Demam