Asupan makan, sindrom metabolik, dan status keseimbangan asam-basa pada lansia
Abstract: Metabolic syndrome
prevalence increases with age and obesity. The metabolic syndrome is associated
with alterations in renal function. Low urine pH has been described as a renal
manifestation of the metabolic syndrome. Urine pH is a simple and inexpensive method
for determining acid-base status. Recent studies suggest that acid-base status
is associated with dietary intake.
Objective: To examine relationship between dietary intake, components of
metabolic syndrome and urine pH among the elderly.
Method: Subjects of this cross-sectional study consist of 49 elderly that
were collected consecutively. Height, weight, waist circumference (WC), dietary
intake, blood pressure (BP), fasting blood glucose and urine were obtained.
Rank Spearman correlation test was used to examine the correlation of
components of metabolic syndrome and dietary intake with urine pH. Mann-Whitney
test was used to compare the urine pH of the metabolic syndrome group and the
normal group. Chi-Square/fisher test was used to calculate prevalence ratio
(PR) of metabolic syndrome components to low urine pH. Multivariate analysis
was done by multiple linear regression.
Results: The mean urine pH of the metabolic syndrome group was 6,06 and
significantly lower than the normal group (6,50). WC was the only component of
metabolic syndrome that related to urine pH (r=-0,325; p=0,023). Abdominal
obesity significantly increases the risk of low urine pH (RP=1,6; p=0,023;
CI=1,005-2,442). Urine pH was negatively associated with protein intake and
proportion of protein on diet. In multivariate analysis, WC is the most
significant factor that predicted urinary pH.
Conclusion: Urine acidification is a characteristic of abdominal obesity
and the metabolic syndrome. Protein intake and proportion of protein on diet
contribute to urine pH.
Keywords: metabolic syndrome;
abdominal obesity; low urine pH; protein intake
Penulis: Nurmasari Widyastuti
Kode Jurnal: jpkesmasdd130678

Artikel Terkait :
Jp Kesmas dd 2013
- Paparan iklan televisi terhadap pemilihan makanan dan asupan energi pada anak
- Pemberian makanan F100 dengan bahan substitusi tepung tempe terhadap status protein pasien anak dengan gizi kurang
- Pelaksanaan proses asuhan gizi terstandar (PAGT) terhadap asupan gizi dan kadar glukosa darah pasien diabetes melitus tipe 2
- Pertanyaan dan nasihat dokter untuk konsumsi sayur dan buah: penelitian potong lintang pada 10 puskesmas di Yogyakarta dan Sleman
- Peranan kadar nitrit oksida (NO) darah dan asupan lemak pada pasien hipertensi dan tidak hipertensi
- Pemberian makanan enteral berformulasi bahan pangan lokal terhadap kadar zat besi dan hemoglobin pada tikus putih (Rattus norvegicus)
- Jumlah konsumsi dan metode memasak ikan terhadap kejadian dislipidemia
- Perbedaan asupan mikronutrien pada lansia penderita hipertensi esensial yang overweight dan tidak overweight
- Perbedaan arus puncak ekspirasi antara anak asma dengan obesitas dan anak asma tanpa obesitas
- Status gizi sebagai faktor prognosis penderita karsinoma endometrium
- Penambahan kelapa (Cocos nucifera) dan kacang tolo (Vigna unguiculata) terhadap nilai indeks glikemik singkong (Manihot utilissima)
- Perubahan parameter biologik jaringan kanker payudara mencit akibat pemberian isoflavon tempe
- Status kesehatan mulut dan asupan makan sebagai faktor risiko underweight pada lansia
- Hipoalbuminemia praoperasi pasien kanker kolorektal terhadap risiko komplikasi pascaoperasi dan lama rawat inap
- Polimorfisme gen ferroportin (FPN1) -1355 G/C sebagai faktor risiko anemia defisiensi besi pada ibu hamil
- Status pemberian ASI terhadap status gizi bayi usia 6-12 bulan
- Intervensi biskuit tempe kurma bagi peningkatan status gizi balita penderita tuberkulosis
- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA DAN BAHAN ADIKTIF (NARKOBA) PADA REMAJA DI SMA KARTIKA WIRABUANA XX-1 MAKASSAR
- PENGARUH ANTARA PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI, IMPLEMENTASI STRATEGI DIFERENSIASI, DAN KUALITAS LAYANAN DALAM MENCAPAI KEUNGGULAN BERSAING PADA RUMAH SAKIT HAJI MAKASSAR
- FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK DI KELURAHAN MATTOANGIN KECAMATAN MARISO KOTA MAKASSAR
- POLA ASUH PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA IBU BADUTA DI TANAH ADAT KAJANG AMMATOA KABUPATEN BULUKUMBA
- STATUS GIZI ANTROPOMETRI DAN STATUS HEMOGLOBIN SISWA SEKOLAH SEPAK BOLA ANYELIR DAN SEKOLAH SEPAK BOLA BANGAU PUTRA MAKASSAR
- PERILAKU SEKSUAL PADA REMAJA YANG BERPACARAN DI SMA NEGERI 2 KAIRATU KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT
- STUDI MUTU PELAYANAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT) DI PUSKESMAS JONGAYA MAKASSAR